- Presiden Donald Trump menyelesaikan kunjungan tiga hari ke Beijing setelah melakukan pembicaraan tingkat tinggi dengan Presiden Xi Jinping.
- Kedua pemimpin membahas isu Taiwan dan stabilitas Selat Hormuz namun belum menghasilkan komitmen kebijakan konkret yang signifikan.
- Trump mengklaim adanya kesepakatan dagang sektor pesawat dan energi, meskipun detail resmi kontrak tersebut belum diumumkan pemerintah.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi juga tidak memberikan sinyal perubahan besar dalam sikap Beijing terhadap konflik tersebut.
China hanya mendorong penyelesaian melalui negosiasi dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Meski isu geopolitik masih menggantung, Trump tetap membanggakan hasil ekonomi dari lawatannya.
Trump mengklaim China sepakat membeli 200 pesawat Boeing dan membuka peluang impor minyak serta produk pertanian dari Amerika Serikat.
Namun hingga kini, detail resmi dari kesepakatan tersebut belum diumumkan secara lengkap.
Pemerintah China bahkan belum menyebut adanya kontrak besar dalam pernyataan resminya usai pertemuan Trump dan Xi Jinping.