Usai Ditemui Putin, Xi Jinping akan Melawat ke Korut: Barisan Anti Amrik Rapatkan Barisan

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:41 WIB
Usai Ditemui Putin, Xi Jinping akan Melawat ke Korut: Barisan Anti Amrik Rapatkan Barisan
Presiden China Xi Jinping (Instagram)
  • Presiden China Xi Jinping menjamu Vladimir Putin di Beijing pada 20 Mei 2026 untuk memperkuat kerja sama bilateral.
  • China mengembangkan Jalur Sutra Kutub untuk mempercepat logistik ke Eropa sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap Selat Malaka.
  • Xi Jinping berencana mengunjungi Korea Utara pekan depan sebagai upaya diplomasi demi menjaga stabilitas keamanan kawasan regional.

Suara.com - Beijing benar-benar menjadi pusat perhatian dunia pekan ini. Setelah menjamu Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan yang sangat strategis pada Rabu, 20 Mei 2026, Presiden China Xi Jinping dikabarkan tidak akan beristirahat lama.

Informasi terbaru dari kantor berita Yonhap menyebutkan bahwa Xi tengah bersiap untuk melakukan kunjungan penting ke Korea Utara paling cepat pada pekan depan menurut catatan Sputnik Globe, (21/5/2026).

Kabar rencana lawatan ke Pyongyang ini muncul tepat setelah Putin dan Xi mempererat ikatan yang mereka sebut sebagai hubungan "tidak terjoyahkan" di Great Hall of the People.

Manuver Rusia-China

Dalam pertemuan tersebut, Rusia dan China memamerkan kekuatan ekonomi mereka dengan nilai perdagangan bilateral tahun 2025 yang menembus angka Rp4.224 triliun.

Menariknya, transaksi raksasa ini hampir 100 persen sudah meninggalkan Dolar AS dan beralih menggunakan mata uang lokal, yaitu Rubel dan Yuan, demi memperkuat ketahanan ekonomi kedua negara dari tekanan eksternal.

Namun, agenda Xi Jinping bukan sekadar soal angka perdagangan. Di balik kemesraan Beijing dan Moskow, terdapat ambisi besar untuk menggarap Polar Silk Road atau Jalur Sutra Kutub melalui Jalur Laut Utara (NSR).

Rute ini sangat menggiurkan karena mampu memangkas waktu tempuh pengiriman barang dari China ke Eropa menjadi hanya sekitar 20 hari saja.

Durasi ini hampir dua kali lebih cepat dibandingkan jalur tradisional melewati Terusan Suez yang biasanya memakan waktu 35 hingga 45 hari.

Rusia disebut memperluas kerja sama militer dan intelijen dengan Iran di tengah perang melawan AS-Israel. [Tangkap layar X]
Rusia disebut memperluas kerja sama militer dan intelijen dengan Iran di tengah perang melawan AS-Israel. [Tangkap layar X]

Langkah China mencari rute alternatif ini bukan tanpa alasan. Beijing sedang berupaya keras mengatasi Dilema Malaka, di mana sekitar 80 persen impor minyak mereka harus melewati Selat Malaka yang sempit dan rawan blokade.

Apalagi, situasi keamanan maritim global sedang dihantui krisis besar sejak penutupan total Selat Hormuz pada Maret 2026 yang sempat memangkas pasokan minyak dunia hingga 10,1 juta barel per hari.

Selat Malaka rentan kehilangan "nasabah"

Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi Indonesia. Pada April 2026, pemerintah Indonesia melalui Menteri Keuangan sempat melempar gagasan revolusioner untuk mengenakan tarif tol bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Malaka.

Namun, dengan adanya alternatif Jalur Sutra Kutub yang lebih efisien bagi China dan Rusia, posisi strategis Selat Malaka kini menghadapi tantangan persaingan rute logistik global.

Di tengah pergeseran arus dagang dan energi ini, kunjungan Xi Jinping ke Korea Utara pekan depan dipandang sebagai langkah diplomasi untuk menjaga stabilitas kawasan.

Xi dikabarkan akan mencoba mengambil peran sebagai mediator dalam hubungan antara Korea Utara dengan Amerika Serikat, sekaligus membantu meredakan ketegangan antara Korea Utara dan Korea Selatan.

Dengan mengamankan stabilitas di Korea Utara, China berupaya memastikan bahwa fokus pembangunan ekonomi dan jalur logistik baru mereka di utara tidak terganggu oleh konflik regional di halaman rumahnya sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:15 WIB

Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:44 WIB

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:44 WIB

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:18 WIB

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:26 WIB

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:18 WIB

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB