Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:13 WIB
Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha
Divisi elite IRGC Iran menggelar latihan anti-helikopter skala besar di Teheran. [Tasnim News]
  • Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin mempererat kerja sama ekonomi bilateral dengan meninggalkan penggunaan mata uang Dolar AS.
  • Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan mengadakan perundingan damai di Islamabad, Pakistan, setelah Idul Adha untuk mengakhiri konflik militer yang terjadi.
  • Pemerintah Pakistan berperan sebagai mediator utama dalam penyusunan draf kesepakatan damai guna memulihkan stabilitas energi global di kawasan Selat Hormuz.

Suara.com - Setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyelesaikan kunjungannya, pemimpin China Xi Jinping langsung menyambut Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu, (20/5/2026).

Namun, kejutan diplomatik tidak berhenti di situ. Fokus global kini bergeser ke arah rekonsiliasi antara Amerika Serikat dan Iran yang dikabarkan akan segera menggelar babak baru perundingan damai.

Berdasarkan laporan terbaru, Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan akan bertemu di Islamabad, Pakistan, untuk melakukan pembicaraan serius guna meredakan ketegangan yang telah memuncak dalam beberapa waktu terakhir dikutip dari Sputnik Globe.

Perundingan ini direncanakan berlangsung tepat setelah selesainya rangkaian ibadah Haji atau bertepatan dengan momentum Idul Adha pada akhir Mei 2026.

Langkah damai ini dipandang sebagai upaya mendesak untuk mengakhiri perang AS-Iran yang sempat pecah.

Pakistan sebagai mediator

Sebelumnya, militer AS dan Israel meluncurkan Operasi Epic Fury terhadap Iran pada Februari 2026, yang kemudian dibalas oleh Iran melalui operasi True Promise 4.

Pakistan memainkan peran kunci sebagai mediator dalam konflik ini, di mana panglima angkatan darat Pakistan dijadwalkan mengunjungi Iran pada 21 Mei 2026 untuk mengumumkan penyelesaian draf akhir kesepakatan damai.

"Barat" dan "Timur" Adu Manuver

Kesibukan diplomasi di China tampaknya menjadi katalisator bagi negara-negara besar untuk mengatur ulang strategi mereka.

Kemesraan Xi Jinping dan Vladimir Putin di Beijing telah menghasilkan kesepakatan ekonomi yang sangat masif, dengan nilai perdagangan bilateral mencapai Rp 4.224 triliun pada tahun 2025 .

Yang cukup menantang bagi dominasi Barat, hampir 100 persen transaksi tersebut kini dilakukan menggunakan mata uang lokal, Rubel dan Yuan, demi menghindari ketergantungan pada Dolar AS.

Selain urusan ekonomi, China juga terus memperkuat posisinya sebagai mediator global. Selain memfasilitasi hubungan dengan Rusia, Xi Jinping dilaporkan akan segera melawat ke Korea Utara pada pekan depan.

Selat Hormuz (FOX)
Selat Hormuz (FOX)

Belajar dari blokade Hormuz, China siapkan rute dagang baru

Ambisi China untuk membangun Polar Silk Road atau Jalur Sutra Kutub juga menjadi faktor yang membuat banyak negara harus berpikir ulang tentang stabilitas maritim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Efek Domino Konflik AS-Iran, Kriminolog Soroti Potensi Aktivasi Sel Tidur di Indonesia

Ancaman Efek Domino Konflik AS-Iran, Kriminolog Soroti Potensi Aktivasi Sel Tidur di Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:00 WIB

Usai Ditemui Putin, Xi Jinping akan Melawat ke Korut: Barisan Anti Amrik Rapatkan Barisan

Usai Ditemui Putin, Xi Jinping akan Melawat ke Korut: Barisan Anti Amrik Rapatkan Barisan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:41 WIB

Menakar Ego Donald Trump: Tabuhan Genderang Perang Mengancam Dompet Kita

Menakar Ego Donald Trump: Tabuhan Genderang Perang Mengancam Dompet Kita

Your Say | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:15 WIB

Kisah Kegagalan Netanyahu Jadikan Mahmoud Ahmadinejad Penguasa Iran

Kisah Kegagalan Netanyahu Jadikan Mahmoud Ahmadinejad Penguasa Iran

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:28 WIB

Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:44 WIB

Terkini

Makin Panas, Makin Banyak AC: Mengapa Kota Tetap Perlu Solusi Iklim Kolektif?

Makin Panas, Makin Banyak AC: Mengapa Kota Tetap Perlu Solusi Iklim Kolektif?

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:15 WIB

Diduga Diancam Pakai Pistol dan Disandera, Ilma Sani Polisikan Oknum GRIB Jaya

Diduga Diancam Pakai Pistol dan Disandera, Ilma Sani Polisikan Oknum GRIB Jaya

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:07 WIB

Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS

Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:03 WIB

Tak Cukup Gaji Puluhan Juta? Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap Rp2,9 Miliar, Terancam Dicopot

Tak Cukup Gaji Puluhan Juta? Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap Rp2,9 Miliar, Terancam Dicopot

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:02 WIB

Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Mendekam 5 Tahun Penjara

Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Mendekam 5 Tahun Penjara

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:57 WIB

Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak

Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:48 WIB

Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:47 WIB

Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya dari Rakaat 1 sampai 2 Lengkap

Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya dari Rakaat 1 sampai 2 Lengkap

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:42 WIB

Integrasi Transportasi Jabodetabek Dinilai Kunci Kurangi Emisi dan Perkuat Mobilitas Komuter

Integrasi Transportasi Jabodetabek Dinilai Kunci Kurangi Emisi dan Perkuat Mobilitas Komuter

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:30 WIB

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:15 WIB