Cerita Warga Gang Haji Jeni Bangun Smart Security: Punya CCTV, Panic Button hingga GPS Tracker

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:58 WIB
Cerita Warga Gang Haji Jeni Bangun Smart Security: Punya CCTV, Panic Button hingga GPS Tracker
Warga RT 11 di Gandaria Utara membangun sistem keamanan canggih (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Warga RT 11 RW 07 Gandaria Utara membangun sistem keamanan digital mandiri sejak bulan Ramadan untuk meningkatkan proteksi lingkungan.
  • Sistem keamanan berbasis teknologi canggih ini didanai sepenuhnya menggunakan dana operasional RT tanpa bantuan pemerintah maupun pihak korporasi.
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengunjungi lokasi pada 27 Mei 2026 untuk memberikan apresiasi serta bantuan operasional tambahan.

Suara.com - Bukan perusahaan teknologi, bukan pula instansi pemerintah. Yang membangun sistem keamanan canggih ini adalah warga biasa di sebuah gang sempit di bilangan Gandaria Utara, Jakarta Selatan.

Di Gang Haji Jeni 2, RT 11 RW 07, keresahan menjadi bahan bakar inovasi. Ketika kabar pencurian dan gangguan keamanan mulai sering terdengar dari lingkungan-lingkungan tetangga di Jakarta Selatan, warga di sini memilih tidak menunggu. Mereka bergerak.

"Awalnya keresahan masyarakat di daerah Jakarta, khususnya Jakarta Selatan. Alhamdulillah, untuk di wilayah kami memang belum ada temuan. Namun apa yang terjadi di lingkungan lain menjadi pembelajaran bagi kami," ujar Imam Basori, Ketua RT 11 RW 07, saat menceritakan awal mula lahirnya gagasan itu.

Momentumnya adalah bulan Ramadan. Dari situlah ide itu mulai dirancang, mengubah sistem keamanan konvensional yang selama ini bersandar pada ronda dan portal kayu, menjadi sebuah ekosistem digital yang terintegrasi.

Hasilnya tak main-main. Pagar lingkungan kini dilengkapi akses kartu tap card, sehingga keluar-masuk warga bisa terpantau dan terkontrol. Kamera CCTV dipasang di titik-titik strategis. 

Setiap warga bisa mengaktifkan panic button langsung dari telepon pintar mereka. GPS tracker dipasang untuk memantau pergerakan. Alarm siap meraung jika ada tanda bahaya. 

Semuanya bermuara ke satu tempat, sebuah command center terpadu yang dioperasikan mandiri oleh warga.

Rano Karno mencoba sistem keamanan canggih di RT 11 di Gandaria Utara (Suara.com/Adiyoga)
Rano Karno mencoba sistem keamanan canggih di RT 11 di Gandaria Utara (Suara.com/Adiyoga)

"Kami nggak cuma tap card gerbang, kami juga ada alarm panic button yang masuk di smartphone kami, dan juga ada Jaga Warga, dan juga ada patroli dan juga pemberian GPS," jelas Imam.

Yang membuat pencapaian ini terasa lebih luar biasa adalah sumbernya. Bukan bantuan pemerintah, bukan sumbangan korporasi. Semua dibiayai dari dana operasional RT.

baca juga

"Ini semua yang kami lakukan, berangkat dari dana operasional RT. Jadi dana operasional kami kelola, kami maksimalkan betul untuk masyarakat," kata Imam.

Kabar inovasi warga ini rupanya sampai ke telinga Balai Kota. Rabu (27/5/2026) ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyambangi langsung Gang Haji Jeni 2. 

Ia tak datang dengan tangan kosong. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyerahkan bantuan operasional, uang pembinaan, serta satu unit televisi berukuran besar untuk melengkapi command center warga. 

"Alhamdulillah, sudah tadi diberikan tambahan TV, kami dikasih yang agak besaran. Ditambah lagi ada uang pembinaan kami untuk menambah inovasi," beber Imam sumringah.

Sebagai kejutan yang disambut antusias, hadir pula satu ekor sapi seberat satu ton, persembahan untuk warga dalam rangka perayaan Iduladha 1447 Hijriah.

Rano Karno menyerahkan seekor sapi seberat 1 ton kepada warga RT 11 di Gandaria Utara. (Suara.com/Adiyoga)
Rano Karno menyerahkan seekor sapi seberat 1 ton kepada warga RT 11 di Gandaria Utara. (Suara.com/Adiyoga)

Rano Karno turut menjanjikan sokongan dana lebih lanjut untuk penguatan fasilitas keamanan yang telah dibangun warga. Sebuah pengakuan resmi bahwa apa yang tumbuh dari gang sempit ini layak untuk didukung dan direplikasi.

Namun bagi warga RT 11, perjuangan belum berhenti di sini. Sistem keamanan berbasis digital hanyalah babak pertama.

"Nantinya kami akan mengembangkan inovasi selain sistem keamanan. Kami selanjutnya akan merambah sistem pilah sampah, nantinya kami bikin smart sampah juga, untuk teknologinya ke arah situ," ungkapnya.

Smart security hari ini, smart waste esok hari. Di Gang Haji Jeni 2, urusan RT bukan lagi sekadar ronda malam dan gotong royong spontan, melainkan sebuah proyek transformasi digital skala kecil yang membuktikan bahwa perubahan tak selalu harus menunggu dari atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:42 WIB

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:30 WIB

ITSEC Asia Siap Perbesar Bisnis Keamanan Siber, Laba CYBR Tembus Rp68 Miliar

ITSEC Asia Siap Perbesar Bisnis Keamanan Siber, Laba CYBR Tembus Rp68 Miliar

Tekno | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:07 WIB

Terkini

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan

Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:01 WIB

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Ini Jejak Karier Jaksa Pembongkar Kasus Korupsi Raksasa

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Ini Jejak Karier Jaksa Pembongkar Kasus Korupsi Raksasa

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:48 WIB

Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:42 WIB

3 Perkara Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah Dialihkan ke Kejagung, Plt Jampidsus Bilang Begini

3 Perkara Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah Dialihkan ke Kejagung, Plt Jampidsus Bilang Begini

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:21 WIB

Soal Tiga Kasus Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Bakal Bentuk Panja Khusus

Soal Tiga Kasus Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Bakal Bentuk Panja Khusus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:03 WIB

Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU

Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:44 WIB

KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri

KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:47 WIB

×