Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Pemerintah Janjikan Perlindungan bagi Karyawan

Bella, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 18 Juni 2026 | 13:42 WIB
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Pemerintah Janjikan Perlindungan bagi Karyawan
Wamensesneg Bambang Eko Suhariyanto. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pemerintah resmi mengambil alih aset Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno pada Kamis, 18 Juni 2026.
  • Wamensesneg menjamin perlindungan serta kesejahteraan seluruh karyawan hotel pasca eksekusi pengambilalihan aset negara tersebut dilakukan.
  • PPKGBK ditugaskan mengelola aset tersebut dan membuka saluran komunikasi bagi karyawan yang terdampak pengosongan hotel.

Suara.com - Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto memastikan pemerintah akan melindungi nasib seluruh karyawan Hotel Sultan pascapengambilalihan aset negara yang resmi dilakukan pada Kamis (18/6/2026).

Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara meminta Pusat Pengelolaan Kawasan Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPKGBK) untuk tidak sekadar mendata, tetapi juga memperhatikan secara nyata kesejahteraan para karyawan terdampak.

"Terkait dengan karyawan Hotel Sultan atau eks karyawan Hotel Sultan, nanti prinsipnya kami dari Kementerian Sekretariat Negara minta kepada PPKGBK untuk bukan hanya mendata, tetapi betul-betul memperhatikan nasib dari karyawan Hotel Sultan ini," ujar Bambang usai proses eksekusi.

Bambang menegaskan pemerintah tidak ingin proses pengambilalihan aset justru mengorbankan para pekerja yang selama ini mengabdi di hotel tersebut.

"Intinya kami tidak ingin mereka setelah pengambilalihan aset ini menjadi pihak yang dikorbankan. Jadi kami ingin memanusiakan mereka, nanti kita akan data, ajak komunikasi, ajak bareng untuk melanjutkan aktivitas di GBK," paparnya.

Aparat Jebol Pertahanan Massa Hotel Sultan, Kamis (18/6/2026). (Suara.com/Adiyoga)
Aparat Jebol Pertahanan Massa Hotel Sultan, Kamis (18/6/2026). (Suara.com/Adiyoga)

Pemerintah membuka jalur komunikasi seluas-luasnya bagi para karyawan yang ingin menyampaikan kekhawatiran atau pertanyaan seputar masa depan mereka.

"Jadi jangan khawatir terkait dengan karyawan. Kami buka komunikasi seluas-luasnya, kami buka posko, kami buka saluran untuk mereka bisa komunikasi langsung dengan PPKGBK," jelas Bambang.

Terkait pemanfaatan Hotel Sultan ke depan, Bambang menyebut PPKGBK tengah diberi amanah untuk merancang skenario pengelolaan aset tersebut, dan hasilnya akan diumumkan pada waktu yang telah ditentukan.

"Tentu PPKGBK yang diberi amanah oleh Kementerian Sekretariat Negara sebagai pengelola barang milik negara itu untuk merancang, untuk menyusun langkah-langkah berikutnya seperti apa pemanfaatan Hotel Sultan ini," paparnya.

baca juga

Bambang menutup pernyataannya dengan menyebut pengambilalihan Hotel Sultan hari ini sebagai tonggak bersejarah setelah lima dekade aset negara dikelola pihak swasta.

"Yang penting hari ini kita sudah selesai menjalankan satu agenda penting, peristiwa penting. Kembalinya aset negara setelah dikelola oleh pihak lain, dan kita bersyukur," pungkas dia.

Proses pengosongan Hotel Sultan mulai anarkis. (Suara.com/Adiyoga)
Proses pengosongan Hotel Sultan mulai anarkis. (Suara.com/Adiyoga)

Sebelumnya diberitakan bahwa eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, berlangsung ricuh setelah massa simpatisan yang menolak eksekusi bertahan di lokasi.

Saat aparat dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kepolisian, dan TNI mencoba memasuki area hotel, massa melakukan perlawanan dengan memukul aparat menggunakan kayu dan melempar botol plastik.

Polisi kemudian menyemprotkan air untuk membubarkan massa hingga akhirnya situasi dapat dikendalikan dan area Hotel Sultan berhasil dikuasai aparat.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Bambang Eko Suhariyanto, menegaskan bahwa eksekusi dilakukan karena lahan eks Hotel Sultan merupakan aset negara yang dibebaskan pemerintah sejak 1959 untuk kepentingan Asian Games IV.

Ia menyebut langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan aset negara yang selama ini dikuasai pihak lain.

Pemerintah juga menilai terdapat berbagai kejanggalan dalam pengelolaan aset oleh PT Indobuildco selama sekitar 50 tahun. Setelah kembali dikuasai negara, aset strategis tersebut direncanakan akan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan dan kemakmuran rakyat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mencekam! Eksekusi Hotel Sultan Berujung Hujan Batu, 119 Orang Digelandang Polisi

Mencekam! Eksekusi Hotel Sultan Berujung Hujan Batu, 119 Orang Digelandang Polisi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:23 WIB

Hotel Sultan Jakarta Milik Siapa? Kisruh saat Dieksekusi

Hotel Sultan Jakarta Milik Siapa? Kisruh saat Dieksekusi

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:57 WIB

Polisi Amankan 69 Orang di Eks Hotel Sultan, Sebut Massa yang Dimobilisasi

Polisi Amankan 69 Orang di Eks Hotel Sultan, Sebut Massa yang Dimobilisasi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:05 WIB

Negara Tegaskan Hak atas Lahan Eks Hotel Sultan: Kami Punya Akta yang Asli

Negara Tegaskan Hak atas Lahan Eks Hotel Sultan: Kami Punya Akta yang Asli

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:47 WIB

Aparat Jebol Pertahanan Massa Hotel Sultan, Provokator Diamankan dan Tamu Dievakuasi

Aparat Jebol Pertahanan Massa Hotel Sultan, Provokator Diamankan dan Tamu Dievakuasi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:12 WIB

Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu

Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:42 WIB

Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak

Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:21 WIB

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:05 WIB

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:04 WIB

Eksekusi Eks Hotel Sultan Hari Ini, 3.161 Personel Gabungan Siaga di Blok 15 GBK

Eksekusi Eks Hotel Sultan Hari Ini, 3.161 Personel Gabungan Siaga di Blok 15 GBK

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:44 WIB

Terkini

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×