Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 09 Juli 2026 | 07:08 WIB
Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Menteri Sosial Gus Ipul menjelaskan perubahan desil data kesejahteraan calon mahasiswa Unpad terjadi akibat proses pembaruan data nasional.
  • Mahasiswa yang kehilangan status penerima KIP Kuliah dapat melakukan pemutakhiran data secara mandiri atau melalui petugas terkait.
  • Pemerintah menyediakan jalur tambahan bagi mahasiswa melalui surat keterangan tidak mampu atau penghasilan orang tua di bawah UMR.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) angkat bicara terkait polemik sejumlah calon mahasiswa Universitas Padjadjaran yang kehilangan status penerima KIP Kuliah setelah posisi desil mereka dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) berubah.

Gus Ipul menjelaskan perubahan posisi desil tidak selalu menunjukkan kondisi ekonomi suatu keluarga telah membaik. Menurutnya, perubahan tersebut juga dapat terjadi karena proses pembaruan data kesejahteraan nasional.

"Perubahan posisi desil itu bisa terjadi murni karena pembaruan proporsional data kesejahteraan nasional, bukan semata perubahan penghasilan keluarga yang bersangkutan," kata Gus Ipul di Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Ia mengatakan masyarakat yang merasa data kesejahteraannya tidak sesuai masih memiliki kesempatan untuk melakukan pemutakhiran data, baik secara mandiri maupun melalui petugas.

"Para penerima manfaat itu dapat melakukan pemutahkiran, baik lewat petugas atau secara mandiri," ujarnya.

Selain itu, Gus Ipul menyebut pemerintah juga membuka jalur lain bagi calon mahasiswa yang tidak lagi masuk kategori desil penerima KIP Kuliah berdasarkan DTSEN.

Menurut dia, ketentuan tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi nomor 2 Tahun 2026 yang memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk tetap memperoleh KIP Kuliah melalui mekanisme tambahan.

"Ada peraturan dari Kementerian Pendidikan Tinggi yang membuat jalur khusus atau jalur tambahan. Di samping lewat DTSEN juga ada kesempatan dengan memberikan satu keterangan, surat keterangan tidak mampu atau juga surat keterangan penghasilannya di bawah UMR atau UMK," jelasnya.

Gus Ipul meminta para calon mahasiswa tidak khawatir karena masih terdapat mekanisme lain yang dapat ditempuh selama memenuhi persyaratan yang ditentukan.

baca juga

Ia melanjutkan, aturan tersebut juga mengakomodasi calon mahasiswa yang tidak tercatat dalam kelompok miskin maupun rentan miskin, tetapi secara ekonomi memang memenuhi syarat.

"Jika tidak terdata pada kelompok itu, tetap bisa ditetapkan jika penghasilan orang tua atau wali di bawah UMP atau surat keterangan tidak mampu, SKTM, dari desa atau kelurahan. Namun tentu ini masih bergantung pada ketersediaan kuota," kata Gus Ipul.

Belakangan, polemik KIP Kuliah mencuat setelah sejumlah calon mahasiswa Unpad mengaku batal memperoleh bantuan pendidikan tersebut karena status desil mereka berubah setelah pemutakhiran DTSEN. 

Perubahan itu membuat mereka tidak lagi memenuhi persyaratan administratif sebagai penerima KIP Kuliah, sehingga memunculkan kekhawatiran tidak dapat melanjutkan pendidikan akibat keterbatasan biaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kartelisasi Politik dan Urgensi Gerakan Massa Melawan Dominasi Kekuasaan

Kartelisasi Politik dan Urgensi Gerakan Massa Melawan Dominasi Kekuasaan

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:35 WIB

Jelang Muktamar PBNU, Gus Ipul Tegaskan Tak Semua PWNU-PCNU Punya Hak Pilih

Jelang Muktamar PBNU, Gus Ipul Tegaskan Tak Semua PWNU-PCNU Punya Hak Pilih

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:03 WIB

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:34 WIB

Terkini

Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?

Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:05 WIB

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:33 WIB

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:27 WIB

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:23 WIB

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:16 WIB

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:51 WIB

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:41 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

×