- Penasihat hukum Febrie Adriansyah membantah isu kliennya berkeinginan menduduki posisi sebagai Jaksa Agung.
- Febrie Adriansyah menyatakan kelelahan dan berencana segera pensiun setelah lama menjabat sebagai Jampidsus.
- Febrie Adriansyah fokus menghadapi proses hukum kasus TPPU di Gedung Merah Putih KPK.
Suara.com - Penasihat Hukum eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Febri Diansyah menanggapi isu yang menyebut bahwa kliennya ingin menjadi Jaksa Agung.
Febri menjelaskan bahwa kliennya tidak ingin menjadi Jaksa Agung. Bahkan, Febrie Adriansyah disebut sudah lelah karena menjadat sebagai Jampidsus cukup lama.
“Yang saya amati ya, yang langsung ngobrol dengan saya ya, analisa saya ya, sepertinya beliau itu, Pak FA itu udah capek, udah lelah, dan bahkan disampaikan eksplisit pada saya sebelum ditahan bahwa, 'saya, saya sepertinya sudah terlalu lama, ini kelamaan jadi Jampidsus," kata Febri di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026).
Alih-alih membicarakan soal keinginan untuk menjabat sebagai Jaksa Agung, lanjut Febri, kliennya itu disebut hanya ingin fokus pada proses hukum yang menjeratnya, yaitu kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
“Jadi posisi sekarang justru kalau dari beberapa pertemuan-pertemuan ya, saya melihat beliau sudah lelah dengan situasi ini, dan tentu saja juga fokus dengan isu hukumnya, dan bahkan ke depan mau pensiun saja gitu kan. Itu yang saya terima yang waktu ngobrol dengan Pak FA seperti itu,” tutur Febri.
Lebih lanjut, Febrie Adriansyah justru disebut ingin pensiun sebagai aparat penegak hukum karena sudah terlalu lama menjadi Jampidsus.
“Jadi, saya kira kejauhan ya kalau isu itu, karena Pak FA sendiri ngomong ke saya merasa dia terlalu lama menjadi Jampidsus dan tidak ada keinginan lagi, dan bahkan mau pensiun aja, karena terlalu lelah situasi-situasi belakangan,” tandas Febri.