Ini Dia, Sayembara Uji Nyali Lepaskan Ban Sepeda Motor

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 28 Januari 2020 | 16:00 WIB
Ini Dia, Sayembara Uji Nyali Lepaskan Ban Sepeda Motor
Buaya terlilit ban sepeda motor bekas [ANTARA Foto].

Suara.com - Sebuah sayembara digelar oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tengah. Sekilas tampak mudah, karena peserta hanya diminta melepaskan ban sepeda motor saja. Namun di mana posisinya, ini yang bikin keder atau uji nyali.

Dan bila ditilik lebih jauh, apakah sayembara ini mengandung unsur dunia otomotif atau tidak, jawabannya tergantung dari sudut pandang mana. Namun yang jelas, mengingat "barang yang dipertaruhkan" adalah ban sepeda motor, maka langsung tidak langsung, benda ini tadinya pasti menempel di sebuah kendaraan. Sekaligus si pembuangnya sangat bisa jadi pemilik motor atau yang dimintai tolong membuang dari pemilik sebuah motor.

Seorang teknisi sedang memeriksa ban motor. [Shutterstock]
Ilustrasi ban motor [Shutterstock].

Benar-benar sebuah pesan mengena buat melindungi alam dan satwanya. Jangan sampai barang-barang otomotif menjadi bahan pencemar dan sumber petaka bagi makhluk lain.

Okay, mari simak langsung sayembara dari BKSDA Provinsi Sulawesi Tengah ini. Sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara, peserta atau peminat sayembara diminta untuk membebaskan ban bekas sepeda motor yang terlilit di leher seekor buaya liar dengan lokasi di aliran Sungai Palu hingga Teluk Palu.

"Sayembara ini dimaksudkan untuk mengeluarkan ban bekas yang terlilit di leher buaya," demikian papar Hasmuni Hasmar, Kepala BKSDA Sulawesi Tengah di Palu, Selasa (28/1/2020).

"Jika ada masyarakat berhasil melepas ban bekas di leher buaya itu, kami akan berikan imbalan," ujarnya lebih lanjut, tanpa menyebut bentuk dan nilai imbalan yang bakal diberikan kepada pemenang.

Ia menjelaskan, BKSDA menggelar sayembara ini karena tidak punya cukup personel untuk menemukan buaya liar yang terlilit ban di sepanjang aliran sungai.

Menurut Hasmuni Hasmar, sebelumnya beberapa pemerhati satwa liar sudah berupaya menolong buaya yang lehernya terlilit ban bekas ini, termasuk Muhammad Panji alias Panji Petualang pada awal Januari 2018. Namun upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil.

"Kami juga beberapa waktu lalu bekerja sama dengan NGO asal Australia namun upaya mereka menyelamatkan buaya itu gagal," tukasnya sembari menyebutkan bahwa organisasi Negeri Kanguru telah dua kali berupaya menolong si buaya yang terlilit ban bekas.

baca juga

Sesuai instruksi Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola untuk membebaskan buaya itu dari lilitan ban bekas pada 2020, BKSDA menggelar sayembara lepas ban bekas sepeda motor ini.

"Banyak pekerjaan rumah yang harus di selesaikan BKSDA, salah satunya sampai hari ini ada buaya berkalung ban yang belum bisa tertangkap. Tahun ini harus bisa, supaya ban bekas di leher satwa itu bisa dilepas," pungkas Longki Djanggola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegang Setang Pakai Kaki, Pemotor di Sleman Ini Buat Warganet Geregetan

Pegang Setang Pakai Kaki, Pemotor di Sleman Ini Buat Warganet Geregetan

Jogja | Kamis, 23 Januari 2020 | 08:57 WIB

Mulai 1 Februari, Polisi Terapkan Tilang Elektronik Sepeda Motor

Mulai 1 Februari, Polisi Terapkan Tilang Elektronik Sepeda Motor

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 12:44 WIB

Balap Liar dan Knalpot Brong, Dua Hal yang Bikin Gemas lagi Geram

Balap Liar dan Knalpot Brong, Dua Hal yang Bikin Gemas lagi Geram

Otomotif | Rabu, 22 Januari 2020 | 12:00 WIB

Terkini

SF Hariyanto Sambut Kapolda Riau Baru, Ucap Selamat untuk Herry Heryawan

SF Hariyanto Sambut Kapolda Riau Baru, Ucap Selamat untuk Herry Heryawan

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Novel Izinkan Aku Mencintaimu: Saat Harus Mengurus Pernikahan Mantan

Novel Izinkan Aku Mencintaimu: Saat Harus Mengurus Pernikahan Mantan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Besok Harga Turun! Pengamat Prediksi Harga Emas di Bawah Rp2,5 Juta

Besok Harga Turun! Pengamat Prediksi Harga Emas di Bawah Rp2,5 Juta

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Viral Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf Tak Meras Salah, Anggota DPD: Pecat!

Viral Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf Tak Meras Salah, Anggota DPD: Pecat!

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Jatim | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Chanathip Tebar Ancaman ke Kevin Diks Cs: Saya Sudah Lama Menanti Lawan Indonesia

Chanathip Tebar Ancaman ke Kevin Diks Cs: Saya Sudah Lama Menanti Lawan Indonesia

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

×