alexametrics

Ini Alasan Tesla Pilih Kota Bengaluru untuk Lokasi Pabrik di India

RR Ukirsari Manggalani
Ini Alasan Tesla Pilih Kota Bengaluru untuk Lokasi Pabrik di India
Logo Tesla. [Shutterstock]

Paling seru adalah tenaga IT tersedia melimpah di Bengaluru.

Suara.com - Sejak cuitan Twitter dari Perdana Menteri India Narendra Modi tentang kunjungannya ke pabrik Tesla Incorporation di Amerika Serikat pada 2015, ditambah tanya jawab sang Chief Executive Officer (CEO) Elon Musk di media sosial beberapa saat lalu, perkembangan terbaru muncul. Yaitu adanya bocoran akta pembuatan pabrik mobil listrik itu di Bangalore atau Bengaluru, ibu kota negara bagian Karnataka.

Dikutip dari Money Control, BS Yediyurappa, Kepala Pemerintahan negara bagian Karnataka, sempat memberikan sambutan kepada Elon Musk melalui media sosial Twitter, ditambah penjelasan bahwa perusahaan mobil listrik ini akan mendirikan unit penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) di sana. Namun cuitan itu telah dihapus.

Akan tetapi, tetap menarik untuk dikaji, semisal pabrik Tesla memang benar adanya akan hadir di Bengaluru, Karnataka.

Bengaluru adalah salah satu kota industri otomotif India, yang menampung banyak brand, serta menjadi lokasi kelompok pusat teknik dan pengembangan R&D terbesar di Negeri Bollywood. Nama-nama seperti Mercedes-Benz, Great Wall Motors, General Motors, Continental, Mahindra & Mahindra, Bosch, Delphi, sampai Volvo memiliki unit operasional R&D operasional di sini.

Baca Juga: Tesla Motors India, Calon Nama Perusahaan Elon Musk di Negara Ini

Ilustrasi teknologi informasi. (Shutterstock)
Ilustrasi teknologi informasi. (Shutterstock)

Kebijakan Karnataka terhadap ekosistem kendaraan terelektrifikasi bisa jadi membuat Tesla Incorporation berminat menempatkan unit R&D di sini.

Negara bagian ini telah mengalokasikan lebih dari 3 miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk pengaturan hub kendaraan listrik, termasuk basis manufaktur Electric Vehicle atau EV dan sel lithium-ion serta unit manufaktur baterai di Hubbali dan Dharwad, 400 km dari Bengaluru.

Lantas, Karnataka juga memberikan insentif seperti pembebasan bea meterai 100 persen, penggantian biaya konversi tanah dan subsidi promosi investasi.

Secara tradisional, Bengaluru dikenal dengan tenaga IT yang melimpah, di sini terdapat markas software seperti Infosys, Tech Mahindra, Wipro dan Accenture.

Pemerintah negara bagian Karnataka menyatakan, kekinian ada lebih dari 45 start-up kendaraan listrik berbasis di Bengaluru. Termasuk di antaranya Mahindra Electric, Ather Energy, dan Ultraviolette Automotive. Dan tak sebatas roda empat, kendaraan roda dua juga berbasis di sini. Di antaranya Ola Electric.

Baca Juga: Toyota dan Suzuki Semakin Mesra Kerja Sama, Edisi Berikutnya Mobil Listrik

Dengan membuka unit R&D di India, Tesla Incorporation diprediksi bakal mampu memperoleh sumber daya pakar teknik dan IT dari negara ini, serta poisis strategis bersama para brand otomotif lain di area sama. Nantinya, proyek pengembangan akan ditujukan bagi India, serta diproyeksikan untuk Amerika Serikat, Eropa, sampai China.

Saat sekarang, pakar Mercedes-Benz Research and Development,di Bengaluru tengah mengerjakan proyek mobil swakemudi. Sedangkan Great Wall Motors China memulai unit R&D untuk mengerjakan kendaraan listrik.

Komentar