alexametrics

Heboh Perseteruan Pemotor dan Pesepeda, Anggota DPR RI Ahmad Sahroni: Jangan Julid!

Yasinta Rahmawati | Gagah Radhitya Widiaseno
Heboh Perseteruan Pemotor dan Pesepeda, Anggota DPR RI Ahmad Sahroni: Jangan Julid!
Ahmad Sahroni tanggapi insiden yang melibatkan pemotor dan pesepeda di jalanan (Instagram)

Ahmad Sahroni ikut angkat bicara mengenai kasus pemotor dan pesepeda yang viral belakangan ini.

Suara.com - Beberapa waktu lalu sempat dihebohkan pemberitaan mengenai pemotor yang emosi ke pesepeda dengan mengacungkan jari tengah.

Hal ini membuat beberapa warganet menilai kalau pesepeda terlalu arogan ketika melintas di jalan.

Tak cuma warganet, anggota DPR RI Ahmad Sahroni pun ikut angkat bicara mengenai hal tersebut.

Dalam unggahan akun Instagram @ahmadsahroni88, ia memberi pendapat terkait kasus pemotor dan pesepeda yang viral di media sosial.

Baca Juga: Meme Kocak Pemotor Plat AA dan Rombongan Road Bike, Isinya Curhatan Warganet

"Hari ini, gw jalan sama keluarga melihat orang bersepeda di jalan. Kadang-kadang banyak orang julid yang mengatakan bersepeda menguasai jalanan," ujar anggota DPR RI tersebut dalam video di akun Instagram pribadinya.

Pemotor acungkan jari tengah pada puluhan pesepeda [Terkini.id]
Pemotor acungkan jari tengah pada puluhan pesepeda [Terkini.id]

"Sebenarnya kita (pemobil dan pemotor) sudah menguasai jalan 24 jam dengan bermotor dan bermobil. Sementara hanya 2 jam mereka (pesepeda) menggunakan jalur cepat khususnya sepeda roadbike," tambahnya.

"Mereka juga tahu aturan setelah jam 8, mereka sudah masuk ke posisi jalan bersepeda yang sudah ditetapkan pemerintah. Kadang-kadang kita terlalu sensitif. Padahal dengan 2 jam itu, kita sudah memberi manfaat, buat sehat, buat diri kita, buat batin kita. Dan terpenting sudah mengurangi polusi. Jadi jangan terlalu julid melihat sesuatu, seolah-olah pesepeda menguasai jalan," tutup Ahmad Sahroni.

Jadi ia berpendapat kalau pesepeda hanya menggunakan jalanan umum 2 jam saja. Sedangkan pemobil dan pemotor menggunakan jalan 24 jam.

Di akhir video tersebut, ia berucap jangan terlalu julid dan tetap obyektif dalam melihat sesuatu. Video ini mendapatkan tanggapan dari warganet di kolom komentar.

Baca Juga: Tak Mau Kalah dengan Pesepeda, Rombongan Ini Jadi Sorotan karena Penuhi Jalan

"Better di arahan pengguna jalan untuk on the track lah bang. Sepeda di jalur sepeda, mobil dan motor di jalurnya juga. Ente kan wakil rakyat bang, jangan mentang-mentang ente maen RB trus bikin statement keberpihakan. better bikin statement yang netral lah. Jangan bosen kasih contoh yg baik-baik untuk kami kami ini.. thank u." tulis @yura***an.

Komentar