alexametrics

Kemenhub Dukung World Superbike di Sirkuit Mandalika, Sediakan Armada Bus Damri

RR Ukirsari Manggalani
Kemenhub Dukung World Superbike di Sirkuit Mandalika, Sediakan Armada Bus Damri
Seorang pekerja berada di tikungan ke 2 lintasan Mandalika International Street Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (15/8/2021) [ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi].

Selain 46 unit bus, akan dilakukan pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sepanjang jalan Bypass BIL dan KEK Mandalika.

Suara.com - Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Arie Prasetyo menyatakan bahwa Kementerian Perhubungan atau Kemenhub memberikan dukungan atas penyelenggaraan World Superbike atau WSBK di Sirkuit Mandalika, Pujut, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dikutip dari kantor berita Antara, dukungan Kemenhub ini disampaikan Kemenhub Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi saat melakukan peninjauan lapangan ke Sirkuit Mandalika yang dikelola ITDC.

"Peninjauan lapangan ini terkait dengan rencana penerapan skenario manajemen dan rekayasa lalu lintas dalam mendukung penyelenggaraan WSBK di Mandalika yang masuk kewenangan Kemenhub sebagai pemegang otoritas manajemen dan rekayasa lalu lintas," ujarnya lewat keterangan tertulis yang diterima di Mataram, Senin (13/9/2021).

Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi didampingi manajemen ITDC saat melakukan peninjauan lapangan ke Mandalika yang dikelola ITDC di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) [ANTARA/HO-ITDC].
Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi didampingi manajemen ITDC saat melakukan peninjauan lapangan ke Mandalika yang dikelola ITDC di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) [ANTARA/HO-ITDC].

Skema manajemen rekayasa lalu lintas pada saat ajang WSBK berlangsung perlu dibuat dengan sebaik mungkin, mengingat tidak kurang dari 50.000 pengunjung akan menuju Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Mandalika.

Baca Juga: General Motors: Kelangkaan Chip Hantam Industri Otomotif Semakin Dalam

Manajemen rekayasa lalu lintas juga diharapkan dapat menopang pengunjung yang datang tidak hanya dari Pulau Lombok, melainkan luar pulau via lima pintu gerbang. Yaitu Pelabuhan Bangsal, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Gili Mas, Pelabuhan Kayangan, dan Bandara Internasional Lombok.

Selain manajemen rekayasa, Kemenhub akan menyediakan armada Bus Damri 46 unit dan pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sepanjang jalan Bypass BIL (Bandara Internasional Lombok) menuju KEK Mandalika guna mendukung mobilitas para penonton dan kelancaran akses saat penyelenggaraan WSBK.

"Armada bus dan PJU dipastikan sudah tersedia sebelum penyelenggaraan event pada November 2021," kata Arie Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa dalam peninjauan itu, Dirjen Hubdat Kemenhub bersama ITDC telah mengeksplor beberapa potensi dukungan lain untuk The Mandalika, seperti perbaikan sistem petunjuk jalan (signage) menuju Jalan Kawasan Khusus (JKK), penguatan konektivitas Surabaya dan Bali ke Mandalika, serta pengaturan zona parkir.

"Dirjen Hubdat Kemenhub juga menyatakan siap mendukung The Mandalika bersama hal-hal yang ada di ranah Kemenhub, seperti kerja sama dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) NTB untuk shuttle service lewat subsidi oleh pemerintah selama kegiatan berlangsung," jelas Arie Prasetyo.

Baca Juga: Pengamat Otomotif: Tidak Semua Pabrikan Mobil Siap Beralih ke Kendaraan Listrik

Atas dukungan Kemenhub, ITDC mengapresiasi kunjungan dan dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap The Mandalika yang turut andil dalam persiapan penyelenggaraan WSBK.

"Ini semakin mendorong semangat kami untuk terus fokus membangun infrastruktur dan fasilitas dasar kawasan guna mewujudkan mimpi kita bersama untuk perhelatan balap motor internasional WSBK pada 12-14 November 2021 di Mandalika," pungkas Arie Prasetyo.

Komentar