Mobil Beradu Tembok Beton dalam Laka Lantas, Ini Peran Crumple Zone Sampai Hukum Newton

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Sabtu, 06 November 2021 | 08:46 WIB
Mobil Beradu Tembok Beton dalam Laka Lantas, Ini Peran Crumple Zone Sampai Hukum Newton
Ilustrasi tabrakan mobil dalam crash test atau uji tabrak. Perhatikan crumple zone yang dirancang remuk menyerap energi benturan [Pixabay/Marcel Langthim].

Suara.com - Dalam laka lantas atau kecelakaan lalu lintas, termasuk yang terjadi di jalan tol, akan ditemui hasil bodi mobil terlipat, remuk, atau berantakan. Secara fisika, kondisi ini adalah hasil penyerapan energi benturan saat proses tabrakan terjadi.

Materinya bisa antara mobil dengan mobil, keduanya sama-sama bergerak, atau salah satu diam. Juga bisa terjadi antara mobil dalam kecepatan tertentu, terhadap objek diam atau tidak bergerak. Antara lain bidang pembatas lajur tol yang terbuat dari beton. Seperti laka lantas yang terjadi atas Mitsubishi Pajero Sport Ultimate di Tol Jomo (Jombang-Mojokerto) beberapa hari lalu.

Mobil Pajero Sport Putih bernopol B 1264 BJU yang ditumpangi Vanessa Angel dan suaminya mengalami kecelakaan lalu lintas di Tol Jombang-Mojokerto, KM 672.400/A, Kamis (4/11/2021). (ANTARA Jatim/HO-/WI)
Mobil Pajero Sport Putih bernopol B 1264 BJU yang ditumpangi Vanessa Angel dan suaminya mengalami kecelakaan lalu lintas di Tol Jombang-Mojokerto, KM 672.400/A, Kamis (4/11/2021). (ANTARA Jatim/HO-/WI)

Secara teknis, dalam peristiwa tabrakan, bagian mobil memiliki area crumple zone, yang dirancang untuk remuk untuk mengurangi dampak terhadap penumpang dalam kabin kendaraan. Sehingga penampakan bodi mobil menjadi rusak setelah kejadian.

Dikutip dari situs Auto How Stuffs Works, crumple zone atau disebut sebagai crush zone atau zona remuk adalah bagian dari kendaraan yang dirancang untuk berubah bentuk dan hancur saat terjadi tabrakan. Area ini menyerap sebagian energi dari benturan, dan mencegah ditransmisikan ke penumpang. Termasuk pengemudi di mana posisinya mengendalikan setir dan bersinggungan langsung dengan kompartemen mesin di hadapannya.

Saat terjadi tabrakan dengan benda masif lainnya, antara lain beton, sebagaimana dikutip dari Travelers.com, crumple zone membantu mentransfer sebagian energi kinetik mobil ke dalam deformasi atau remuk yang terkendali saat terjadi benturan.

Sehingga bakal dijumpai lebih banyak kerusakan atas fisik kendaraan, namun tingkat keparahan cedera penumpang di dalamnya kemungkinan akan berkurang.

Ilustrasi: Airbag. (Shutterstock)
SRS airbag untuk pengemudi dan penumpang, simak pula curtain airbag. Sebagai ilustrasi (Shutterstock).

Untuk mereduksi tingkat cedera pada penumpang ini, dikenal fitur Supplemental Restraints System atau SRS airbag, transmisi energi dan momen inersia yang bekerja saat terjadi benturan diantisipasi dengan mengembangnya airbag.

Dikutip dari Australasian New Car Assessment Programme atau ANCAP yang melakukan crash test atau uji tabrak atas Mitsubishi Pajero Sport produksi 2015 ke atas--tipe serupa yang terjadi dalam laka lantas Pajero Sport Tol Jombang-Mojokerto--terdapat tujuh unit airbag sebagai sistem pendukung pengamanan tabrakan. Yaitu untuk pengemudi dengan airbag di setir dan penumpang depan, airbag di lutut pengemudi, serta empat curtain airbag atau tirai airbag sisi samping kiri kanan bagi baris pertama dan kedua dari kendaraan SUV ini.

Penilaian tabrakan depan atau frontal, dengan penggunaan seatbelt untuk produk Mitsubishi Pajero Sport [ANCAP].
Penilaian tabrakan depan atau frontal, dengan penggunaan seatbelt untuk produk Mitsubishi Pajero Sport [ANCAP].

Dan kinerja SRS airbag untuk hasil lebih optimal adalah penggunaan seatbelt atau sabuk pengaman. Yaitu perangkat keselamatan kendaraan yang dirancang untuk mengamankan pengemudi dan penumpang kendaraan dari gerakan membahayakan selama terjadi tabrakan atau berhenti mendadak. Dalam pergerakannya, pengemudi dan penumpang melaju dengan kecepatan sama seperti kendaraan yang ditumpangi.

Kendaraan roda empat melintas di Tol Layang Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (7/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Tol Layang Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat. Perhatikan tembok beton sebagai ilustrasi [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Bagaimana dengan distribusi energi saat satu unit kendaraan membentur dinding masif atau tembok beton tanpa adanya tambahan momen atau gaya lain yang bekerja selain kecepatan mobil itu sendiri?

Dalam ilmu fisika, seperti dikutip dari Thoughtco.com, mobil memberikan gaya (hasil kecepatan) ke arah beton yang kondisinya statis atau tidak bergerak dan tidak patah.

Maka gaya yang diberikan akan kembali ke mobil atau media yang memberikan gaya dalam besaran sama. Rujukannya adalah Hukum Newton Ketiga tentang gerak, "Ketika dua benda berinteraksi, keduanya menerapkan gaya satu sama lain yang sama besarnya dan berlawanan arah."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 3 Jenis dan Rekomendasi Compound Mobil yang Bagus untuk Hilangkan Baret

Ini 3 Jenis dan Rekomendasi Compound Mobil yang Bagus untuk Hilangkan Baret

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:02 WIB

Polosnya Gala Sky Ceritakan Kalung yang Selamat saat Kecelakaan

Polosnya Gala Sky Ceritakan Kalung yang Selamat saat Kecelakaan

Entertainment | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:00 WIB

Momen Gala Sky Bacakan Al-Fatihah, Ngaku Mimpi Digendong Vanessa Angel Bikin Tangis Pecah

Momen Gala Sky Bacakan Al-Fatihah, Ngaku Mimpi Digendong Vanessa Angel Bikin Tangis Pecah

Entertainment | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:20 WIB

Setahun Bebas dari Penjara, Mantan Sopir Vanessa Angel Tubagus Joddy Lamar Kekasih

Setahun Bebas dari Penjara, Mantan Sopir Vanessa Angel Tubagus Joddy Lamar Kekasih

Entertainment | Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:42 WIB

Fuji Tak Nyaman Rumahnya Sering Didatangi Orang Asing: Tolong Hargai Aku

Fuji Tak Nyaman Rumahnya Sering Didatangi Orang Asing: Tolong Hargai Aku

Entertainment | Rabu, 08 Oktober 2025 | 15:06 WIB

7 Trik Menghilangkan Baret Mobil dan Motor, Hasilnya Mulus Tanpa ke Bengkel

7 Trik Menghilangkan Baret Mobil dan Motor, Hasilnya Mulus Tanpa ke Bengkel

Otomotif | Kamis, 18 September 2025 | 13:23 WIB

Dicecar Soal Gaji Magang di DPR, Mayang Teriak Disudutkan Host Pagi Pagi Ambyar

Dicecar Soal Gaji Magang di DPR, Mayang Teriak Disudutkan Host Pagi Pagi Ambyar

Entertainment | Kamis, 04 September 2025 | 19:50 WIB

Mayang Ngaku Berat Nyanyikan Lagu untuk Mendiang Vanessa Angel

Mayang Ngaku Berat Nyanyikan Lagu untuk Mendiang Vanessa Angel

Video | Selasa, 22 Juli 2025 | 09:00 WIB

Air Mata Mayang Pecah, AI Vanessa Angel Beri Kejutan di Peluncuran Single "Rinduku"

Air Mata Mayang Pecah, AI Vanessa Angel Beri Kejutan di Peluncuran Single "Rinduku"

Video | Senin, 21 Juli 2025 | 13:05 WIB

Tak Kuasa Tahan Tangis Lihat Video Vanessa Angel, Mayang: Lama Nggak Dengar Suaranya

Tak Kuasa Tahan Tangis Lihat Video Vanessa Angel, Mayang: Lama Nggak Dengar Suaranya

Entertainment | Minggu, 20 Juli 2025 | 22:00 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan

Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:05 WIB

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

Dominasi AION UT Bayangi Kompetitor Segmen Hatchback Listrik Tanah Air

Dominasi AION UT Bayangi Kompetitor Segmen Hatchback Listrik Tanah Air

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:15 WIB

Serbuan Merek Baru di GIIAS 2026 Jadi Ujian Berat Pemain Lama Otomotif

Serbuan Merek Baru di GIIAS 2026 Jadi Ujian Berat Pemain Lama Otomotif

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:41 WIB

Kualitas Mobil China Dipertanyakan Usai Sedan MG 5 Ludes Terbakar Saat Parkir

Kualitas Mobil China Dipertanyakan Usai Sedan MG 5 Ludes Terbakar Saat Parkir

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:40 WIB

5 Motor Paling 'Badak' yang Tahan Disiksa Tiap Hari, Cocok buat Ojol

5 Motor Paling 'Badak' yang Tahan Disiksa Tiap Hari, Cocok buat Ojol

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:28 WIB

Yadea GS70 Dilengkapi Fitur Cruise Control Setara dengan Mobil

Yadea GS70 Dilengkapi Fitur Cruise Control Setara dengan Mobil

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:15 WIB

Bukan Mobil Listrik! Suzuki Rilis SUV Baru yang 100 Persen Anti-Bensin, Bebas Pusing Mikir Ngecas

Bukan Mobil Listrik! Suzuki Rilis SUV Baru yang 100 Persen Anti-Bensin, Bebas Pusing Mikir Ngecas

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:38 WIB

Siluet EV Baru Bentuknya Mirip Mobil Kodok VW, Berapa Harganya?

Siluet EV Baru Bentuknya Mirip Mobil Kodok VW, Berapa Harganya?

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:20 WIB

Siasat Tutupi Pelat Nomor Kendaraan Tak Lagi Ampuh, Kamera ETLE  Kini Identifikasi Wajah Pengendara

Siasat Tutupi Pelat Nomor Kendaraan Tak Lagi Ampuh, Kamera ETLE Kini Identifikasi Wajah Pengendara

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:36 WIB