Array

Toyota Siapkan Teknologi Baterai Baru untuk Jajaran Mobil Hybrid Masa Depan

Selasa, 30 November 2021 | 18:10 WIB
Toyota Siapkan Teknologi Baterai Baru untuk Jajaran Mobil Hybrid Masa Depan
Toyota Prius PHEV di GIIAS 2021. Sebagai ilustrasi [Suara.com/CNR ukirsari].

Suara.com - Permintaan paket baterai terus mengalami peningkatan seiring tren mobil listrik yang terus berkembang. Kekinian, Toyota masih menggunakan teknologi sel dasar yang sama dengan debutnya saat memperkenalkan Toyota Prius PHEV di akhir 1990-an.

Lewat kehadiran Toyota Prius itu, pabrikan mobil asal Jepang ini mulai memasuki pasar kendaraan elektrifikasi lewat penggunaan baterai hidrida nikel-logam.

Kemudian Toyota mulai melakukan pembaruan dengan mengaplikasikan baterai nikel-metal hidrida bipolar baru untuk All-New Toyota Aqua.

All-New Toyota Aqua yang diluncurkan awal pekan (19/7/2021). Simak logo berbentuk ellips dengan latar biru sebagai indikator kendaraan termasuk produk terelektrifikasi [Toyota Press Room].
All-New Toyota Aqua yang diluncurkan awal pekan (19/7/2021). Simak logo berbentuk ellips dengan latar biru sebagai indikator kendaraan termasuk produk terelektrifikasi [Toyota Press Room].

Manager grup divisi pengembangan baterai canggih Toyota, Motoyoshi Okumura, mengatakan bahwa baterai bipolar baru mampu menghasilkan 1,5 kali output dari teknologi lama dan memungkinkan 1,4 kali lebih banyak sel di ruang yang sama.

"Jika kami menggunakan ruang yang sama, kami dapat memasang baterai yang memiliki output dua kali lipat," ujar Motoyoshi Okumura, dikutip dari Autonews.

Lebih lanjut ia menambahkan, sejauh ini masyarakat masih beranggapan bila baterai nikel-metal hidrida adalah baterai lama, tetapi sebenarnya tidak sama sekali.

"Kami mulai mengembangkan jenis baru baterai nikel-metal hidrida karena setelah 20 tahun menggunakannya ada rekor pencapaian. Namun desain dasarnya tidak mengalami perubahan yang signifikan. Jadi kami memutuskan untuk mengambil tantangan untuk meningkatkan output," terang Okumura.

Toyota akan menggunakan baterai hidrida nikel-logam bipolar yang sama untuk kendaraan hybrid dengan ouput yang lebih baik. Selain itu kendaraan listrik juga membutuhkan penyimpanan energi yang lebih besar.

Baca Juga: Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Membeli Mobil Listrik

Okumura menegaskan, dalam mencapai netralitas karbon, sangat penting untuk mempertahankan berbagai pilihan.

"Jadi, penting bagi kami untuk melakukan R&D pada berbagai jenis baterai," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI