Ranah - Kloter 1 calon jemaah haji asal Sumatra Barat (Sumbar) mulai berdatangan di Asrama Haji Padang pada Jumat (3/6/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kloter 1 ini akan segera diberangkatkan ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Mekkah untuk menunaikan ibadah haji.
Jemaah haji akan diinapkan di Asrama Haji selama 24 jam. Kemudian diterbangkan ke Tanah Suci pada Sabtu (4/6/2022) pukul 13.50 Wib dengan pesawat Garuda Indonesia.
Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Helmi mengatakan, bahwa tahun ini keberangkatan calon jemaah melalui BIM sebanyak 8 kloter.
Rinciannya, 5 kloter berasal dari Sumbar dan kloter 6 dari Bengkulu dan ada jemaah asal Sumbar 36 orang di dalamnya.
"Sementara kloter 7 berasal dari Bengkulu. Mereka hanya transit saja di BIM. Sedangkan kloter 8 adalah kloter nusantara. Kloter ini akan memberangkatkan calon jemaah yang tertinggal," ujar Helmi dikutip dari suara.sumbar.id, Jumat (3/6/2022).
Keberangkatan kloter pertama terangnya, berjumlah 393 orang. Empat di antaranya merupakan petugas yang akan mendampingi.
Hendri mengungkapkan, setelah Kemenang pusat menyatakan Asrama haji Padang layak, berbagai persiapan sudah dilakukan, mulai menunjukan panitia dan lainnya.
"Kita sudah tunjuk panitia, mulai dari panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) dan panitia pendamping. Total keseluruhannya sebanyak 70 orang. Semua panitia ini wajib rapid test setiap hari untuk menjamin kesehatan, iman dan imun para jemaah," bebernya.
Ia menjelaskan, tahun Ini, di antara negara-negara yang ada, Indonesia diberikan kuota paling banyak yakni 100 ribu lebih. Sedangkan Sumbar sebanyak 2.093 orang.
"Kita bersyukur pemerintah Arab Saudi kembali memberikan akses lagi kepada negara-negara di luar Arab Saudi setelah 2 tahun tidak memberangkatkan haji," tuturnya.
Hendri mengatakan, untuk jemaah kloter 1 nantinya akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Sumbar pada Sabtu (4/6/2022) pukul 08.00 WIB.
Setelah acara pelepasan, calon jemaah haji langsung menaiki bus menuju Bandara Intenational Minangkabau (BIM).