Cuci Rambut Minimal Dua Hari Sekali di Musim Kemarau

Tantrum

Minggu, 29 Mei 2022 | 09:55 WIB
Cuci Rambut Minimal Dua Hari Sekali di Musim Kemarau
Rodnae Productions/Pexels-

TANTRUM - Seharusnya kini sudah memasuki musim kemarau yang dingin nan kering. Namun adanya beberapa gangguan cuaca, kondisinya menjadi seperti musim penghujan.

Meski begitu tidak ada salahnya, dampak anomali cuaca ini diantisipasi unutk kesehatan kulit kita.

Ragam cara dilakukan oleh masyarakat dalam merawat tubuhnya. Salah satu perawatan tubuh yang harus diperhatikan adalah kesehatan rambut.

Kerap kali memasuki musim kemarau, udara dipastikan lebih lembab. Sehingga kulit kepala menjadi berminyak.  

"Akibat kemarau di Indonesia kali ini lebih dingin dan kering, menyebabkan batang rambut lebih kering," kata Reiva Farah Dwiyana, dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) ditulis Bandung, Minggu, 29 Mei 2022.

Cara untuk mengatasinya bilang Reiva, rambut harus dicuci dua kali sehari atau bahkan tiap hari apabila sangat berminyak.

Jangan salah dalam memilih sampo sesuai dengan kondisi kulit kepala dan rambut seperti untuk rambut normal, berminyak dan berketombe.

Untuk rambut jenis kering, pecah - pecah lanjut Reiva, harus memakai kondisioner mulai dari pertengahan batang rambut hingga ke ujung.

Tapi penggunaannya jangan sampai terkena kulit kepala, supaya tidak berminyak. Diamkan beberapa menit baru dibilas.

"Kalau musim kemarau, rambut lebih mudah berketombe karena suhu panas dan lembab menyebabkan jamur saprofit di permukaan kulit jadi lebih aktif (malasezzia furfur)," ujar Reiva.

Reiva mengatakan jika penggunaan sampo anti ketombe belum bisa menghilangkan ketombe. Penggunaan sampo yang mengandung obat anti jamur misalnya ketokonazol, selenium sulfida dapat digunakan.

Caranya hanya digunakan dua kali dalam seminggu, diamkan selama 5-10 menit baru bilas dalam sekali pemakaian.

Perawatan rambut terakhir di musim kemarau adalah, rambut harus dalam keadaan kering sebelum ditutup dengan penutup kepala seperti hijab, helm, topi dan lainnya.

Berdasarkan pemantauan Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRIMA BRIN), cuaca menjelang akhir bulan Mei 2022 seharusnya menjadi awal musim kemarau yang kering dan dingin.

Namun ternyata masih menunjukkan karakteristik sebagaimana musim hujan. Hal ini ditunjukkan misalnya dengan masih sering terjadi hujan deras dengan petir bahkan kadang disertai angin kencang. 

Selain itu, suhu udara pun terasa lebih hangat dan lembap. Pada pagi hari, awan-awan rendah Cumulus congestus masih tumbuh dengan cepat dan mencapai tahap matang pada siang atau sore hari.

Padahal, awan-awan yang menjadi ciri khas musim kemarau seharusnya berupa jenis awan-awan tinggi Cirro-cumulus atau Cirrus yang menandakan atmosfer sudah minim aktivitas konvektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perubahan Iklim Diprediksi Perparah Polusi Udara di Musim Kemarau, Kenapa?

Perubahan Iklim Diprediksi Perparah Polusi Udara di Musim Kemarau, Kenapa?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:35 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:10 WIB

4 Perbedaan Utama El Nino dengan Musim Kemarau, Tak Sekadar Lebih Panas

4 Perbedaan Utama El Nino dengan Musim Kemarau, Tak Sekadar Lebih Panas

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 17:36 WIB

Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?

Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 17:24 WIB

Jakarta Siaga Kemarau Panjang, Pemprov Dorong Tanam Pangan Alternatif hingga Manfaatkan Air AC

Jakarta Siaga Kemarau Panjang, Pemprov Dorong Tanam Pangan Alternatif hingga Manfaatkan Air AC

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:17 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

Kesiapan Air Irigasi Menyambut El Nino Godzilla, Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca

Kesiapan Air Irigasi Menyambut El Nino Godzilla, Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca

News | Selasa, 07 April 2026 | 14:36 WIB

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:22 WIB

Terkini

Bocoran Galaxy Z Flip 8: Snapdragon untuk AS, Exynos untuk Eropa dan Asia

Bocoran Galaxy Z Flip 8: Snapdragon untuk AS, Exynos untuk Eropa dan Asia

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:31 WIB

Adik Sarwendah Minta Ruben Onsu Mati karena Stop Nafkahi Anak, Begini Balasan Menohok Sang Presenter

Adik Sarwendah Minta Ruben Onsu Mati karena Stop Nafkahi Anak, Begini Balasan Menohok Sang Presenter

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:30 WIB

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

Akal Bulus Ibu-Anak Buronan Bank Jatim Berakhir: 2 Tahun Hilang, Kini Masuk Bui

Akal Bulus Ibu-Anak Buronan Bank Jatim Berakhir: 2 Tahun Hilang, Kini Masuk Bui

Jatim | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, Ini Alasan Sepeda Kembali Jadi Transportasi Andalan di Kota Besar

Bukan Sekadar Olahraga, Ini Alasan Sepeda Kembali Jadi Transportasi Andalan di Kota Besar

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:24 WIB

Mau Liburan atau ke Piala Dunia 2026? Haaland Cs Bawa 300 Kg Ikan Plus 116 Kg Keju ke AS

Mau Liburan atau ke Piala Dunia 2026? Haaland Cs Bawa 300 Kg Ikan Plus 116 Kg Keju ke AS

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:24 WIB

Sentilan Sri Sultan HB X di Forum Jawa-Bali: Pusat Hanya Beri Teori Makro, Daerah Harus Mandiri

Sentilan Sri Sultan HB X di Forum Jawa-Bali: Pusat Hanya Beri Teori Makro, Daerah Harus Mandiri

Jogja | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:23 WIB

eSIM iPhone: cara aktifkan di semua model dari iPhone XS sampai iPhone 17

eSIM iPhone: cara aktifkan di semua model dari iPhone XS sampai iPhone 17

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:23 WIB

Stop MBG dan KDMP! Niluh Djelantik Bongkar Gaji Guru PAUD 'Dipotong' Demi Program Baru Pemerintah

Stop MBG dan KDMP! Niluh Djelantik Bongkar Gaji Guru PAUD 'Dipotong' Demi Program Baru Pemerintah

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:20 WIB