Pelaku UMKM Tumbuh Pesat di Kelurahan Antapani Kidul

Tantrum

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:51 WIB
Pelaku UMKM Tumbuh Pesat di Kelurahan Antapani Kidul
(Humas Bandung)

TANTRUM - Kelurahan Antapani Kidul menjadi wilayah di Kota Bandung yang mengalami pertumbuhan pelaku UMKM cukup signifikan. Tahun 2021 yang semula terdapat 138 pelaku UMKM, bertambah menjadi 915 UMKM di tahun 2022.

Kelurahan Antapani Kidul pun mewakili Kota Bandung dan masuk dalam tiga besar kelurahan tangguh yang diperlombakan di tingkat Jawa Barat. Untuk mengevaluasi hasil laporan tersebut, Tim Verifikasi Lapangan Tingkat Jabar 2022 melakukan pemeriksaan langsung ke Kelurahan Antapani Kidul pada Kamis (23/6/2022).

Ketua Tim Verifikasi Lapangan Tingkat Jabar 2022, Lisa Avianty menyampaikan, ada tiga aspek yang akan menjadi penilaian untuk memenangkan Lomba Kelurahan Tangguh Tingkat Jabar.

"Ada aspek pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Kemasyarakatan ini ada beberapa unsur, seperti PKK, posyandu, poskamling, ronda, dan Bhabinkamtibmas," jelas Lisa.

Ddengan jumlah penduduk yang padat di Antapani Kidul, bisa menjadi potensi untuk mempercepat ekonomi di kelurahan ini.

"Kita ingin lihat, tempat yang padat ini apakah bisa memberikan efek domino yang baik untuk masyarakat. Kemarin dari hasil paparan lurah Antapani Kidul, kami sangat mengapresiasi dan berharap proses ini bisa menjadi pembelajaran bagi kelurahan lain," ujarnya.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang turut hadir dalam kegiatan ini berharap, Antapani Kidul bisa menjadi salah satu wilayah yang berperan untuk pemulihan ekonomi di Kota Bandung

"Tahun lalu potential loss kita lebih dari Rp1 triliun. Tahun ini Provinsi Jabar menargetkan pertumbuhan ekonomi 5 persen. Mudah-mudahan Kota Bandung bisa tumbuh di angka 5,5 persen," katanya.

"Semoga apa yang kita lakukan sudah on the track dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," harap Yana.

Di tempat yang sama, Lurah Antapani Kidul, Dedi Juardi mengatakan, pihaknya bersama warga telah melakukan beberapa program inovasi untuk membantu masyarakat semakin berdaya.

Salah satunya melalui Koperasi Unit Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang hingga saat ini keuangannya telah mencapai Rp51 juta.

"Koperasi ini upaya kita untuk membantu masyarakat melawan rentenir. Kita juga bantu untuk mereka menghasilkan produk UMKM sendiri, ada yang punya usaha rempeyek, risoles, dan mi ayam. Jadi masyarakat lebih berdaya dan mandiri tanpa terjerat rentenir lagi," ungkap Dedi.

Selain itu, poin lebih yang menjadi sorotan di Antapani Kidul adalah aktif dalam pelayanan melalui aplikasi e-government (e-govt). Melalui aplikasi ini, pemerintah kewilayahan telah memudahkan pelayanan masyarakat dalam mengakses kebutuhan.

"Kami juga ada e-yaris, aplikasi yang sudah digunakan masyarakat untuk pelayanan konsultasi mengenai ahli waris," imbuhnya.

Masyarakat Antapani Kidul juga memanfaatkan potensi lahan mereka untuk dijadikan Buruan Sae. Tersebar 10 Buruan Sae di 19 RW Antapani Kidul.

Mereka juga menangani Covid-19 dan stunting salah satunya dengan program ketahanan pangan melalui Lumbung Pangan dan Gerakan Berbagi Beras (Gebber).

"Jumlah anak stunting di Antapani Kidul turun dari sebelumnya 25 kasus di tahun 2021, menjadi 15 kasus di tahun 2022. Semoga ke depannya kita terus bisa menurunkan angka stunting di Kota Bandung," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Panduan Lengkap Urus Sertifikat Halal Gratis untuk UMKM, Ini Syarat dan Caranya

Panduan Lengkap Urus Sertifikat Halal Gratis untuk UMKM, Ini Syarat dan Caranya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:55 WIB

Sertifikasi Halal UMKM Bayar Berapa? Simak Rincian Biayanya

Sertifikasi Halal UMKM Bayar Berapa? Simak Rincian Biayanya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:26 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi

Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi

Foto | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00 WIB

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:20 WIB

Kementerian Ekonomi Kreatif Susun Rindekraf Perkuat Talenta dan Daya Saing

Kementerian Ekonomi Kreatif Susun Rindekraf Perkuat Talenta dan Daya Saing

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:24 WIB

Transaksi Olein Tembus Rp7,3 Triliun dan Timah Rp2,6 Triliun di Tengah Gejolak Global

Transaksi Olein Tembus Rp7,3 Triliun dan Timah Rp2,6 Triliun di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:50 WIB

Fondasi SDM Masa Depan, Kualitas Pendidikan Anak Sejak Dini Jadi Sorotan

Fondasi SDM Masa Depan, Kualitas Pendidikan Anak Sejak Dini Jadi Sorotan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:41 WIB

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:28 WIB

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 01:30 WIB

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:54 WIB

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:46 WIB

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:39 WIB

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

×