Ini yang Perlu Diketahui Saat Fenomena Gerhana Matahari Total

Dythia Novianty

Selasa, 02 Juli 2019 | 07:56 WIB
Ini yang Perlu Diketahui Saat Fenomena Gerhana Matahari Total
Ilustrasi gerhana matahari total. [Suara.com]

Suara.com - Gerhana Matahari Total yang satu-satunya terjadi selama 2019 akan terjadi nanti malam, 2 Juli (waktu setempat). Jalur totalitas gerhana paling banyak melintasi Samudra Pasifik selatan.

Ketika bayangan bulan menyentuh tanah, gerhana akan melintasi bagian Chili dan Argentina dalam perjalanan yang berlangsung sekitar 6 menit. Jutaan orang di negara-negara itu akan mengalami kegelapan tengah hari yang menakutkan dari gerhana total, jika cuaca memungkinkan.

Menurut NASA, totalitas (ketika matahari benar-benar gelap) tergantung pada lokasi, bisa bertahan hingga 4 menit dan 3 detik. Gerhana sebagian akan terlihat oleh orang-orang di Bolivia, Peru, Ekuador, Paraguay, dan Uruguay, dan sebagian Brasil, Kolombia, Panama, dan Venezuela.

Gerhana matahari dimulai pertengahan sore di mana bayangan bulan menyentuh daratan di Amerika Selatan di pantai barat, dekat La Serena, Chili, pada pukul 3:22 malam (waktu setempat). Totalitas dimulai di La Serena pada pukul 4:38 malam (waktu setempat). Dari sana, gerhana total akan melakukan perjalanan ke tenggara, berakhir di dekat Chascomús di provinsi Buenos Aires timur Argentina, pada pukul 4:44 malam (waktu setempat).

Buat Anda yang tidak cukup beruntung untuk menyaksikan fenomena langit menarik ini, dapat menonton gerhana lewat streaming video di situs web NASA, yang akan mengalirkan pandangan langsung dari teleskop di Vicuna, Chili.

Dilansir dari Live Science, diperkirakan di Observatorium La Silla, La Higuera akan berkumpul ribuan orang untuk menyaksikan beberapa menit kegelapan siang hari.

Observatorium La Silla, Chili. [ESO/Y. Beletsky]
Observatorium La Silla, Chili. [ESO/Y. Beletsky]

Anda tidak akan membutuhkan kacamata pelindung jika menonton gerhana di video, tetapi Anda tidak boleh melihat gerhana secara langsung. Kacamata khusus atau buatan tangan diperlukan untuk menghindari kerusakan mata saat mengamati langit yang gelap.

Pada 21 Agustus 2017, jutaan orang di seluruh AS terpikat oleh apa yang disebut Great American Eclipse. Jalur totalitas menyentuh 14 negara bagian dan merupakan gerhana matahari pertama dalam hampir seabad yang melintasi keseluruhan AS yang berdekatan.

Menurut laporan NASA, Gerhana Matahari berikutnya yang akan terlihat di Amerika Selatan akan terjadi pada 14 Desember 2020. Amerika Utara tidak akan mengalami Gerhana Matahari lagi sampai 8 April 2024, ketika jalur totalitas akan melakukan perjalanan ke utara dari Mazatlan, Meksiko, ke Newfoundland, Kanada.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sayangnya, Gerhana Matahari Total Ini Tak Bisa Diamati di Indonesia

Sayangnya, Gerhana Matahari Total Ini Tak Bisa Diamati di Indonesia

Tekno | Jum'at, 28 Juni 2019 | 11:40 WIB

Menunggu Gerhana Matahari Cincin 2019, di Sini Tempat Terbaiknya

Menunggu Gerhana Matahari Cincin 2019, di Sini Tempat Terbaiknya

Tekno | Selasa, 11 September 2018 | 07:42 WIB

Hore! Tahun Depan Indonesia Akan Kebagian Dua Gerhana

Hore! Tahun Depan Indonesia Akan Kebagian Dua Gerhana

Tekno | Selasa, 07 Agustus 2018 | 20:45 WIB

Banjir Peristiwa Gerhana pada 2018, Normalkah?

Banjir Peristiwa Gerhana pada 2018, Normalkah?

Tekno | Jum'at, 20 Juli 2018 | 11:49 WIB

Gerhana Matahari 13 Juli Tidak Mampir ke Indonesia, Kok Bisa?

Gerhana Matahari 13 Juli Tidak Mampir ke Indonesia, Kok Bisa?

Tekno | Senin, 09 Juli 2018 | 13:22 WIB

Gerhana Matahari Total, Dua Menit Amerika Serikat Gelap Gulita

Gerhana Matahari Total, Dua Menit Amerika Serikat Gelap Gulita

Tekno | Selasa, 22 Agustus 2017 | 06:59 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×