Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

"Momonyo dan Zend", Produk Sepatu dengan Bahan Kain Nusantara

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 26 Januari 2015 | 12:00 WIB
"Momonyo dan Zend", Produk Sepatu dengan Bahan Kain Nusantara
Zendi Yudhimadumita. (dok pribadi)

Suara.com - Zendhi Yudhimadumita mulai tertarik untuk jualan sepatu ketika saudara sepupunya meminta untuk menjadi reseller. Ketika itu, saudara sepupunya sudah mempunyai usaha sepatu buatan sendiri. Awalnya, dia menjual sepatu produksi saudara sepupunya itu di garasi di rumahnya.

“Ketika itu saya menjualnya dengan cara garage sale dan juga ikut dalam acara bazar. Lama-lama, saya mulai tertarik untuk membuat sepatu sendiri.  Kebetulan, saya senang menggambar. Dari situlah saya memutuskan untuk memulai usaha sendiri,” kata Zendhi.

Dengan modal Rp16 juta, Zendhi mulai menggambar model sepatu yang ingin dibuatnya. Setelah rancangan sepatu dari bahan corat-coretnya itu selesai, dia mulai mencari tukang yang bisa membuat sepatunya itu.

“Karena masih kecil-kecilan, saya tidak memproduksi sepatu dalam jumlah banyak. Hanya sekitar 90-an items. Sepatu itu saya beri nama Momonyo,” ujarnya.

Kenapa Momonyo? Karena kata itu merupakan panggilang sayang sang suami kepada dirinya. Mulai pertengahan 2014, Zendhi memulai usahanya jualan sepatu. Dia menggunakan bahan kain batik. Alasannya, sudah mulai banyak konsumen yang senang dengan batik. Apalagi, pemerintah juga mulai menggalakkan pemakaian batik untuk sejumlah acara-acara resmi.

Awalnya, Zendhi menargetkan kelas menengah ke atas untuk sepatu buatannya itu. Karena itulah, harga sepatu Momonyo cukup mahal yaitu antara Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per pasang. Konsumen yang menjadi sasarannya adalah perempuan.

“Sebenarnya alasan kenapa Momonyo hanya dijual untuk kaum perempuan sangat gampang, karena lebih mudah untuk dijual. Tadinya saya sempat ingin membuat sepatu ini untuk anak-anak juga. Karena, ada ibu-ibu yang ingin punya sepatu yang sama dengan anak-anaknya. Tetapi belajar dari pengalaman ketika melakukan garage sale ketika itu, sepatu anak-anak yang sama dengan sepatu perempuan banyak yang sisa sehingga saya putuskan untuk memproduksi sepatu hanya untuk perempuan,” katanya.

Bahan sepatu buatannya juga tidak hanya batik tetapi juga menggunakan bahan dari kain dari sejumlah daerah. Kata dia, dengan membuat sepatu dari bahan kain Nusantara konsumen diharapkan bisa menyukai dan menghargai produk buatan Indonesia.

Zendi merasa senang ketika konsumen puas dengan sepatu buatannya. Dia pun mulai berpikir untuk membuat sepatu lagi dengan pangsa pasar yang berbeda yaitu menengah ke bawah. Maka, lahir lah sepatu dengan merek Zend.

Berbeda dengan Momonyo, harga sepatu ini jauh lebih terjangkau yaitu rata-rata di bawah Rp200 ribu. “Masih tetap menggunakan bahan kain tetapi dengan kualitas yang sedikit  berbeda dibandingkan dengan bahan kain yang dipakai untuk sepatu Momonyo,” jelasnya.



Zendhi membuat sepatu dengan harga dan kualitas yang berbeda supaya bisa menjangkau konsumen yang lebih luas lagi. Meski baru beberapa bulan lahir, sepatu dengan merek Zend ternyata mendapat respon yang bagus. Penjualannya sudah mulai mengalahkan Momonyo, yang lahir lebih dulu.

“Saya masih memanfaatkan media sosial untuk menjual sepatu Momonyo dan Zend. Biasanya lewat BlackBerry Messenger, Facebook dan juga Instagram. Saat ini saya sedang menyiapkan website khusus untuk menjual sepatu buatan saya,” jelasnya.

Usaha sepatu ini telah menghasilkan omset sekitar Rp4-13 juta per bulan. Selama ini, Zendhi masih mengerjakan semuanya seorang diri, mulai dari menggambar model sepatu, mengantarkan ke tempat pembuatan sepatu hingga memasarkannya.

“Semoga tahun ini bisa lebih banyak lagi produksi sepatu buatan saya yang terjual dan websitenya juga mulai beroperasi. Saya sih ingin bisa punya tempat khusus untuk memajang sepatu Momonyo dan Zend di rumah saya,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anti-Burnout Club: 4 Cara Sederhana Ciptakan Momen 'Zen' ala Naomi Zaskia di Tengah Kesibukan

Anti-Burnout Club: 4 Cara Sederhana Ciptakan Momen 'Zen' ala Naomi Zaskia di Tengah Kesibukan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:55 WIB

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 20:37 WIB

Patra M Zen Bongkar Kejanggalan Kasus OTM, Sebut Negara Justru Untung USD 524 Juta

Patra M Zen Bongkar Kejanggalan Kasus OTM, Sebut Negara Justru Untung USD 524 Juta

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 11:58 WIB

Patra M Zen: Blending Jadi Oplosan? Fakta Mengejutkan di Sidang Kasus BBM Anak Riza Chalid

Patra M Zen: Blending Jadi Oplosan? Fakta Mengejutkan di Sidang Kasus BBM Anak Riza Chalid

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 11:37 WIB

Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM

Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 04:55 WIB

Pengacara Sebut Dakwaan Perkara Tata Kelola Minyak Tak Terbukti

Pengacara Sebut Dakwaan Perkara Tata Kelola Minyak Tak Terbukti

News | Selasa, 18 November 2025 | 19:50 WIB

Ulasan Buku Living In Zen, Inspirasi untuk Membuat Perubahan dalam Hidup

Ulasan Buku Living In Zen, Inspirasi untuk Membuat Perubahan dalam Hidup

Your Say | Selasa, 19 Agustus 2025 | 06:15 WIB

Mengenal Seni Hidup Sederhana dari Biksu Jepang Lewat Buku Zen: The Art of Simple Living

Mengenal Seni Hidup Sederhana dari Biksu Jepang Lewat Buku Zen: The Art of Simple Living

Your Say | Kamis, 10 Juli 2025 | 18:45 WIB

Penyidik KPK Sebut Hasto Terlibat Perintangan Penyidikan Kasus Harun Masiku, Tapi...

Penyidik KPK Sebut Hasto Terlibat Perintangan Penyidikan Kasus Harun Masiku, Tapi...

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 22:50 WIB

Ulasan Buku Kakeibo: Seni Cerdas Finansial ala Jepang

Ulasan Buku Kakeibo: Seni Cerdas Finansial ala Jepang

Your Say | Selasa, 31 Desember 2024 | 14:29 WIB

Terkini

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 08:16 WIB

Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu

Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 08:02 WIB

Gaji ke-13 ASN 2026 Cair Mulai Juni: Cek Jadwal dan Daftar Penerimanya

Gaji ke-13 ASN 2026 Cair Mulai Juni: Cek Jadwal dan Daftar Penerimanya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 06:58 WIB

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB