Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Pemerintah Ngebet Dapat Pinjaman 20 Miliar Dolar dari AIIB

Adhitya Himawan

Senin, 02 November 2015 | 15:29 WIB
Pemerintah Ngebet Dapat Pinjaman 20 Miliar Dolar dari AIIB
Alokasi Anggaran Infrastruktur

Suara.com - Pemerintah sedang merampungkan persiapan sejumlah proyek infrastruktur agar pada kuartal kedua 2016 proyek-proyek tersebut dapat didanai lembaga pendanaan multilateral baru Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) yang memiliki potensi pendanaan awal hingga 20 miliar dolar AS.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil di Jakarta, Senin (2/11/2015), mengatakan bahwa AIIB, lembaga donor yang diinisiasi Cina, telah menyatakan komitmen untuk lebih cepat dalam merealisasikan pinjaman dibanding lembaga donor lainnya.

"Untuk syarat dan ketentuan seperti bunga pinjaman, tenor mereka sama dengan Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia. Namun, mereka mengatakan akan membuatnya lebih cepat," katanya setelah menerima pimpinan AIIB Jin Liqun.

Sofyan mengatakan bahwa pihaknya menargetkan dapat memberikan daftar proyek yang bisa didanai AIIB pada awal 2016.

Agar kerja sama dengan bank yang beranggotakan lebih dari 50 negara ini tidak tertunda, Sofyan juga meminta kementerian/lembaga lainnya untuk menyinkronisasikan rencana proyek-proyek yang prospektif didanai AIIB.

"Kami sedang mempersiapakan segala sesuatu. Mudahan-mudahan pada kuartal II dan III mereka sudah bisa memberi kredit," kata dia.

Dalam penandatanganan artikel persetujuan pendirian AIIB yang dihadiri Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro Juli 2015, sektor proyek infrastruktur Indonesia yang potensial didanai AIIB adalah pembangkit listrik dan infrastruktur maritim seperti pelabuhan.

Selain daftar proyek yang akan diajukan ke AIIB, Bappenas juga memiliki daftar 116 proyek dalam "Blue Book" atau Daftar Rencana Pinjaman Luar Negeri 2015--2019 dengan nilai 39,9 miliar dolar AS.

AIIB lahir atas prakarsa Presiden Tiongkok Xi Jinping saat Konferensi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2013 di Bali. AIIB ditargetkan dapat memiliki modal hingga 100 miliar dolar AS secara bertahap.

Sebelumnya, dalam pembicaraan dengan dua pejabat tinggi Bappenas, diketahui bahwa AIIB belum termasuk sebagai kreditor luar negeri Indonesia pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Deputi Pendanaan Pembangunan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Wismana Adi Suryabrata, melaui pesan singkat, mengatakan bahwa kerja sama AIIB dengan pemerintah Indonesia (government to government/G to G) bisa terealisasi pada tahun 2016 melalui mekanisme APBN-Perubahan 2016.

"Untuk pendanaan dalam skema bisnis (B to B) bisa dimulai 2016. Terkait dengan G to G (antarpemerintah) bisa saja jika ada APBN-Perubahan 2016," katanya pada tanggal 23 Oktober 2015.

Pemerintah juga berkomitmen untuk mempercepat pembahasan APBN-P 2016. Salah satu alasannya karena alokasi Penyertaan Modal Negara untuk BUMN pada APBHN 2016 belum disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

Indonesia bergabung dengan AIIB setelah penandatanganan artikel perjanjian AIIB yang diwakili menteri keuangan dan wakil menteri keuangan dari 49 negara di Asia, Eropa dan Australia.

Indonesia menjadi anggota AIIB dengan menyetor modal sebesar 672,1 juta dolar AS sekaligus menjadi pemegang saham terbesar kedelapan dari 57 negara pendiri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu

Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika

Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:18 WIB

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Pakar Sorot Isu Tekanan Asing dalam Pemilihan Vendor Infrastruktur Telekomunikasi

Pakar Sorot Isu Tekanan Asing dalam Pemilihan Vendor Infrastruktur Telekomunikasi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:15 WIB

Inggris Punya Dana Segar Rp96,64 Triliun untuk Prabowo Bangun Infrastruktur

Inggris Punya Dana Segar Rp96,64 Triliun untuk Prabowo Bangun Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:41 WIB

Pemegang Kupon Siap-siap, Medco Energi Mau Lunasi Obligasi Rp600 Miliar

Pemegang Kupon Siap-siap, Medco Energi Mau Lunasi Obligasi Rp600 Miliar

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:50 WIB

SMF: Cadangan Devisa Menipis, Pilihan Pemerintah Tinggal Pangkas Belanja atau Utang

SMF: Cadangan Devisa Menipis, Pilihan Pemerintah Tinggal Pangkas Belanja atau Utang

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 11:22 WIB

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×