Pemerintah Ngebet Dapat Pinjaman 20 Miliar Dolar dari AIIB

Adhitya Himawan

Senin, 02 November 2015 | 15:29 WIB
Pemerintah Ngebet Dapat Pinjaman 20 Miliar Dolar dari AIIB
Alokasi Anggaran Infrastruktur

Suara.com - Pemerintah sedang merampungkan persiapan sejumlah proyek infrastruktur agar pada kuartal kedua 2016 proyek-proyek tersebut dapat didanai lembaga pendanaan multilateral baru Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) yang memiliki potensi pendanaan awal hingga 20 miliar dolar AS.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil di Jakarta, Senin (2/11/2015), mengatakan bahwa AIIB, lembaga donor yang diinisiasi Cina, telah menyatakan komitmen untuk lebih cepat dalam merealisasikan pinjaman dibanding lembaga donor lainnya.

"Untuk syarat dan ketentuan seperti bunga pinjaman, tenor mereka sama dengan Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia. Namun, mereka mengatakan akan membuatnya lebih cepat," katanya setelah menerima pimpinan AIIB Jin Liqun.

Sofyan mengatakan bahwa pihaknya menargetkan dapat memberikan daftar proyek yang bisa didanai AIIB pada awal 2016.

Agar kerja sama dengan bank yang beranggotakan lebih dari 50 negara ini tidak tertunda, Sofyan juga meminta kementerian/lembaga lainnya untuk menyinkronisasikan rencana proyek-proyek yang prospektif didanai AIIB.

"Kami sedang mempersiapakan segala sesuatu. Mudahan-mudahan pada kuartal II dan III mereka sudah bisa memberi kredit," kata dia.

Dalam penandatanganan artikel persetujuan pendirian AIIB yang dihadiri Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro Juli 2015, sektor proyek infrastruktur Indonesia yang potensial didanai AIIB adalah pembangkit listrik dan infrastruktur maritim seperti pelabuhan.

Selain daftar proyek yang akan diajukan ke AIIB, Bappenas juga memiliki daftar 116 proyek dalam "Blue Book" atau Daftar Rencana Pinjaman Luar Negeri 2015--2019 dengan nilai 39,9 miliar dolar AS.

AIIB lahir atas prakarsa Presiden Tiongkok Xi Jinping saat Konferensi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2013 di Bali. AIIB ditargetkan dapat memiliki modal hingga 100 miliar dolar AS secara bertahap.

Sebelumnya, dalam pembicaraan dengan dua pejabat tinggi Bappenas, diketahui bahwa AIIB belum termasuk sebagai kreditor luar negeri Indonesia pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Deputi Pendanaan Pembangunan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Wismana Adi Suryabrata, melaui pesan singkat, mengatakan bahwa kerja sama AIIB dengan pemerintah Indonesia (government to government/G to G) bisa terealisasi pada tahun 2016 melalui mekanisme APBN-Perubahan 2016.

"Untuk pendanaan dalam skema bisnis (B to B) bisa dimulai 2016. Terkait dengan G to G (antarpemerintah) bisa saja jika ada APBN-Perubahan 2016," katanya pada tanggal 23 Oktober 2015.

Pemerintah juga berkomitmen untuk mempercepat pembahasan APBN-P 2016. Salah satu alasannya karena alokasi Penyertaan Modal Negara untuk BUMN pada APBHN 2016 belum disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

Indonesia bergabung dengan AIIB setelah penandatanganan artikel perjanjian AIIB yang diwakili menteri keuangan dan wakil menteri keuangan dari 49 negara di Asia, Eropa dan Australia.

Indonesia menjadi anggota AIIB dengan menyetor modal sebesar 672,1 juta dolar AS sekaligus menjadi pemegang saham terbesar kedelapan dari 57 negara pendiri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minat Investor Anjlok 52 Persen, Surat Utang RI Mulai Tak Laku?

Minat Investor Anjlok 52 Persen, Surat Utang RI Mulai Tak Laku?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:27 WIB

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal untuk Dukung Infrastruktur Digital Telkom Group

PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal untuk Dukung Infrastruktur Digital Telkom Group

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Internet Mati, Hidup Tiba-Tiba Lumpuh: Mengapa Aplikasi Kita Ringkih?

Internet Mati, Hidup Tiba-Tiba Lumpuh: Mengapa Aplikasi Kita Ringkih?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Progres Tol Semarang-Demak Tembus 79 Persen, Ditarget Beroperasi Saat Nataru 2027

Progres Tol Semarang-Demak Tembus 79 Persen, Ditarget Beroperasi Saat Nataru 2027

Foto | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Obligasi Belum Jelas, Jakarta Buka Opsi Pinjaman Nirbunga ke PT SMI Demi RAPBD 2027

Obligasi Belum Jelas, Jakarta Buka Opsi Pinjaman Nirbunga ke PT SMI Demi RAPBD 2027

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026

Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×