Peruri Ekspansi Bisnis ke Afrika Tahun Depan

Adhitya Himawan Suara.Com
Rabu, 04 November 2015 | 16:05 WIB
Peruri Ekspansi Bisnis ke Afrika Tahun Depan
Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia [Dokumen resmi Peruri.co.id]

Suara.com - Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) akan memperluas kerja sama pencetakan uang dan dokumen berharga dengan dua negara di Afrika, sebagai bentuk ekspansi bisnis Peruri di luar negeri.

"Penjajakan kerja sama dengan dua negara di Afrika sedang berlangsung. Diharapkan tahun depan (2016) sudah ada order atau pemesan pencetakan bisa pencetakan uang, materai, maupun passport," kata Direktur Perencanan Peruri, Atje Muhammad Darjan, usai Press Konferensi Pencapaian Kinerja Triwulan III Peruri, di Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Menurut Atje, ekspansi bisnis Peruri ke Afrika mendapat dukungan penuh dari Kementerian Luar Negeri RI sebagai lembaga yang menjembatani kerja sama dengan kedua negara itu.

Atje tidak menjelaskan lebih lanjut dua negara yang sedang dijajaki tersebut karena alasan kerahasiaan.

Ia hanya menjelaskan bahwa saat ini negara-negara Afrika, terutama Afrika Selatan sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat sehingga membutuhan tambahan kapasitas pasokan produk-produk percetakan uang dan dokumen.

"Bagi Peruri, kerja sama ini dapat memperluas pasar pada luar negeri, setelah Argentina, Nepal, Sri Lanka, Filipin," ujarnya Dengan Nepal, kerjasama Peruri pernah menyediakan uang kertas dan uang logam.

"Saat ini kita juga jajaki memasok produk cetakan yang lebih luas lainnya, seperti passpor, pita cukai, materai, perangko dan dukumen lainnya," ujarnya.

Sedangkan dengan Sri Lanka, Peruri memenuhi pesanan 500.000-1,6 juta pasporr dalam setahun.

Sementara dengan Filipina, Peruri mendapat pesanan sebanyak 32,8 juta keping prangko dari Philippines Postal Corporation.

"Kita akan berusaha memperluas kerja sama tidak hanya pencetakan perangko, tapi diharapkan dapat menggaet Bank Setral Filiina untuk memasok pesanan percetakan uang kertas maupun logam," ujarnya.

Hingga September 2015, Peruri membukukan pendapatan usaha Rp2,17 triliun, tumbuh 26 persen dibandingkan pendapatan periode sama 2014 sebesar Rp1,72 triliun.

Penapatan dari pencetakan uang masih menjadi kontributor terbesar yang mencapai sekitar 70 persen, selebihnya dari non uang.

"Kontribusi pendapatan dari pesanan uang dan pencetakan dokumentasi berharga dari luar negeri masih relatif kecil atau sekitar 3-5 persen. Tapi dalam tiga tahun ke depan diharapkan bisa meningkat hingga sekitar 10 persen, seiring dengan peningkatan kapasitas percetakan Peruri," kata Atje. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI