Indonesia Dipengaruhi Perekonomian Cina dan Suku Bunga AS

Adhitya Himawan

Kamis, 05 November 2015 | 15:44 WIB
Indonesia Dipengaruhi Perekonomian Cina dan Suku Bunga AS
Diskusi Ekonomi Indonesia

PT Bank ANZ Indonesia (Bank ANZ) hari ini mengadakan paparan ekonomi bersama Richard Yetsenga, Global Head of Financial Markets Research ANZ dengan tema “The Fed, China and Capital Flows – Implications for Indonesia?” yang membahas isu perlambatan ekonomi Cina dan kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat Federal Reserves (The Fed) serta dampaknya terhadap perekonomian dunia termasuk Indonesia.

Dalam paparannya, Richard menjelaskan bahwa tingkat suku bunga dan komoditas global akan tetap berada pada level yang rendah dan The Fed secara perlahan akan meningkatkan tingkat suku bunganya. Ia juga mengatakan bahwa nilai renminbi Cina yang lemah akan terus menjadi penggerakan volatilitas, sedangkan dolar Amerika Serikat akan tetap menguat.

“Siklus perdagangan global masih akan lemah dan Asia akan merasakan dampak dari kenaikan biaya modal yang berasal dari sumber eksternal. Cina dan renminbi juga berasa dalam siklus pelemahan sehingga membuat pasar aset di Asia akan tetap melemah,” kata Richard dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Kamis (5/11/2015).

 Sementara Kumar Rachapudi, Senior Rates Strategist Asia ANZ menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan dipengaruhi oleh transformasi Cina menjadi ekonomi yang berorientasi pada konsumsi, penurunan harga komoditas, serta ketidakjelasan The Fed terkait suku bunga.

“Inflasi akan mulai menurun dan memberikan Bank Indonesia (BI) ruang untuk mendorong pertumbuhan. Namun volatilitas pada pasar keuangan dapat menahan langkah BI tersebut,” ujarnya.

Sebagai negara yang memiliki pengaruh terhadap ekonomi Indonesia, perekonomian Cina akan tetap melambat dan diperkirakan hanya tumbuh 6,8% pada tahun 2015 dan 6,3% pada tahun 2016. Pemerintah Cina telah menerapkan pelonggaran untuk melakukan stabilisasi ekonomi dengan menekan nilai tukar mata uang dan tingkat imbal hasil surat utangnya.

David Qu, China Markets Strategist ANZ mengatakan, “Devaluasi renminbi merupakan sebuah koreksi dari tingginya nilai mata uang tersebut selama ini. Kami memperkirakan renminbi akan terus terdepresiasi untuk mendorong daya saing ekspor dan mengurangi risiko disinflasi.”

Bank ANZ pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1973 dan saat ini merupakan salah satu bank internasional terkemuka dengan jaringan meliputi 28 kantor cabang di 11 kota besar di seluruh Indonesia. Bank ANZ menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan lengkap bagi nasabah korporasi melalui layanan Corporate Banking, Treasury, Trade Finance, dan Cash Management dan merupakan salah satu bankmandated lead arranger terbesar untuk kredit sindikasi di Indonesia. Untuk nasabah individu, ANZ menyediakan layanan Retail Banking danWealth Management, kredit pemilikan rumah, serta Consumer Finance (kartu kredit dan kredit tanpa agunan).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah

Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:35 WIB

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:48 WIB

OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya

OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:57 WIB

OJK Sebut Ada Bank Syariah yang Buka di Tahun 2026, Ini Bocorannya

OJK Sebut Ada Bank Syariah yang Buka di Tahun 2026, Ini Bocorannya

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing

Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:45 WIB

OJK Restui Empat BPR di Priangan Timur Digabungkan, Apa Untungnya?

OJK Restui Empat BPR di Priangan Timur Digabungkan, Apa Untungnya?

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 08:00 WIB

OJK Tancap Gas Konsolidasi Bank, Ratusan BPR/S Akan Digabung

OJK Tancap Gas Konsolidasi Bank, Ratusan BPR/S Akan Digabung

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 08:53 WIB

Bankir Ini Nilai Penggunaan AI Jadi Masa Depan Industri Keuangan

Bankir Ini Nilai Penggunaan AI Jadi Masa Depan Industri Keuangan

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 08:47 WIB

OJK Pastikan Kinerja Industri Perbankan Makin Kuat, Ini Buktinya

OJK Pastikan Kinerja Industri Perbankan Makin Kuat, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 07:56 WIB

Terkini

Mematahkan Stigma Keliru tentang Peran Istri di Novel Jadi Ibu

Mematahkan Stigma Keliru tentang Peran Istri di Novel Jadi Ibu

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Muncul Iklan Tiba-tiba di HP Oppo? Begini Cara Menghilangkannya Tanpa Aplikasi Tambahan!

Muncul Iklan Tiba-tiba di HP Oppo? Begini Cara Menghilangkannya Tanpa Aplikasi Tambahan!

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Elnusa dan PHR Regional 1 Mulai Survei Seismik 2D Gerbera

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Elnusa dan PHR Regional 1 Mulai Survei Seismik 2D Gerbera

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:29 WIB

Viral Suami Ngamuk! Istrinya Jarah Toko Baju saat Paris Kerusuhan, Hasil Jarah Dilempar

Viral Suami Ngamuk! Istrinya Jarah Toko Baju saat Paris Kerusuhan, Hasil Jarah Dilempar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur

Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Kalau Sudah Pakai Body Serum Apakah Harus Pakai Body Lotion? Ini Penjelasannya

Kalau Sudah Pakai Body Serum Apakah Harus Pakai Body Lotion? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi

Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:18 WIB

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

×