Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Tiga Provinsi Ini Masih Terjerat Defisit Listrik

Adhitya Himawan

Senin, 09 November 2015 | 06:38 WIB
Tiga Provinsi Ini Masih Terjerat Defisit Listrik
Mati Lampu

Suara.com -  PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus melakukan berbagai upaya dalam pemulihan defisit listrik di Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo).

"PLN terus bekerja mengupayakan pemulihan kondisi pasokan kelistrikan di Sulawesi Utara dan Gorontalo yang masih mengalami defisit (kekurangan pasokan, red.) daya pembangkit sekitar 50 MW saat beban puncak di malam hari, yaitu antara pukul 17.00-22.00 Wita," kata General Manager PLN Suluttenggo Baringin Nababan di Manado, Senin (9/11/2015).

Dia mengatakan untuk mengatasi defisit listrik di Suluttenggo, saat ini telah masuk kapal kargo "MV Fortune" pembawa mesin generator untuk Proyek PLTG Gorontalo Peaker 100 MW telah tiba di perairan sekitar Teluk Tomini, Marisa-Gorontalo.

Setelah melalui perjalanan yang cukup jauh dan memakan waktu sekitar enam minggu sejak diberangkatkan akhir September 2015 dari pelabuhan Antwerp di Belgia, kapal kargo "MV Fortune" yang melalui jalur terusan Suez, dilanjutkan melalui Laut Merah dan dengan mampir berlabuh di Singapura dan Balikpapan, dan akhirnya tiba di lepas laut Marisa, sekitar dua mil laut arah selatan dari lokasi Proyek Pembangunan PLTG Gorontalo 100 MW yang berlokasi di Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Kapal berbendera negara Antigua Barbuda yang memiliki bobot hampir 12.700 ton itu, membawa sejumlah peralatan utama (main equipment) untuk PLTG Gorontalo 100 MW, di antaranya empat unit mesin generator produksi General Electric (GE) berkapasitas masing-masing 25 MW. Kedatangannya hanya mundur satu hari dari perkiraan awal, yaitu 6 November 2015.

Posisi kapal "MV Fortune" tidak dapat merapat ke arah daratan, tetapi hanya bisa berlabuh di lepas pantai Marisa.

"Hal ini dikarenakan lokasi jetty (dermaga) sementara yang dibangun di lokasi proyek PLTG Gorontalo belum dapat digunakan oleh kapal dengan tonase besar," katanya.

Untuk melakukan proses penurunan mesin dari kapal untuk menuju daratan, akan melalui proses transfer terlebih dahulu dengan bantuan kapal tongkang (ship to ship). Proses yang dibutuhkan hingga seluruh peralatan, terutama mesin generator bisa berada di daratan (site project) PLTG Gorontalo butuh tiga sampai empat hari atau diperkirakan antara 10 atau 11 November 2015 seluruh mesin sudah bisa menempati lokasi yang telah disiapkan.

"Namun sebelum dilakukan proses 'unloading', terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan dokumen oleh pihak berwenang (Bea Cukai) untuk memastikan kelengkapan seluruh dokumen yang wajib disediakan," katanya.

Supervisor Humas dan Bina Lingkungan PLN Wilayah Suluttenggo Dermawan Amir Uloli mengatakan hngga 25 Oktober 2015, progres pembangunan fisik PLTG Gorontalo 100 MW telah mencapai 43 persen sejak dimulai pembangunannya awal September 2015 oleh kontraktor dari PT Pembangunan Perumahan (Persero), salah satu BUMN Karya yang ikut serta dalam pembangunan proyek infrastruktur ketenagalistrikan.

Hingga saat ini, katanya, pekerjaan konstruksi untuk fondasi mesin, fondasi trafo hingga fondasi untuk "switchyard", dan fondasi untuk "daily tank" telah selesai dan tinggal menunggu kedatangan peralatan utama dan pendukung ke lokasi.

"Hal ini tidak lepas dari pekerjaan yang dilakukan 24 jam nonstop, dengan pola pembagian kerja tiga 'shift' dengan empat tim kerja. Hal ini menunjukkan komitmen semua pihak yang ada untuk mengupayakan percepatan penyelesaian proyek pembangunan PLTG Gorontalo 100 MW," katanya.

Ia mengatakan masih banyak pekerjaan yang harus terus dilakukan dan diharapkan tidak ada kendala yang berarti, sehingga target tahap pertama, yaitu 50 MW PLTG Gorontalo sudah dapat dioperasikan di akhir Desember 2015 atau awal Januari 2016 serta 50 MW tahap keduanya sudah bisa beroperasi Maret 2016.

"PLTG Gorontalo 100 MW ini termasuk dalam proyek pembangunan 35 ribu MW pembangkit listrik baru yang menjadi program pemerintah di bidang infrastruktur ketenagalistrikan untuk menjawab kebutuhan pasokan listrik masyarakat, dalam hal ini bagi masyarakat yang berada di Provinsi Gorontalo dan juga Sulawesi Utara yang terhubung dalam sistem interkoneksi kelistrikan 150 kV Sulawesi Utara-Gorontalo.

Ia mengatakan pesawat hercules milik TNI-AU yang membawa dua trafo, masing-masing berkapasitas 3.500 kVA dan 5.000 kVA, yang akan digunakan untuk PLTD MFO Isimu, telah tiba di Gorontalo dan saat ini sudah berada di lokasi PLTD Isimu.

"Diperkirakan pada Rabu (11/11) akan datang, PLTD MFO Isimu yang selama ini mengalami kendala operasi, telah dapat kembali digunakan dan membantu menambah pasokan listrik sistem Sulawesi Utara-Gorontalo antara 3-4 MW," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usut Pemadaman Listrik di Jawa, ESDM Panggil PLN

Usut Pemadaman Listrik di Jawa, ESDM Panggil PLN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:30 WIB

Pemadaman Listrik di Jawa Jadi Alarm Ketahanan Energi: IESR Soroti Ketergantungan pada Batu Bara

Pemadaman Listrik di Jawa Jadi Alarm Ketahanan Energi: IESR Soroti Ketergantungan pada Batu Bara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:21 WIB

Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah

Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:16 WIB

Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni

Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:28 WIB

Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman Listrik

Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman Listrik

News | Senin, 08 Juni 2026 | 13:56 WIB

Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara

Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara

News | Senin, 08 Juni 2026 | 09:00 WIB

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:13 WIB

Jakarta dan Bali 100 Persen Teraliri Listrik, Bagaimana Nasib Wilayah Lainnya?

Jakarta dan Bali 100 Persen Teraliri Listrik, Bagaimana Nasib Wilayah Lainnya?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:55 WIB

Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:21 WIB

Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya

Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:03 WIB

Terkini

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:26 WIB