Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Genjot Industri Pariwisata, Pemerintah Luncurkan Wondernesia

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 07 Desember 2015 | 22:49 WIB
Genjot Industri Pariwisata, Pemerintah Luncurkan Wondernesia
Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menandatangani MoU dengan Pelni. (suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan program televisi bertajuk Wondernesia di saluran Discovery dan TLC di seluruh Asia Pasifik mulai 10 Desember 2015 untuk menjaring wisatawan mancanegara (wisman) dari kawasan tersebut.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Jakarta, Senin (7/12/2015), menyambut baik program Wondernesia yang dibuat untuk konsumsi masyarakat internasional, utamanya yang berada di kawasan Asia Pasifik.

"Wilayah Asia Pasifik terutama Tiongkok, Jepang, Australia, serta Malaysia dan Singapura merupakan pasar utama pariwisata Indonesia. Kelima negara ini tahun lalu memberikan kontribusi hingga 61 persen dari total kunjungan 9,2 juta wisman ke Indonesia," kata Menpar Arief Yahya.

 Dalam rangka mencapai target 20 juta wisman ke Indonesia pada 2019, Kemenpar telah melakukan serangkaian kegiatan promosi yang sangat masif dan agresif melalui berbagai media internasional.

Salah satunya adalah dengan meluncurkan Wondernesia yakni sebuah program televisi berdurasi 23 menit dan terdiri dari 12 episode yang diproduksi oleh DNAP (Discovery Networks Asia Pacific) dalam format yang unik.

"Negara kita punya banyak tempat dan budaya yang spektakuler namun kurang dikenal oleh dunia. Melalui acara TV Wondernesia ini kekayaan alam dan budaya kita itu ditampilkan secara kreatif dan menarik untuk konsumsi masyarakat internasional. Saksikan Wondernesia dan buktikan apa yang kami maksud dengan Wonderful Indonesia," katanya.

Program Wondernesia merupakan upaya promosi melalui media televisi internasional dengan pendekatan POS (paid media, owned media, dan social media) dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mancanegara terhadap "branding" Wonderful Indonesia.

Selain itu, langkah tersebut sekaligus untuk mendorong peningkatan kunjungan wisman dari kawasan Asia Pasifik antara lain Tiongkok, Jepang, Korea, Australia dan Selandia Baru, India, Hong Kong, maupun Taiwan.

Vice President Production and Development Discovery Networks Asia-Pacific Vikram Channa menyatakan senang bisa bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata untuk menyajikan tontonan yang kaya dengan cerita dan petualangan melalui pengalaman dari tiga video blogger dari Singapura, Tiongkok, dan Australia yang menjelajahi keindahan alam Indonesia, yang kemudian disebarkan di media sosial.

"Jadi eksplorasi alam dan budaya Indonesia ini dibawa di luar media televisi menjangkau komunitas online juga," katanya.

Untuk meningkatkan daya tarik program ini, Nadya Hutagalung dipercaya sebagai host Wondernesia.

Nadya dipilih karena sosoknya bukan saja terkenal di Indonesia, namun juga tidak asing lagi di dunia internasional karena kariernya yang gemilang sebagai model, presenter, dokumentaris, dan aktivis lingkungan hidup.

"Saya senang dan beruntung sekali jadi host acara ini karena saya berkesempatan untuk mengunjungi berbagai tempat dan melihat kekayaan budaya Indonesia yang selama ini hanya saya dengar dari saudara-saudara saja. Indonesia benar-benar wonderful," kata Nadya.

Program TV Wondernesia akan tayang pada Desember 2015 sampai Maret 2016 di seluruh wilayah Asia Pasifik, termasuk Tiongkok, Jepang, Korea, Australia dan Selandia Baru, India, Asia Tenggara, Hong Kong, dan Taiwan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global

AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 08:07 WIB

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:52 WIB

Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata

Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:23 WIB

Angkasatour Hadirkan Paket Tour Domestik dan Internasional

Angkasatour Hadirkan Paket Tour Domestik dan Internasional

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:22 WIB

Kemenpar Klarifikasi Isu Larang Airbnb, Ini Fakta Terkait Penataan OTA di Bali

Kemenpar Klarifikasi Isu Larang Airbnb, Ini Fakta Terkait Penataan OTA di Bali

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:14 WIB

Kemenpar Dukung Pesta Diskon Nasional 2025: Potongan Harga 20-80 Persen!

Kemenpar Dukung Pesta Diskon Nasional 2025: Potongan Harga 20-80 Persen!

News | Sabtu, 22 November 2025 | 10:11 WIB

Hore! Purbaya Resmi Bebaskan Pajak Bagi Pekerja Sektor Ini

Hore! Purbaya Resmi Bebaskan Pajak Bagi Pekerja Sektor Ini

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 17:59 WIB

Industri MICE RI Diprediksi Terus Tumbuh

Industri MICE RI Diprediksi Terus Tumbuh

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 18:26 WIB

Ketua GIPI Kritik RUU Kepariwisataan: Pemerintah Tak Pernah Anggap Penting Pariwisata

Ketua GIPI Kritik RUU Kepariwisataan: Pemerintah Tak Pernah Anggap Penting Pariwisata

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 06:28 WIB

Menpar Widiyanti Targetkan Industri MICE Indonesia Susul Vietnam di Peringkat Global

Menpar Widiyanti Targetkan Industri MICE Indonesia Susul Vietnam di Peringkat Global

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 23:10 WIB

Terkini

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:45 WIB