Obligasi Global Pelindo II Raih Predikat Terbaik se-Indonesia

Adhitya Himawan

Rabu, 13 Januari 2016 | 19:36 WIB
Obligasi Global Pelindo II Raih Predikat Terbaik se-Indonesia
Ilustrasi Obligasi (sxc.hu)

Suara.com - Obligasi global PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) sebesar 1,6 miliar dolar AS (Rp20,8 triliun) meraih penghargaan sebagai surat utang korporasi terbaik di Indonesia oleh majalah keuangan The Asset.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu, (13/1/2016) Direktur Keuangan Pelindo II, Orias P Moedak mengatakan penghargaan tersebut menunjukkan kepercayaan yang besar terhadap perseroan.

"Obligasi ini adalah utang perseroan langsung, tanpa jaminan berupa aset apa pun, tanpa kewajiban pelaksanaan penebusan wajib ataupun pembuatan 'sinking fund'," katanya.

Menurut Orias, di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat, transaksi itu merupakan bukti sentimen positif investor terhadap Indonesia.

Obligasi itu juga dinilai sebagai dukungan penuh untuk sektor-sektor prioritas negara terutama untuk pengembangan infrastruktur dan investasi jangka panjang yang dipandang strategis. "Dukungan penuh pemerintah terhadap perusahaan juga sangat diperlukan agar keberlangsungan, pengembangan dan pembangunan proyek-proyek kepelabuhanan dapat berjalan dengan baik tanpa hambatan," katanya.

Pada tanggal 5 Mei 2015, Pelindo II menerbitkan surat hutang sebesar 1,1 miliar dolar AS yang akan jatuh tempo pada tahun 2025 dan sebesar 500 juta dolar AS yang akan jatuh tempo pada tahun 2045, masing-masing dengan bunga/kupon sebesar 4,25 persen per tahun dan 5,37 persen per tahun. Pelindo II menunjuk tiga bank yaitu ANZ, BNP Paribas dan Citigroup, serta dua perusahaan sekuritas lokal PT Bahana Securities dan PT Danareksa Sekuritas yang bertindak selaku "joint bookrunners" dan "joint lead managers" untuk menangani transaksi tersebut.

Kedua obligasi tersebut tercatat di bursa efek Singapura dengan mengunakan New York Law.

Dengan dana yang diperoleh dari pasar tersebut, perseroan menjalankan rencana investasi untuk meningkatkan kapasitas pelabuhan-pelabuhan yang ada maupun membangun pelabuhan-pelabuhan baru di berbagai wilayah di Indonesia, salah satu contohnya adalah New Priok Terminal.

Selain Pelindo II, sejumlah perusahaan lain seperti China Communication Construction Company, Huawei, IPC dan ICTSI merupakan beberapa contoh perusahaan yang berhasil membuat transaksi yang mengesankan dan meraih penghargaan dalam The Asset Triple A Country Award 2015 Dinner yang digelar di Hong Kong, Selasa (12/1/2016).

"Dalam kondisi perekonomian dan pasar modal dunia yang kurang baik pada tahun 2015, sejumlah perusahaan yang memiliki struktur dan penawaran yang tepat, tata kelola yang baik tetap berhasil menarik minat investor hingga memperoleh keberhasilan dalam transaksinya," kata pendiri dan Editor in Chief The Asset, Daniel Yu.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:31 WIB

Ribut-ribut Purbaya Vs Pramono Soal Obligasi Jakarta

Ribut-ribut Purbaya Vs Pramono Soal Obligasi Jakarta

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 17:29 WIB

Drama Utang BUMN Karya: Waskita Diberi Waktu, PTPP Tak Diberi Jalan

Drama Utang BUMN Karya: Waskita Diberi Waktu, PTPP Tak Diberi Jalan

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 13:59 WIB

Waskita Karya Minta Waktu 1 Dekade Untuk Bisa Lunasi Utang Obligasi

Waskita Karya Minta Waktu 1 Dekade Untuk Bisa Lunasi Utang Obligasi

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 11:44 WIB

Purbaya Minta Jakarta Tak Cari Utang Baru lewat Obligasi Daerah: Uangnya Kebanyakan

Purbaya Minta Jakarta Tak Cari Utang Baru lewat Obligasi Daerah: Uangnya Kebanyakan

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 14:50 WIB

Restrukturisasi Obligasi Rp534 Miliar PTPP Gagal, Investor Tolak Perpanjangan Utang hingga 2041

Restrukturisasi Obligasi Rp534 Miliar PTPP Gagal, Investor Tolak Perpanjangan Utang hingga 2041

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 11:12 WIB

Adhi Karya Pasrah Saham Digembok Imbas Gagal Bayar Utang Obligasi

Adhi Karya Pasrah Saham Digembok Imbas Gagal Bayar Utang Obligasi

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Purbaya Klaim Amerika Tiru Indonesia soal Strategi Buyback Obligasi

Purbaya Klaim Amerika Tiru Indonesia soal Strategi Buyback Obligasi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Investor Asing Serbu Surat Utang Indonesia, Paling Agresif Sejak 2019

Investor Asing Serbu Surat Utang Indonesia, Paling Agresif Sejak 2019

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 12:41 WIB

Gagal Bayar Obligasi Rp60,8 Miliar Hari Ini, Saham Adhi Karya Langsung Disuspend BEI

Gagal Bayar Obligasi Rp60,8 Miliar Hari Ini, Saham Adhi Karya Langsung Disuspend BEI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Terkini

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 12:03 WIB

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Riau | Senin, 14 September 2026 | 11:58 WIB

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:56 WIB

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 11:54 WIB

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:48 WIB

×