Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

GE Kembangkan Perangkat Lunak dalam Pembangkit Listrik

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 16 Mei 2016 | 08:08 WIB
GE Kembangkan Perangkat Lunak dalam Pembangkit Listrik
Pembangkit Jawa Bali Unit Pembangkit Paiton (PT PJB UP Paiton) di Probolinggo, Jawa TImur, Kamis (17/3). [Antara]

Dua belas bulan setelah pencanangan program penyediaan tambahan kapasitas listrik hingga tahun 2019, Indonesia telah merealisasikan lebih dari 11GW kapasitas listrik baru sejak program ini disetujui.

 “Walaupun realisasi penambahan kapasitas listrik baru secepat mungkin sangat penting untuk mencapai target nasional pada tahun 2019 nanti, tidak kalah pentingnya memastikan para investor proyek-proyek pembangkit listrik mengevaluasi dan mendapat manfaat dari inovasi teknologi terkini,” kata Handry Satriago, Chief Executive Officer (CEO) GE Indonesia dalam keterangan resmi, Jumat (13/5/2016).

Handry Satriago menambahkan bahwa Indonesia berada pada persimpangan jalan dalam transformasi menjadi negara yang akan menguasai perekonomian global. Tingkat pertumbuhan tidak hanya perlu diremajakan namun juga harus dipercepat. "Sementara strategi infrastruktur siap mendukung pencapaian ini, ketersediaan akan pembangkit tenaga listrik dengan biaya terjangkau, andal dan efisien juga sangatlah penting,” ujarnya.

Mengacu kepada Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PLN* tahun 2015 – 2024, konsumsi listrik Indonesia diprediksi akan meningkat rata-rata 8,7% per tahun dengan jumlah pelanggan diprediksi akan meningkat dari 60,3 juta pada tahun 2015 menjadi 78,4 juta pada tahun 2022. Tingkat pertumbuhan inilah yang menjadi basis program pemerintah terkait penambahan kapasitas listrik sebesar 35GW.

"GE sebagai mitra industri di sektor transportasi, aviasi, energi dan kesehatan selalu berkomitmen mendukung pemerintah dan masyarakat Indonesia. Kami juga berkomitmen dalam menghadirkan listrik bagi masyarakat Indonesia. Saat ini 30% kapasitas pembangkit listrik yang telah terealisasi di Indonesia menggunakan teknologi GE,” jelas Handry.

 “Kini kami bahkan mampu berkontribusi lebih besar lagi dengan portofolio solusi energi dan listrik yang lebih komprehensif berkat akuisisi kami terhadap Alstom. Akuisisi bisnis energi Alstom ini merupakan investasi industri terbesar GE dan sangat penting bagi transformasi yang sedang kami lakukan untuk menjadi salah satu perusahaan dunia yang mampu melayani pelanggan apapun kebutuhan solusi pembangkit listrik mereka – mulai dari water system, boiler, HRSG, pembangkit tenaga uap dan turbin gas hingga sistem pengendaliannya, grid management dan teknologi terbarukan. Dengan kombinasi portofolio solusi GE dan Alstom, kami memiliki infrastruktur yang lebih kokoh dan menjadi pelopor teknologi untuk menyediakan beragam solusi pembangkit listrik yang lebih baik, andal, hemat biaya dan berkesinambungan,” tuturnya.

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, tidaklah cukup hanya dengan menyediakan daya listrik lebih banyak namun Indonesia juga perlu menyediakan tenaga listrik dari pembangkit yang menggunakan beragam bahan bakar, dapat dibangun dengan cepat, berbiaya terjangkau, efisien dan andal.

Dengan pengalaman yang mendalam di bidang pembangkit listrik serta inovasi, GE mampu menyediakan teknologi yang paling komprehensif di sektor energi. Terdapat lebih dari 13.500 turbin gas dan turbin uap di seluruh dunia yang sedang beroperasi dengan kapasitas lebih dari 1.500 GW, menyediakan listrik bagi industri, perdagangan dan penduduk di lebih dari 120 negara.

Secara bertahap, GE juga memadukan pengalaman industri dan keahlian big data guna mengembangkan pengalaman informasi teknologi untuk teknologi operasional mutakhir.

“Kami mengubah cara perusahaan-perusahaan memaksimalkan kinerja mereka,” kata Alvin Ng, APAC Cyber Security Leader, GE. “Untuk pertama kalinya, solusi perangkat lunak industri dan layanan digital mengintegrasikan mesin, data, wawasan dan sumber daya manusia untuk mewujudkan konektivitas real-time dan data intelligence untuk menyediakan keandalan, biaya operasional dan resiko yang lebih rendah serta pertumbuhan yang menguntungkan.”

Yang menjadi inti dari hal tersebut di atas adalah Predix dari GE yaitu pondasi berbasis teknologi cloud bagi semua aplikasi Internet Industrial GE yang menyediakan sistem pendukung yang kokoh, konsisten, aman dan scalable. Dalam industri pembangkit listrik, seperti di negara-negara lain di mana Predix telah digunakan, Predix memungkinkan industri untuk memanfaatkan keuntungan dari kemampuan peningkatan kinerja aset, optimalisasi operasional dan bisnis serta sistem pengendalian yang lebih mutakhir dan cerdas. Predix juga menyediakan perlindungan yang dirancang untuk mengevaluasi kesenjangan sistem, mendeteksi kelemahan dan melindungi infrastruktur penting sesuai dengan peraturan keamanan siber.

Pada tahun 2014, melalui penggunaan solusi pembangkit listrik digital GE, inisiatif ini telah menghemat 70 juta Dolar AS melalui kemampuan prediktif. "Dengan mendeteksi kerusakan peralatan sebelum benar-benar terjadi, perangkat lunak analisis prediktif GE telah berhasil menghemat biaya sekaligus mengoptimalkan kinerja aset," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Donald Trump Perintahkan CENTCOM Cegat Semua Kapal di Selat Hormuz: Hancurkan Iran!

Donald Trump Perintahkan CENTCOM Cegat Semua Kapal di Selat Hormuz: Hancurkan Iran!

News | Senin, 13 April 2026 | 10:55 WIB

Prabowo Bakal Tutup 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, Negara Hemat 200 Ribu Barel Sehari

Prabowo Bakal Tutup 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, Negara Hemat 200 Ribu Barel Sehari

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:30 WIB

13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik

13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:15 WIB

Trump Ancam Bom Pembangkit Listrik Iran Hingga ke Zaman Batu Jika Negosiasi Gagal Total Pekan Ini

Trump Ancam Bom Pembangkit Listrik Iran Hingga ke Zaman Batu Jika Negosiasi Gagal Total Pekan Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:48 WIB

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:45 WIB

Tambah Pasokan Listrik, 268 Proyek Pembangkit Baru Segera Dibangun

Tambah Pasokan Listrik, 268 Proyek Pembangkit Baru Segera Dibangun

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:46 WIB

Hadapi Lonjakan Ramadan, PLN  Perketat Inspeksi Pembangkit di Sumut

Hadapi Lonjakan Ramadan, PLN Perketat Inspeksi Pembangkit di Sumut

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:15 WIB

Punya Cadangan Uranium dan Thorium, Pakar Dorong Pemerintah Segera Bangun PLTN

Punya Cadangan Uranium dan Thorium, Pakar Dorong Pemerintah Segera Bangun PLTN

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 20:42 WIB

RI Bakal Punya Pembangkit Nuklir, Hashim Djojohadikusumo: 70 Gigawatt Akan Dibangun

RI Bakal Punya Pembangkit Nuklir, Hashim Djojohadikusumo: 70 Gigawatt Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:48 WIB

Danantara: Tender Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di 4 Daerah Diumumkan Februari

Danantara: Tender Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di 4 Daerah Diumumkan Februari

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 21:51 WIB

Terkini

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB