Suara.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia Mirza Adityaswara memprediksikan tingkat inflasi pascaLebaran akan lebih rendah jika dibandingkan saat Ramadan.
"Biasanya kalau puasa kan lebih tinggi sekitar 0,9 sampai 1,2 persen. Tapi, kemarin kan kita bisa lebih baik di level 0,6 persen. Mudah-mudahan tahun depan sesuai dengan harapan presiden suplai bahan makanan ini lebih baik," kata Mirza di rumah dinas Menko Perekonomian, Jalan Widya Chandra, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/7/2016).
Mirza optimistis inflasi Juli mendatang bisa berada di bawah tingkat inflasi Juni lalu. Meskipun bulan ini masuk tahun ajaran baru, pihaknya yakin inflasi Juli akan terkendali.
"Kalau lebih tinggi tapi polanya normal nggak ada masalah. Semoga bisa di bawah 0,5 persen. Itu kan bagus," tegasnya.
Seperti diketahui, Juni 2016 lalu Badan Pusat Statistik melaporkan tingkat inflasi berada di level 0,6 persen. Inflasi bulan tersebut dianggap cukup terkendali di tengah permintaan masyarakat yang melonjak saat puasa.