Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Herman Pratikto, Pebisnis Jasa Pendidikan BSI

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 09 Juli 2016 | 10:40 WIB
Herman Pratikto, Pebisnis Jasa Pendidikan BSI
Suasana wisuda lulusan Perguruan Tinggi Bina Sarana Informatik. [elibrary.bsi.ac.id]

Anda mungkin masih ingat sebuah iklan di layar kaca beberapa tahun lalu. Dimana ada seorang pejabat yang seolah-olah mirip Presiden Amerika Serikat Barrack Obama mengunjungi SD Menteng Jakarta Pusat. Usai menyapa guru, siswa sekolah, dan melihat-lihat lingkungan sekolah, ia kemudian berujar untuk meneruskan kuliah di BSI saja.

Iklan yang unik itu adalah promosi bisnis jasa perguruan tinggi swasta bernama Bina Sarana Informatika atau biasa disingkat BSI. BSI adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. Pada tanggal 3 Maret 1988, didirikan Lembaga Pendidikan Komputer Bina Sarana Informatika (LPK BSI) di Depok, Jawa Barat. Lembaga pendidikan ini bertujuan mendidik tenaga-tenaga terampil atau profesional di bidang komputer, untuk memenuhi kebutuhan SDM dalam pembangunan nasional. 

Nah, berbicara proses berdirinya BSI sejak lahir hingga kini, tentu tak bisa dilepaskan dari sosok Herman Pratikto, pemilik Yayasan Bina Sarana Informatika, pengelola kampus BSI. Namun kelahiran BSI tak hanya dibidani oleh Herman. Ia juga menggandeng 4 sahabatnya di masa kuliah saat mendirikan BSI.

Pendirian BSI tak lepas dari falsafah untuk mulai berwirausaha dari skala kecil, dan rintislah usaha sedari usia Anda masih muda. Falsafah ini tampaknya dihayati dan dijalankan betul oleh lima sekawan, Naba Aji Notoseputro, Herman Pratikto, Efriadi, Surachman dan Sigit saat memilih untuk merintis bisnis pendidikan hingga mencapai sukses seperti sekarang. BSI di kemudian hari ternyata memang menjadi bukti ketekunan Herman dan kawan-kawan dalam membangun bisnis sendiri dari skala kecil.

“Awal itu kami membangun kampus BSI di sebuah ruko di Depok tahun 1988. Kala itu, usaha kami kalau menurut istilah sekarang ya baru usaha startup (rintisan). Pada zaman itu, memang sedang booming bisnis yang berkaitan dengan komputer, seperti rental pengetikan dan lain-lain,” kata Herman saat diwawancarai khusus oleh Suara.com, di Jakarta, Minggu (12/6/2016).

Tantangan terberat pada awal memulai usaha adalah kekurangan modal. Herman kemudian mencoba mencari pinjaman dari leasing. Setelah beberapa tahun, barulah Herman dkk mulai dipercaya bank untuk mendapatkan pinjaman dan melakukan ekspansi. “Kami pada waktu itu percaya betul bahwa komputer memang menjadi bisnis masa depan,” ujarnya.

Namun seiring berjalannya waktu, Herman menyadari bisnis jasa pendidikan komputer kini sudah ketinggalan zaman. Dengan berkembang pesatnya internet dan aplikasi untuk smarthphone, Herman menyadari perlunya penyesuaian pendidikan bagi para mahasiswa kampus BSI. “Kami kini mengajarkan mahasiswa untuk bisa membuat aplikasi untuk gadget. Ini yang membuat bisnis kami bisa bertahan sampai sekarang,” jelas Herman.

Seiring dengan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap BSI, maka pada Oktober 1989 kantor pusat Yayasan Bina Sarana Informatika dipindahkan ke Jakarta sekaligus meresmikan cabang ke 2 LPK BSI. Dengan berkantor pusat di Jakarta, kepercayaan masyarakat tumbuh semakin besar, sehingga guna mendekati peserta didik, maka secara berturut-turut dan dengan persiapan yang matang berdirilah cabang-cabang lainnya. Sejalan dengan perkembangan pada tahun 1990 Yayasan Bina Sarana Informatika mendirikan program pendidikan siap kerja yang bernama Politeknik Bina Sarana Informatika, dengan jurusan pertamanya Akuntansi Komputer dan angkatan pertama pada tahun ajaran 1990/1991.

Saat ini kampus BSI terdiri dari 6 akademi, antara lain Akademi Manajemen Informatika & Komputer (AMIK), Akademi Sekretaris & Manajemen (ASM), Akademi Bahasa Asing (ABA), Akademi Komunikasi (AKOM), Akademi Pariwisata (AKPAR), Akademi Manajemen dan Keuangan (AMK). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gilang Bogy, Desainer Kaleng Coca-Cola Gambar Timnas Jerman

Gilang Bogy, Desainer Kaleng Coca-Cola Gambar Timnas Jerman

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 12:46 WIB

Kisah Malala Yousafzai, Korban Kekerasan Taliban Jadi Miliuner

Kisah Malala Yousafzai, Korban Kekerasan Taliban Jadi Miliuner

Lifestyle | Kamis, 30 Juni 2016 | 09:15 WIB

William Liu, Dari Hobi Grafis Jadi Bisnis Lewat Creo House

William Liu, Dari Hobi Grafis Jadi Bisnis Lewat Creo House

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2016 | 09:03 WIB

Sandiaga Uno, Pengusaha Besar yang Lahir Dari "Kecelakaan"

Sandiaga Uno, Pengusaha Besar yang Lahir Dari "Kecelakaan"

Bisnis | Selasa, 14 Juni 2016 | 17:55 WIB

Adang Wijaya, Pebisnis Sukses Lewat Isi Angin Nitrogen

Adang Wijaya, Pebisnis Sukses Lewat Isi Angin Nitrogen

Bisnis | Senin, 06 Juni 2016 | 10:23 WIB

Basriwadi, Mendulang Rezeki via Madu Hutan Danau Sentarum

Basriwadi, Mendulang Rezeki via Madu Hutan Danau Sentarum

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2016 | 07:29 WIB

Bahlil Lahadalia, Anak Kuli Bangunan yang Jadi Pengusaha Sukses

Bahlil Lahadalia, Anak Kuli Bangunan yang Jadi Pengusaha Sukses

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2016 | 06:00 WIB

Trisya Suherman, Penemu Bisnis Spa dengan Peralatan Bambu

Trisya Suherman, Penemu Bisnis Spa dengan Peralatan Bambu

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2016 | 14:24 WIB

Jade Warsito, Anak Gaplek yang Kini Jadi Raja Gerobak

Jade Warsito, Anak Gaplek yang Kini Jadi Raja Gerobak

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 14:34 WIB

Budiono, Orang Kampung Pemalang yang Jadi Chef Top di Inggris

Budiono, Orang Kampung Pemalang yang Jadi Chef Top di Inggris

Bisnis | Rabu, 11 Mei 2016 | 06:37 WIB

Terkini

Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang

Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:20 WIB

Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia

Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:54 WIB

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:48 WIB

Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional

Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur

Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:32 WIB

Konsumsi Pemerintah di Triwulan I 2026 Tumbuh 21,81 Persen, Kontribusi ke PDB Terbatas

Konsumsi Pemerintah di Triwulan I 2026 Tumbuh 21,81 Persen, Kontribusi ke PDB Terbatas

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:31 WIB

BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026

BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:47 WIB

Dasco Akan Perjuangkan Buruh, Petani, Nelayan, Dapat Bagian 3 Juta Rumah Layak

Dasco Akan Perjuangkan Buruh, Petani, Nelayan, Dapat Bagian 3 Juta Rumah Layak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar

Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:32 WIB