Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

Versi Menteri PUPR, Inilah Penghambat Program Sejuta Rumah

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 22 Agustus 2016 | 12:14 WIB
Versi Menteri PUPR, Inilah Penghambat Program Sejuta Rumah
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. [Dok. Ditjen Bina Marga]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa rumah merupakan pusat pendidikan keluarga, persemaian budaya, penyiapan generasi muda, serta menjadi roda penggerak pembangunan industri dan indikator pertumbuhan ekonomi nasional. Kualitas Bangsa Indonesia di masa depan akan sangat dipengaruhi oleh kondisi dan kualitas perumahan.

"Dengan menyediakan perumahan yang layak, negara dapat meningkatkan harkat, martabat, mutu kehidupan dan penghidupan rakyatnya. Perumahan yang layak juga merupakan pencerminan diri pribadi dalam upaya peningkatan taraf hidup, kepribadian, dan peradaban bangsa," kata Basuki dalam acara peringatan Hari Perumahan Nasional (HAPERNAS) di Bekasi, Jawa Barat, Senin (22/8/2016).

Tonggak sejarah yang sangat penting dalam penyelenggaraan pembangunan perumahan dan permukiman di Indonesia adalah pada saat Kongres Perumahan Rakyat Pertama di Bandung pada tanggal 25-30 Agustus 1950. Kongres tersebut mengamanatkan tentang perlunya negara menangani persoalan perumahan rakyat dan tidak hanya menyerahkan pada mekanisme pasar saja.

Menurut Basuki, pidato Bung Hatta pada Kongres Perumahan Rakyat tersebut, menyampaikan bahwa perumahan merupakan permasalahan nasional yang dipandang sangat kompleks dan terus menerus harus diusahakan menjadi bagian penting bagi kehidupan masyarakat. Negara perlu hadir dalam mewujudkan kebutuhan dan hak dasar rakyat akan tempat tinggal. "Dukungan pembangunan perumahan sudah di mulai sejak awal kemerdekaan yang dipelopori oleh Bung Hatta dan di kenal sebagai Bapak Perumnas," ujar Basuki.

Hanya saja Basuki mengakui bahwa tantangan dalam penyediaan rumah baru layak huni dan terjangkau sampai kini masih cukup berat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2015 backlog kepemilikan rumah secara nasional mencapai 11,4 juta unit. Kekumuhan semakin meluas dan kualitas penataan perkotaan belum menunjukkan keadaan membaik.

Indonesia sendiri telah memiliki Undang-Undang No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman telah menyatakan bahwa Negara bertanggungjawab melindungi segenap Bangsa Indonesia melalui penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman agar masyarakat mampu bertempat tinggal serta menghuni rumah yang layak dan terjangkau. Undang-Undang ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dalam peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat yang dilaksanakan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah dan badan usaha guna menjamin hak setiap warga untuk menempati, menikmati, dan atau memiliki rumah yang layak dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi dan teratur.

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, bahwa sebagai salah satu arah dan kebijakan percepatan pembangunan infrastruktur adalah melalui penyediaan perumahan.
Pada tanggal 9 April 2015 Presiden Joko Widodo mencanangkan Program Pembangunan Sejuta Rumah (P2SR) untuk rakyat yang bertempat di Ungaran, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Pencanangan program ini merupakan salah satu implementasi amanah Nawacita untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. "P2SR yang dilaksanakan selama periode 2015 2019 diharapkan mampu menjawab tantangan backlog nasional nantinya," jelas Basuki.

Ia menegaskan bahwa P2SR dapat tercapai bila seluruh pihak memiliki komitmen yang kuat sesuai dengan pidato Bung Hatta dalam Kongres Perumahan Rakyat di Bandung, dan juga selaras dengan moto Kementerian PUPR yaitu bekerja lebih keras, bergerak lebih cepat dan bertindak lebih tepat.

Namun pelaksanaan P2SR terdapat beberapa kendala, antara lain keterbatasan pembiayaan, regulasi, dan perizinan, sehingga P2SR memerlukan dukungan dari seluruh pihak terkait baik Pemerintah maupun Non-Pemerintah, antara lain meliputi para pelaku, pemerhati, dan akademisi, sangat diperlukan untuk mensukseskan P2SR.

"Pemecahan masalah dan kendala perumahan rakyat yang ada sekarang ini tentunya tidak dapat dilakukan hanya secara parsial dan sektoral melalui kegiatan-kegiatan yang sifatnya tidak berkelanjutan dan pembangunannya tersebar. Namun harus dilakukan melalui sinergitas yang terpadu semua pihak yang terkait baik Pemerintah, dunia usaha, asosiasi, perguruan tinggi, pemerhati maupun masyarakat sehingga akan tercapai keterpaduan kegiatan," tutup Basuki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri PUPR Hadiri Groundbreaking  Rusunami Sentraland Bekasi

Menteri PUPR Hadiri Groundbreaking Rusunami Sentraland Bekasi

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 11:54 WIB

Backlog Perumahan di Indonesia Tahun 2015 Capai 11,4 Juta Unit

Backlog Perumahan di Indonesia Tahun 2015 Capai 11,4 Juta Unit

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 09:55 WIB

Kebut Program Sejuta Rumah, Pemerintah Terbitkan Inpres Baru

Kebut Program Sejuta Rumah, Pemerintah Terbitkan Inpres Baru

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 09:13 WIB

Akhir Tahun Ini, 136 Kilometer Jalan Tol Ditargetkan Beroperasi

Akhir Tahun Ini, 136 Kilometer Jalan Tol Ditargetkan Beroperasi

Bisnis | Kamis, 18 Agustus 2016 | 07:34 WIB

IPW: Banjir Stimulus, Properti Siap Bangkit Lagi

IPW: Banjir Stimulus, Properti Siap Bangkit Lagi

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 19:02 WIB

Kebutuhan Dana Program Sejuta Rumah Sebesar Rp1.000 Triliun

Kebutuhan Dana Program Sejuta Rumah Sebesar Rp1.000 Triliun

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 18:55 WIB

Capaian Program Sejuta Rumah Baru 230.802 Unit per Agustus 2016

Capaian Program Sejuta Rumah Baru 230.802 Unit per Agustus 2016

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 13:33 WIB

IPW Peringatkan Tanpa Bank Tanah, Program Sejuta Rumah akan Gagal

IPW Peringatkan Tanpa Bank Tanah, Program Sejuta Rumah akan Gagal

Bisnis | Minggu, 07 Agustus 2016 | 13:37 WIB

Pemangkasan Izin Rumah Subsidi Bikin REI Gembira

Pemangkasan Izin Rumah Subsidi Bikin REI Gembira

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:47 WIB

BTN Gandeng ITB Dukung Program Sejuta Rumah

BTN Gandeng ITB Dukung Program Sejuta Rumah

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2016 | 13:19 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:09 WIB

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 15:43 WIB

Laris Manis! KAI Angkut 5 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026

Laris Manis! KAI Angkut 5 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 15:02 WIB