Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Ekspor Batik Indonesia Tahun 2015 178 Juta Dolar AS

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 03 Oktober 2016 | 19:41 WIB
Ekspor Batik Indonesia Tahun 2015 178 Juta Dolar AS
Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih menghadiri Pameran Batik Pusaka Budaya Bangsa di Jakarta, Minggu (2/10/2016). [Dok Kementerian Perindustrian]

Kementerian Perindustrian bersama pemangku kepentingan terkait terus berupaya mengedukasi para generasi muda Indonesia untuk belajar membatik. Langkah ini dalam rangka meningkatkan kecintaan terhadap batik sebagai warisan budaya dunia sekaligus mendorongpenumbuhan wirausaha baru.

“Misalnya, kami tengah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memasukkan kegiatan ekstrakurikuler membatik pada Sekolah Menengah Kejuruan,” kata Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin Gati Wibawaningsih pada Pembukaan Pameran Batik Pusaka Budaya Bangsa dalam rangka Peringatan Hari Batik Nasional di Jakarta, Minggu (2/10/2016).

Kegiatan ini dihadiri Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia Yultin Ginanjar Kartasasmita, istri Wakil Gubernur DKI Jakarta Heppy Djarot Saiful Hidayat, sertaKetua Hari Batik Nasional 2016 Nita Kenzo.

Gati meyakinkan, gerakan melestarikan, menggunakan dan mengembangkan batik sebagai warisan budaya tak bendadi masyarakat selama ini telah mendongkrak permintaan batik nasional dan pertumbuhan industri batik di dalam negeri. “Peluang pasar batik saat ini juga sangat terbuka luas, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Nita menyampaikan, Yayasan Batik Indonesia telah menluncurkan program menarik tahun ini, yaitu Batik Karya Saya guna memberikan rasa bangga pada generasi muda terhadap batik nasional. Program ini juga memberikan pelatihan membatik secara cuma-cuma kepada 50 siswa SMK 27 Jakarta. Sekolah tersebut dipilih lantaran memiliki jurusan tata busana.

"Kreativitas mereka sangat berkembang, termasuk saat membuat ornamen batik. Mereka sudah bisa membayangkan, jika membuat motif seperti ini nantinya pola bajunya akan seperti apa," kata Nita. Pelatihan tersebut telah diberikan sebanyak 13 kali selama September 2016. Para siswa memulai latihannya setiap pulang sekolah.

Upaya tersebut disambut baik oleh Puan, karena merupakan wujud nyata dari gerakan revolusi mental sebagai penumbuhan rasa nasionalisme yang dapat ‘mengakar’ pada generasi muda Indonesia. “Anak-anak kita harus mau belajar membatik. Saat ini sudah ada pendidikan vokasionalnya. Pemerintah juga terus berupaya membangun infrastruktur untuk menunjang hal tersebut,” tuturnya.

Lebih lanjut Puan mengatakan, program pelatihan membatik ini perlu sinergi dengan pelaku industri untuk menyalurkan para lulusan. “Di samping itu, perlu juga sinergi untuk menyesuaikan kebutuhan industri saat ini. Biar sejalan antara lulusan dengan dunia kerja,” tegasnya.

Puan menambahkan, perlu program dan kegiatan strategis bersama antara Kementerian/Lembaga dengan pihak terkait dalam mempertahankan kearifan lokal terutama untuk mengajak generasi muda Indonesia memahami dan memakai batik buatan dalam negeri. “Diperlukan juga sosialisasi secara masif kepada anak-anak agar mengetahui batik jenis apa yang dipakai dan jangan pakai yang impor,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Gati mengatakan, pihaknya aktif melakukan kegiatan promosi dan fashion show melalui berbagai event baik di domestik maupun internasional yang berhasil menarik perhatian masyarakat dunia terhadap batik Indonesia.“Bahkan, kegiatan tersebut mampu meningkatkan permintaan ekspor batik nasional. Batik juga dapat mengeksplor karya kreatif mulai dari tingkatan perajin batik hingga fashion designer,” paparnya.

Berdasarkan catatan Kemenperin, ekspor batik dan produk batik pada tahun 2015 mencapai USD 178 jutaa taumeningkat 25,7 persendibandingkan tahun sebelumnya. “Pasar ekspor utama batik adalah Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa,” sebut Gati.

Menurutnya, industri batik berperan penting sebagai penggerak perekonomian nasional, penyerapan tenaga kerja, serta memenuhi kebutuhan sandang dalam negeri. “Industri batik didominasi oleh industri kecil dan menengah yang menjadi penyumbang devisa negara dari sektor non migas,” ungkap Gati.

Kurangi impor

Pada kesempatan tersebut,Gati juga menghimbau kepada para perajin batik nasional untuk mulai lebih banyak menggunakan kain yang terbuat dari serat buatan seperti rayon, poliester, atau campurannya yang merupakan produk dalam negeri. “Hal ini dapat mengurangi ketergantungan impor dan memperpanjang rantai nilai industri dalam negeri,” jelasnya.

Kemenperin selama ini terus berupaya meningkatkan daya saing industri batik nasional dengan berbagai upaya antara lain melalui bimbingan teknis, pendampingan tenaga ahli, fasilitasi mesin dan peralatan, serta fasilitasi promosi dan pameran. “Saat ini pembinaan industri batik juga diarahkan untuk menggunakan zat warna alam untuk mewujudkan industri batik yang ramah lingkungan sesuai dengan isu green industry,” papar Gati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Batik Bagian Ekonomi Kreatif dan Pilar Penerimaan Negara

Batik Bagian Ekonomi Kreatif dan Pilar Penerimaan Negara

Lifestyle | Senin, 03 Oktober 2016 | 14:49 WIB

Pameran Hari Batik Nasional 2016

Pameran Hari Batik Nasional 2016

Foto | Senin, 03 Oktober 2016 | 01:49 WIB

Batik Tubo Tampilkan Motif Terbaru

Batik Tubo Tampilkan Motif Terbaru

Lifestyle | Senin, 03 Oktober 2016 | 00:10 WIB

Ini Dia batik yang Cocok Digunakan untuk Anak-anak

Ini Dia batik yang Cocok Digunakan untuk Anak-anak

Lifestyle | Minggu, 02 Oktober 2016 | 07:21 WIB

Devisa Ekspor Kopi Olahan Tahun Lalu Capai 356,79 juta Dolar AS

Devisa Ekspor Kopi Olahan Tahun Lalu Capai 356,79 juta Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 19:39 WIB

Kemenperin-Sucofindo Fasilitasi IKM Peroleh Sertifikat SNI

Kemenperin-Sucofindo Fasilitasi IKM Peroleh Sertifikat SNI

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 06:00 WIB

Kenalkan Batik Ke Anak Lewat Botol Susu

Kenalkan Batik Ke Anak Lewat Botol Susu

Lifestyle | Kamis, 29 September 2016 | 19:25 WIB

Kemenperin akan Kembangkan Kawasan Industri Halal

Kemenperin akan Kembangkan Kawasan Industri Halal

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 04:46 WIB

Ekspor Tekstil Indonesia ke Prancis 46,52 Juta Dolar AS

Ekspor Tekstil Indonesia ke Prancis 46,52 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 04:32 WIB

Tingkatkan Kapasitas IKM, Kemenperin Bikin e-smart

Tingkatkan Kapasitas IKM, Kemenperin Bikin e-smart

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 03:52 WIB

Terkini

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB