Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Polytron Patok Pertumbuhan Naik 15 Persen di 2017

Adhitya Himawan

Rabu, 28 Desember 2016 | 18:42 WIB
Polytron Patok Pertumbuhan Naik 15 Persen di 2017
Showroom Polytron. [Dok Polytron]

Suara.com - Usaha Polytron yang dimulai dengan memproduksi televisi tabung sekitar empat puluh tahun lalu, kini telah sukses berkembang. Berbagai tantangan berat dilaluinya, termasuk kondisi krisis ekonomi tahun 1998 pernah dilakoninya. 

Perjuangan yang dimulai dari titik nol, dari  perusahaan kecil  yang berlokasi di Kudus, perlahan bergerak. Segala persaingan–pun dilaluinya. Dimasa gejolak tingginya persaingan dari Negara Eropa, Polytron tetap tegak, berselang beberapa tahun kemudian gencar masuknya produk dari negeri Matahari Terbit, tak berapa lama muncul perangkat dari negeri Ginseng, dan kini bersaing dengan produk dari negeri Tirai Bambu.

Semua dilaluinya dengan berjuang  dan berjiwa besar.  Semangat inovasi dan percaya diri yang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan perkembangannya. Ekspansi selalu dilakukannya dengan menciptakan barang yang berkualitas dengan inovasi, peningkatan teknologi dan berusaha terdepan baik dari segi produk, kualitas, kuantitas dan layanan purna jual.

Tekno Wibowo selaku Marketing Director dari Polytron mengatakan perkembangan teknologi digital saat ini berkembang sangat pesat. "Polytron menyiasati peluang tersebut  pada perangkat elektronik-nya. Era digital dianggap telah membuat manusia memasuki gaya hidup baru  yang  lebih mudah dan praktis,” kata Tekno dalam keterangan resmi, Rabu (28/12/2016).

Pada mesin cuci Zeromatic Belleza, perabot ini memberikan kemudahan pada penggunanya,  Easy to Operate yang disematkan di dalamnya cukup dengan satu sentuhan dan proses mencuci pun langsung berjalan, dimulai dari menimbang beban cucian secara otomatis, menentukan kebutuhan air, pembilasan hingga pengeringan sehingga lebih hemat air dan listrik.     

Fitur layar sentuhnya juga dilengkapi dengan  MO-TO Control (Move by Touch) dan  Proximity Sensor dimana lampu panel akan menyala lebih terang saat panel disentuh dan di-operasikan.

Shasa Eva Marisah selaku PR dari Polytron menambahkan Zeromatic Belleza  sangat sempurna dengan adanya fitur/program baru dalam mencuci yaitu untuk mencuci baju Batik dan Baby Wear. "Sehingga pengguna kini tidak perlu khawatir lagi baju batik mahal kesayangannya  rusak atau pakaian bayi menjadi kasar,” ujar Shasa dalam kesempatan yang sama.

Pada smartphone terbaru-nya-pun dirilisnya dengan fitur yang canggih, Prime 7S, hadir dengan desain body tipis yang elegan, dengan memadukan dual glass body dan metal frame, sehingga membuat smartphone ini sangat nyaman untuk digenggam.

Selain itu, smart luxury phone Prime 7S juga dilengkapi dengan rear camera 16-megapixel serta didukung oleh fitur ISOCELL dengan Two-Tone Flash yang mampu menghasilkan foto terbaik dengan warna natural meskipun saat berada di area yang minim cahaya. Gambar yang diambil dengan kamera canggih Prime 7S juga jernih dan fokus dengan bantuan fitur Phase Detection Auto-Focus Technology (PDAF) yang menangkap fokus target yang bergerak, dengan lebih cepat dan lebih akurat dalam kurang dari 0,3 detik.

Dalam waktu dekat Polytron akan merilis kepasaran tipe terbaru pada kulkas Belleza, ini merupakan bentuk inovasi, ekspansi dan eksistensi Polytron demi menciptakan elektronik yang ramah sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Untuk 2017, target  produksi elektronik secara keseluruhan di patok naik 15 persen, hal tersebut berimbang dengan proyeksi pertumbuhannya 15 persen untuk lini elektronik dan smartphone. Walaupun untuk lini  home appliances Polytron percaya diri pertumbuhan bakal lebih baik, namun Polytron tidak terlalu memasang patok terlalu tinggi, mengingat tahun depan Indonesia akan diramaikan dengan Pilkada”, tutup Tekno.

Sedangkan untuk produk smartphone di tahun 2017, Polytron juga akan lebih berkonsentrasi. Semua handphone milik Polytron telah di produksi di Indonesia. "Harapannya tahun depan dapat meningkatkan produksi menjadi sekitar lima juta unit handphone per-tahun," pungkas Tekno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Holding BUMN Migas Dinilai Paling Mungkin Dalam Waku Dekat

Holding BUMN Migas Dinilai Paling Mungkin Dalam Waku Dekat

Bisnis | Sabtu, 24 Desember 2016 | 15:04 WIB

Ini Jurus PLN Pastikan Pasokan Listrik Akhir Tahun Cukup

Ini Jurus PLN Pastikan Pasokan Listrik Akhir Tahun Cukup

Bisnis | Sabtu, 24 Desember 2016 | 13:56 WIB

Timah Tbk - Sucofindo Kerja Sama di Bidang Pertambangan

Timah Tbk - Sucofindo Kerja Sama di Bidang Pertambangan

Bisnis | Sabtu, 24 Desember 2016 | 11:43 WIB

Chevron Jual Beli Aset Panas Bumi di Indonesia dengan Star Energy

Chevron Jual Beli Aset Panas Bumi di Indonesia dengan Star Energy

Bisnis | Sabtu, 24 Desember 2016 | 07:17 WIB

Polisi Gagalkan Sindikat Penjualan Bibit Lobster Ilegal

Polisi Gagalkan Sindikat Penjualan Bibit Lobster Ilegal

News | Jum'at, 23 Desember 2016 | 20:16 WIB

Toyota Avanza Masihlah Mobil yang Susah Disusul

Toyota Avanza Masihlah Mobil yang Susah Disusul

Otomotif | Jum'at, 23 Desember 2016 | 15:11 WIB

Honda Berpotensi Akhiri Tahun di Peringkat Kedua

Honda Berpotensi Akhiri Tahun di Peringkat Kedua

Otomotif | Kamis, 22 Desember 2016 | 17:05 WIB

REI Belum Targetkan Penjualan Rumah 2017 di Jawa Tengah

REI Belum Targetkan Penjualan Rumah 2017 di Jawa Tengah

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 13:23 WIB

Untuk Bisa Cicil Rumah di Jakarta, Butuh Gaji Rp7,5 Juta/Bulan

Untuk Bisa Cicil Rumah di Jakarta, Butuh Gaji Rp7,5 Juta/Bulan

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 12:18 WIB

Rumah123 Optimis Sektor Properti akan Rebound di 2017

Rumah123 Optimis Sektor Properti akan Rebound di 2017

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 12:04 WIB

Terkini

Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?

Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:59 WIB

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:49 WIB

BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG

BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:43 WIB

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:23 WIB

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:55 WIB

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:44 WIB

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:40 WIB

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB