Harga Komoditas Rendah, IMF Ingatkan Bahaya Bagi Negara Miskin

Adhitya Himawan

Jum'at, 13 Januari 2017 | 07:38 WIB
Harga Komoditas Rendah, IMF Ingatkan Bahaya Bagi Negara Miskin
Logo IMF. (Shutterstock)

Dana Moneter Internasional (IMF) pada Kamis (12/1/2017) memperingatkan bagi negara-negara berkembang berpenghasilan rendah sangat rentan dalam menghadapi harga komoditas rendah.

Negara-negara berkembang berpenghasilan rendah telah mengalami penyesuaian belum lengkap ke dunia baru harga komoditas "yang lebih rendah untuk waktu yang lama", dengan banyak eksportir komoditas masih jauh dari lintasan ekonomi makro yang berkelanjutan, kata IMF dalam laporan terbarunya.

Menurut penelitiannya, IMF menemukan bahwa, dengan penyesuaian tajam harga komoditas hingga tahun ketiga, banyak eksportir komoditas tetap berada di bawah tekanan ekonomi yang signifikan, dengan pertumbuhan lamban, ketidakseimbangan fiskal besar, dan posisi cadangan devisa melemah.



Pertumbuhan rata-rata output para eksportir bahan bakar turun menjadi -1,6 persen pada 2016 dari 5,7 persen pada 2014; eksportir komoditas non-bahan bakar mengalami guncangan pertumbuhan lebih ringan dengan pertumbuhan rata-ratanya melambat menjadi 3,8 persen pada 2016 dari 5,3 persen pada 2014; sementara eksportir diversifikasi telah diuntungkan dari penyesuaian harga komoditas, dengan mengalami pertumbuhan sebesar 6,0 persen atau di atas itu di banyak negara.

Dalam menghadapi pertumbuhan lamban, dua pertiga dari negara-negara eksportir komoditas menghadapi kerentanan ekonomi makro yang tinggi, kata IMF.

IMF memperkirakan bahwa lebih dari setengah dari negara-negara pengekspor komoditas menghadapi peningkatan risiko tekanan sektor keuangan selama 18 bulan ke depan, yang dapat mengakibatkan kegagalan bank dan intervensi pengawasan, dan seperempat dari negara-negara berpenghasilan rendah saat ini dinilai berisiko tinggi kesulitan utang eksternal.

IMF meminta negara-negara berpenghasilan rendah untuk memperkuat pengawasan sektor keuangan, meningkatkan manajemen risiko fiskal dan menggenjot investasi infrastruktur untuk meningkatkan produktivitas. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembangunan Nasional Tak Lagi Andalkan Komoditas dan SDA

Pembangunan Nasional Tak Lagi Andalkan Komoditas dan SDA

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 05:13 WIB

Jokowi Minta Jangan Senang dengan Pujian IMF

Jokowi Minta Jangan Senang dengan Pujian IMF

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 13:18 WIB

IMF Menilai Ekonomi Indonesia 2016 Dalam Kondisi Baik

IMF Menilai Ekonomi Indonesia 2016 Dalam Kondisi Baik

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 14:06 WIB

Rata-rata Harga Komoditas Pangan Turun 1-3 Persen

Rata-rata Harga Komoditas Pangan Turun 1-3 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 17:08 WIB

Direktur IMF Puji Reformasi Kebijakan Ekonomi Jokowi

Direktur IMF Puji Reformasi Kebijakan Ekonomi Jokowi

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 07:11 WIB

Mulai Hari Ini, Yuan Cina Diakui IMF Jadi Mata Uang Internasional

Mulai Hari Ini, Yuan Cina Diakui IMF Jadi Mata Uang Internasional

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 12:29 WIB

Harga Menguat, CPO Kembali Dikenakan Bea Keluar

Harga Menguat, CPO Kembali Dikenakan Bea Keluar

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 04:39 WIB

Petani Singkong Mesuji Keluhkan Harga Anjlok

Petani Singkong Mesuji Keluhkan Harga Anjlok

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 06:29 WIB

Ada Gangguan Pasokan, Minyak Mentah Dunia Diproyeksikan Naik

Ada Gangguan Pasokan, Minyak Mentah Dunia Diproyeksikan Naik

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 07:41 WIB

IMF Bersiap Masukkan Renminbi ke Keranjang SDR

IMF Bersiap Masukkan Renminbi ke Keranjang SDR

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 09:35 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×