Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kementerian PUPR Perbaiki Infrastruktur Rusak Akibat Banjir

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 11 Desember 2017 | 11:00 WIB
Kementerian PUPR Perbaiki Infrastruktur Rusak Akibat Banjir
Ilustrasi perbaikan jembatan akibat bencana. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memobilisasi personel dan alat berat untuk memperbaiki jembatan yang putus dan tanggul sungai yang amblas akibat banjir di Gunung Kidul, Yogyakarta dan Pacitan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.  Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi lokasi yang terdampak bencana, yaitu Jembatan Bonjing di Kabupaten Gunung Kidul dan tanggul Sungai Grindulu.

"Sebagai contoh, ini (Bonjing) adalah jembatan kecil, tapi karena darurat dan kabupaten tidak punya dana (untuk rekonstruksi), jadi akan dikerjakan oleh BNPB atau Kementerian PUPR," kata Presiden Jokowi, di Pacitan, Sabtu (9/12/2017) .

Jembatan Bonjing sepanjang 50 m, dengan lebar 2 m merupakan salah satu jembatan yang putus akibat banjir di selatan Jawa pada akhir November 2017. Jembatan yang melintang di atas Sungai Oya ini memiliki fungsi  vital, yaitu menghubungkan Dusun Gelaran I dan II.

Sementara itu, untuk jalan longsor di Kabupaten Pacitan yang tengah dikerjakan, Presiden Jokowi meminta untuk segera diselesaikan. Presiden menargetkan selesai dalam dua minggu. 

“Tanggul kita beri waktu dua minggu untuk bisa diselesaikan,” kata Presiden Jokowi.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto, yang ditemui di Pacitan pada Minggu (10/12/2017) mengungkapkan akan segera membangun jembatan darurat sebagai pengganti sementara Jembatan Bonjing.

“Penanganannya bersifat darurat, agar bisa dilalui dulu sambil dipersiapkan pembangunan jembatan permanennya, lebih kurang 100 m dari hilir jembatan yang ada sekarang,” katanya.

Untuk mencegah kembali rusaknya infastruktur akibat longsor dan banjir bandang, ia minta agar seluruh pemulihan infrastruktur memperhatikan perkuatan pondasi jembatan serta perkuatan tebing di sepanjang jalan nasional.

"Longsoran ini dapat kita cegah, kalau kita memahami karakteristik sungai. Tantangan utamanya, bagaimana kita membangun infrastruktur berdasarkan morfologi sungai," kata Arie.

Terkait perbaikan ke depannya, Arie telah berkoordinasi dengan Direktur Jenderal SDA, Imam Santoso untuk memperoleh data geometri sungai.

"Saya sudah diskusikan dengan teman-teman SDA, supaya kita bisa perbaiki dengan cepat dan juga dengan keandalan yang tinggi," tambahnya.

Menurutnya, jebolnya tanggul Sungai Grindulu disebabkan akibat curah hujan yang tinggi dan pada saat bersamaan juga permukaan air laut yang sedang naik.

"Aliran air tidak bisa ke laut dan berpusar. Itu yang menyebabkan tanggul rusak dan pondasi Jembatan Grindulu terancam," terangnya.

Di Pacitan juga terdapat tujuh jembatan gantung yang terdampak bencana banjir, yang saat ini sedang dikerjakan perbaikannya. Jembatan-jembatan itu adalah Gantung Tambak Rejo, Banjarsari I, Banjarsari II, Kembang, Kedungbendo, Kebon, dan Kali Atas. Tidak hanya di Pacitan, Arie mengatakan, pihaknya juga akan memperkuat pondasi jembatan yang melintas di atas sungai di seluruh wilayah, demi mengantisipasi perubahan cuaca ekstrem.

"Saya minta pengerjaannya dimulai dari sekarang, minimal perbaikan jembatan yang ada dulu. Kami masih punya sisa dana untuk penanganan. Sebagian akan memakai dana darurat bencana 2017. Saya minta pengerjaannya tertib administrasi," ujarnya.

Usai menyusuri wilayah Jawa Timur dari Ponorogo sampai Pacitan, Arie bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Wonogiri dan Yogyakarta.

Di Wonogiri, ia meninjau tiga jembatan yang terdampak bencana banjir, diantaranya dua jembatan yang putus, yakni Jembatan Taman Wiroko sepanjang 23 m, dan Jembatan Puter Jatiroto-Tirtomoyo. Jembatan Banyak Prodo/Ngalaran sepanjang 62 m hanya mengalami kerusakan pada pilar jembatan dan dinding samping abutment yang runtuh.

Untuk dua jembatan yang putus tersebut, sambil dilakukan perbaikan jembatan permanen, akan dipasang jembatan darurat (bailey) agar tetap bisa dilalui warga.  Sementara itu, untuk pembangunan Jembatan Bonjing, Arie menyatakan sudah dimulai pembangunannya dan ditargetkan akan selesai dalam waktu 3 bulan sesuai instruksi presiden.

"Kami optimistis, semua perbaikan jembatan bisa selesai dalam 3 bulan," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Venue" Layar dan Jetski Dibangun Sesuai Standar Internasional

"Venue" Layar dan Jetski Dibangun Sesuai Standar Internasional

Bisnis | Senin, 11 Desember 2017 | 09:03 WIB

Presiden: Pemerintah dan APJATI akan Integrasikan Sistem Terpadu

Presiden: Pemerintah dan APJATI akan Integrasikan Sistem Terpadu

News | Sabtu, 09 Desember 2017 | 15:06 WIB

Terkini

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 15:12 WIB

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 10:09 WIB

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:39 WIB

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:24 WIB

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:11 WIB

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 06:17 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB