Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Presiden Jokowi Yakin Pilkada Serentak 2018 Tak Perburuk Ekonomi

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 12 Desember 2017 | 14:26 WIB
Presiden Jokowi Yakin Pilkada Serentak 2018 Tak Perburuk Ekonomi
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana saat ikut menari tortor (manortor) dalam rangkaian acara pernikahan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, Sabtu (25/11/2017), di Medan. [Media Center Pernikahan Bobby-Kahiyang]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, banyak yang bertanya-tanya bagaimana kondisi ekonomi Indonesia di tahun politik 2018 dan 2019‎. Lalu banyak pengamat mengatakan dunia usaha akan mengambil posisi wait and see (menunggu dan mengamati).

Menurut dia tak ada yang perlu dikhawatirkan pada tahun politik. Sebab pengalaman tahun tahun sebelumnya, dunia usaha tetap bergerak di tengah situasi politik.

"Tahun 2014 kita ada Pilpres, wait and see, 2015 ada 150-an Pilkada apa wait and see lagi. Lalu 2016 ada 106 Pilkada wait and see lagi, 2018 ada 171 Pilkada wait and see lagi, 2019 ada ‎Pilpres apa mau wait and see lagi," kata Jokowi dalam Sarasehan ke-2 100 Ekonom Indonesia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2017).

Oleh karena itu, Jokowi mengajak semua pihak, khususnya para ekonom untuk menghilangkan persepsi tersebut, paling tidak membedakan ranah politik dan ekonomi.

"Saya kira yang politik berjalan lah politik, yang ekonomi berjalanlah ekonomi," ujar dia.

Dia menuturkan, berdasarkan pengamatan ekonom, dalam kontestasi politik‎ yang 0,2-0,3 persen itu justru ‎mendongkrak perekonomian. Karena ada belanja spanduk, kaos, sembako dan lainnya.

"Artinya marilah kita memulai bersama agar yang politik berjalan, yang ekonomi mari bermain di wilayah ekonomi. Dan ingat, bahwa ini bukan pertama kali di Indonesia menjalankan Pilkada serentak, dan bukan pertama kali Pemilu diadakan di negara kita," kata dia.

Bahkan, lanjut dia, Pilkada serentak lalu tak memperburuk kondisi ekonomi di tanah air. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengklaim, justru selama tiga tahun terakhir sudah banyak kemajuan yang dicapai dalam perekonomian.

"Yang kemarin juga baik-baik saja, aman-aman saja. Dan ekonomi kita kan juga tidak terpengaruh dengan Pilkada yang kemarin kita ajalankan. Bahkan menurut saya dalam tiga tahun banyak kemajuan yang telah dicapai di bidang ekonomi," ujar dia.

‎Dia menambahkan, berdasarkan survei lembaga internasional seperti Moddie's dan S&P mengatakan Indonesia layak investasi. Peringkat daya saing global Indonesia meningkat dari 41 menjadi 36 dari 137 negaraa.

Kemudian peringkat EODB (kemudahan dunia usaha/berinvestasi) meningkat dari urutan 120 pada 2014 melompat menjadi urutan ke 72.

"Menurut saya itu sebuah lompatan yang sangat pesat. Tetapi target saya memang bukan 72, saya sudah perintahkan ke Menko Perekonomian targetnya 40 pada 2019," kata dia.

"Melihat angkat itu, menurut saya kita harus optimis. Negara melihat kita saja optimis melihat perkembangan ekonomi kita, kenapa kita sendiri malah tidak optimis," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:39 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:43 WIB

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:05 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik

Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik

Video | Kamis, 09 April 2026 | 10:02 WIB

Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur

Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:03 WIB

Sektor Riil Wait and See, Bos BRI: Kredit Melambat Bukan Karena Likuiditas Kering

Sektor Riil Wait and See, Bos BRI: Kredit Melambat Bukan Karena Likuiditas Kering

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 13:22 WIB

KSSK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,4 Persen

KSSK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,4 Persen

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:02 WIB

Survei Bank Indonesia : Kegiatan Dunia Usaha Masih Lesu

Survei Bank Indonesia : Kegiatan Dunia Usaha Masih Lesu

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 13:15 WIB

Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026

Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 13:53 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB