Rupiah Tertekan, BI Buka Ruang Naikkan Suku Bunga Acuan

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 27 April 2018 | 07:30 WIB
Rupiah Tertekan, BI Buka Ruang Naikkan Suku Bunga Acuan
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Bank Indonesia membuka ruang untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI-7DRR) apabila tekanan terhadap nilai tukar rupiah terus berlanjut.

"Apabila tekanan terhadap nilai tukar terus berlanjut serta berpotensi menghambat pencapaian sasaran inflasi dan menganggu stabilitas sistem keuangan, yang merupakan mandat Bank Indonesia, Bank Indonesia tidak menutup ruang bagi penyesuaian suku bunga kebijakan BI-7DRR," kata Gubernur BI Agus Martowardojo saat jumpa pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Kendati demikian, lanjut Agus, kebijakan untuk menaikkan suku bunga acuan tersebut akan dilakukan secara berhati-hati, terukur, dan bersifat data dependence, mengacu pada perkembangan data terkini maupun perkiraan ke depan.

BI memandang, depresiasi rupiah yang terjadi akhir-akhir ini lebih disebabkan oleh penguatan mata uang dolar AS terhadap hampir semua mata uang dunia (broad based). Penguatan USD tersebut adalah dampak dari berlanjutnya kenaikan yield US Treasury atau suku bunga obligasi negara AS hingga mencapai 3,03 persen, tertinggi sejak 2013.

"Selain itu, depresiasi rupiah juga terkait faktor musiman permintaan valas yang meningkat pada triwulan II antara lain untuk keperluan pembayaran utang luar negeri dan pembiayaan impor, dan dividen," ujar Agus.

Menurut Agus, fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang kuat. Inflasi masih sesuai dengan kisaran 2,5-4,5 persen, defisit transaksi berjalan lebih rendah dari batas aman tiga persen dari PDB, momentum pertumbuhan ekonomi berlanjut diikuti oleh struktur pertumbuhan yang lebih baik, dan stabilitas sistem keuangan yang tetap kuat.

Kepercayaan asing juga terus membaik yang tercermin pada upgrade rating Indonesia oleh Moody's, JCRA, dan R&I serta dimasukkannya obligasi negara ke dalam Bloomberg Global Bond Index.

Sampai dengan Rabu (25/4/2018) lalu, tekanan masih berlanjut. Rupiah kemarin terdepresiasi sebesar -0,23 persen atau -1,09 persen (month to date atau 1-25 April 2018).

Depresiasi rupiah ini masih lebih rendah dibandingkan dengan depresiasi mata uang negara Asia lain termasuk Thailand THB (-1,14 persen, mtd), Malaysia MYR (-1,23 persen, mtd), Singapore SGD (-1,24 persen, mtd), Korea Selatan KRW (-1,58 persen, mtd), dan India INR (-2,57 persen, mtd).

baca juga

Dengan memperhatikan perkembangan tersebut, lanjut Agus, Bank Indonesia telah melakukan langkah-langkah stabilisasi baik di pasar valas maupun pasar SBN (dual intervention) untuk meminimalkan depresiasi yang terlalu cepat dan berlebihan.

Ke depan, untuk memperkuat upaya stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamentalnya dengan tetap mendorong mekanisme pasar, Bank Indonesia akan menempuh langkah-langkah salah satunya senantiasa berada di pasar untuk memastikan tersedianya likuiditas dalam jumlah yang memadai baik valas maupun rupiah.

"Selain itu, kami juga akan memantau dengan seksama perkembangan perekonomian global dan dampaknya terhadap perekonomian domestik dan mempersiapkan 'second line of defense' bersama dengan institusi eksternal terkait," ujar Agus. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kadin Akui Pelemahan Rupiah Bikin Dunia Usaha Pening Kepala

Kadin Akui Pelemahan Rupiah Bikin Dunia Usaha Pening Kepala

Bisnis | Kamis, 26 April 2018 | 10:55 WIB

Kamis Pagi, Rupiah Melemah Lagi Jadi Rp13.923

Kamis Pagi, Rupiah Melemah Lagi Jadi Rp13.923

Bisnis | Kamis, 26 April 2018 | 10:42 WIB

Terus Melemah, Nilai Tukar Rupiah ke Level Rp 13.923

Terus Melemah, Nilai Tukar Rupiah ke Level Rp 13.923

Bisnis | Kamis, 26 April 2018 | 10:38 WIB

BI: Stabilitas Ekonomi Mampu Jaga Nilai Tukar Rupiah

BI: Stabilitas Ekonomi Mampu Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 26 April 2018 | 03:09 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp13.909 di Rabu Petang

Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp13.909 di Rabu Petang

Bisnis | Kamis, 26 April 2018 | 02:07 WIB

Terkini

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Lama Terpinggirkan dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kirim Sinyal ke John Herdman

Lama Terpinggirkan dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kirim Sinyal ke John Herdman

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Lampu Hijau dari Balai Kota: Ribuan SPD Terbit, Rapelan Gaji PJLP Mulai Dibayar

Lampu Hijau dari Balai Kota: Ribuan SPD Terbit, Rapelan Gaji PJLP Mulai Dibayar

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Cuaca Panas dan El Nino Jadi Berkah bagi Industri Minuman

Cuaca Panas dan El Nino Jadi Berkah bagi Industri Minuman

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Mahasiswa Trisakti Tuntut Evaluasi Total Satgas PKH yang Hobi Pamer Duit Sitaan, Ini Alasannya

Mahasiswa Trisakti Tuntut Evaluasi Total Satgas PKH yang Hobi Pamer Duit Sitaan, Ini Alasannya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Novel Uang Gawat Darurat: Ketika Niat Menabung Diserbu Kebutuhan Mendadak

Novel Uang Gawat Darurat: Ketika Niat Menabung Diserbu Kebutuhan Mendadak

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat

Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:59 WIB

×