Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Kementerian ESDM: Harga Minyak Indonesia Turun USD 2,10 per Barel

Reza Gunadha | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 04 Juli 2018 | 19:12 WIB
Kementerian ESDM: Harga Minyak Indonesia Turun USD 2,10 per Barel

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melansir harga minyak mentah Indonesia bergerak turun sebesar USD 2,10 per barel pada Juni 2018, kalau dibandingkan bulan sebelumnya, Mei.

Rerata Indonesian crude price (ICP) pada bulan Juni 2018 adalah USD 70,36 per barel. Sementara bulan Mei, masih berada di angka USD 72,46 per barel.

Pada periode yang sama, rerata harga minyak mentah utama di pasar internasional juga mengalami penurunan.

Misalnya, Dated Brent turun sebesar USD 2,60 per bbk. Harga terpasang sebelumnya adalah USD 76,93 per bbl, menjadi UD 74,33 per bbl.

Sementara harga Brent (ICE) turun dari USD 77,1 menjadi USD 75,94 per bbl, sehingga terjadi penurunan USD 1,7 per bbl.

Sedangkan harga WTI (Nymex) turun sebesar USD 2,66 per bbl, yakni dari USD 69,98 per bbl menjadi USD 67,32 per bbl.

Terakhir, harga Basket OPEC turun sebesar USD 1,10 per bbl, yakni dari USD 74,11 per bbl menjadi USD 73,01 per bbl.

Tim Harga Minyak Mentah Indonesia Kementerian ESDM mengungkapkan, turunnya harga minyak mentah Indonesia dipengaruhi sejumlah faktor.

Sebagaimana dilaporkan dalam laporan Organisation Petroleum of the Exporting Countries (OPEC) dan International Energy Agency (IEA) bulan Juli 2018, penurunan ini disebabkan lantaran melemahnya permintaan di negara-negara Non-OECD, Timur Tengah dan Amerika Latin.

Gejolak politik dan penurunan subsidi di Timur Tengah, serta melemahnya perkonomian di kawasan Amerika Latin juga turut menjadi penyebab.

Faktor lain yang mempengaruhi adalah, proyeksi atas peningkatan pasokan minyak mentah OPEC maupun negara-negara berkembang non-OPEC.

Misalnya, proyeksi IEA, produksi minyak naik 0,2 juta bph dibandingkan proyeksi bulan sebelumnya, yakni dari 60,1 juta bph menjadi 60,3 juta bph.

Dalam OPEC, proyeksi produksi minyak naik 0,13 juta bph dibandingkan bulan sebelumnya, yakni dari 59,62 juta bph menjadi 59,75 juta bph.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh, Pemerintah - Freeport Tak Satu Suara soal Perpanjangan IUPK

Duh, Pemerintah - Freeport Tak Satu Suara soal Perpanjangan IUPK

Bisnis | Jum'at, 22 Juni 2018 | 16:47 WIB

Jelang Lebaran, Harga Jual Sawit Malah Menurun

Jelang Lebaran, Harga Jual Sawit Malah Menurun

Bisnis | Senin, 11 Juni 2018 | 08:26 WIB

Stok Minyak AS Membengkak, Harga Minyak Dunia Terperosok

Stok Minyak AS Membengkak, Harga Minyak Dunia Terperosok

Bisnis | Kamis, 24 Mei 2018 | 08:59 WIB

April, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 67,43 Dolar AS

April, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 67,43 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 04 Mei 2018 | 15:09 WIB

Pertamina Setor Dividen ke Negara Rp 8,57 Triliun

Pertamina Setor Dividen ke Negara Rp 8,57 Triliun

Bisnis | Rabu, 02 Mei 2018 | 19:14 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:17 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB