Menkeu: Pemerintah Berkomitmen Kuat Kembangkan Pariwisata

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 28 September 2018 | 15:00 WIB
Menkeu: Pemerintah Berkomitmen Kuat Kembangkan Pariwisata
Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Pemerintah siap memperkuat sektor pariwisata, terutama dengan mengembangkan 10 destinasi prioritas Bali Baru. Target besarnya adalah merealisasikan 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menjelaskan, peran pariwisata sangat penting, terutama dalam mengurangi current account deficit. Pemerintah memperkuat industri pariwisata untuk membantu mengatasi defisit neraca berjalan. 

"Sejak Presiden Joko Widodo menjabat pada 2014, Indonesia telah mengalami pertumbuhan pesat dalam industri pariwisata. Pada 2014, ada 9,4 juta kunjungan wisatawan asing ke Indonesia. Pada 2017, jumlah itu telah meningkat hingga lebih dari 14 juta dan terus naik," jelas menkeu, dalam Rakornas Pariwisata III-2018 di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Pada 2019, pariwisata Indonesia menargetkan kunjungan wisman sebanyak 20 juta orang. Sri Mulyani optimistis, target tersebut akan tercapai.

"Target 20 juta wisman pada 2019 bukan hanya target Kemenpar atau Presiden RI saja, melainkan target dari kita semua," ujar Sri Mulyani.

Di Rakornas ini, Sri Mulyani memberikan paparan mengenai “Kebijakan Pembiayaan Pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas”.

"Pariwisata itu multidimensi, sehingga harus didukung dengan cara multidimensi juga. Betapa care-nya Presiden Joko Widodo terhadap pariwisata sebagi salah satu sektor penghasil devisa. Beliau bisa menelepon saya untuk menyampaikan agar anggaran untuk pariwisata jangan dipotong," ujarnya.

Dia menjelaskan, di APBN terlihat dimensi yang multi untuk mendukung sektor pariwisata, mulai dari dimensi aksesibilitas, akomodasi, dan dimensi atractiveness.

Aksesibilitas adalah dimensi pertama, terutama akses ke 10 destinasi prioritas baru. Sejumlah menteri sudah melakukan koordinasi untuk mendukungnya.

"Airport, port, dan seaport, termasuk air bersih, listrik dan telekomunikasi untuk mendukung sektor pariwisata," tambah Sri Mulyani.

Kedua, adalah dimensi akomodasi. Menurutnya, pemerintah mungkin tidak ada belanja langsung untuk bangun hotel, tapi bisa melalui penanaman modal negara atau pembiayaan.

"Atau memberikan policy/insentif bahwa membangun di sektor perhotelan akan dapat insentif di perpajakan. Kita akan bekerja saling terkoordinasi dan saling mendukung untuk mendukung pariwisata, baik pusat maupun daerah, untuk menggunakan berbagai instrumen pembiayaan," paparnya.

Bagi Sri Mulyani, ekspor tidak hanya menjual barang ke luar negeri, tapi juga mendatangkan turis yang membelanjakan uangnya di Indonesia.

"Swasta akan masuk ketika pemerintah komitmen atau bahkan masuk ke dalamnya. Kita akan terus tingkatkan instrumen dari keuangan negara untuk mendukung pariwisata. Kemenku siap mendukung melalui berbagai channel yang kita punya dalam mendukung pariwisata Indonesia," cetusnya.

Yang ketiga adalah dimensi pengaturan tata ruang. Dimensi ini yang nantinya menciptakan atraksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hore! Purbaya Resmi Bebaskan Pajak Bagi Pekerja Sektor Ini

Hore! Purbaya Resmi Bebaskan Pajak Bagi Pekerja Sektor Ini

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 17:59 WIB

Enam Jurus Pemkab Jember Dongkrak PAD Jember Lewat Wisata

Enam Jurus Pemkab Jember Dongkrak PAD Jember Lewat Wisata

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 13:13 WIB

ICI 2025, InJourney Dorong Kolaborasi Pembangunan Infrastruktur bagi Aviasi dan Wisata Indonesia

ICI 2025, InJourney Dorong Kolaborasi Pembangunan Infrastruktur bagi Aviasi dan Wisata Indonesia

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 14:47 WIB

Jadi Tuan Rumah HLF-MSP 2024 dan IAF ke-2, Menparekraf: Acara Ini Perkuat Brand Image Indonesia di Afrika

Jadi Tuan Rumah HLF-MSP 2024 dan IAF ke-2, Menparekraf: Acara Ini Perkuat Brand Image Indonesia di Afrika

News | Selasa, 03 September 2024 | 19:10 WIB

Jokowi Minta Indonesia Tiru Pariwisata Alam di Bhutan dan Maladewa, Ambil Turis Pasar Atas-Kurangi Kuota

Jokowi Minta Indonesia Tiru Pariwisata Alam di Bhutan dan Maladewa, Ambil Turis Pasar Atas-Kurangi Kuota

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 12:33 WIB

25 Pelaku UMKM Dapat Pelatihan Disnakertranskopumkm, Apakah Itu?

25 Pelaku UMKM Dapat Pelatihan Disnakertranskopumkm, Apakah Itu?

Bisnis | Jum'at, 05 Juli 2024 | 18:08 WIB

Pelaku Usaha Sektor Pariwisata Seram Bagian Barat Peroleh Sosialisasi Inklusi Keuangan

Pelaku Usaha Sektor Pariwisata Seram Bagian Barat Peroleh Sosialisasi Inklusi Keuangan

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2024 | 11:17 WIB

Tradisi Mudik Diprediksi Bakal Sumbang Sektor Pariwisata Hingga Triliunan Rupiah

Tradisi Mudik Diprediksi Bakal Sumbang Sektor Pariwisata Hingga Triliunan Rupiah

Press Release | Kamis, 20 April 2023 | 18:08 WIB

Resmikan Chapter Jakarta, Brothers-Benz Indonesia Dukung Pemulihan Sektor Pariwisata dalam Negeri

Resmikan Chapter Jakarta, Brothers-Benz Indonesia Dukung Pemulihan Sektor Pariwisata dalam Negeri

Otomotif | Senin, 31 Oktober 2022 | 19:01 WIB

PHRI DIY: Pasal Perzinahan di RUU KUHP Kontraproduktif dengan Upaya Membangkit Sektor Pariwisata

PHRI DIY: Pasal Perzinahan di RUU KUHP Kontraproduktif dengan Upaya Membangkit Sektor Pariwisata

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:38 WIB

Terkini

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:11 WIB

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:52 WIB

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:42 WIB

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:41 WIB

EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:28 WIB

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:25 WIB

Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta

Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:24 WIB

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:17 WIB

Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T

Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:14 WIB

Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan

Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:55 WIB