Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Inspirasi Dionesia, Mendulang Keuntungan dari Bisnis Tas Branded Bekas

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 07 Desember 2018 | 16:08 WIB
Inspirasi Dionesia, Mendulang Keuntungan dari Bisnis Tas Branded Bekas
Dionesia Sebayang, penjual tas branded baik bekas atau preloved yang berhasil meraup untung dari penjualan tasnya. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Kaum hawa selalu ingin terlihat cantik dan sempurna di setiap penampilannya. Salah hal yang bisa membuat penampilan seorang wanita sempurna adalah dengan mengenakan tas - tas branded.

Dengan penggunaan tas - tas branded tersebut dapat membuat seorang wanita menjadi lebih terlihat berkelas dan eksklusif.

Tak heran, peluang tersebut banyak dimanfaatkan oleh para pelaku usaha baik di Indonesia maupun luar negeri untuk meraup keuntungan penjualan tas-tas branded ini. Seperti yang dilakukan oleh Dionesia Sebayang penjual tas branded baik bekas atau preloved yang berhasil meraup untung dari penjualan tasnya.

Donna sapaan akrabnya bercerita, ketertarikannya dalam bisnis ini bermula dari senangnya bergaya dengan pendukung tas baju, sepatu sebagai kelengkapan fashion style saat didunia perkantoran.

Ditambah seringnya melakukan bus trip dan mendapat kesempatan membeli tas di luar negeri sehingga memiliki beberapa koleksi tas-tas branded yang terawat.

Dionesia Sebayang, penjual tas branded baik bekas atau preloved yang berhasil meraup untung dari penjualan tasnya. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)
Dionesia Sebayang, penjual tas branded baik bekas atau preloved yang berhasil meraup untung dari penjualan tasnya. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

“Awal mulanya itu saya mulai suka tas branded tahun 1986 lah ya, kayaknya turunan dari mama saya. Nah tas branded saya pertama itu adalah Louis Vuitton, dulu harganya Rp 1 juta. Itu saya beli hasil kerja keras saya selama bekerja,” kata Donna saat berbincang dengan Suara.com di rumahnya di kawasan Bintaro, Tangerang, Banten, Jumat (7/12/2018).

Dari situlah ternyata banyak rekan kerja dan teman-temannya yang tertarik melihat brang-barang khususnya tas yang dikenakan Donna.

“Orang-orang disekeliling saya jadi tertarik melihat apa yang saya kenakan dan meminta saya untuk membelikannya. Nah, karena saya tertarik untuk memiliki tas baru juga di samping bosan dengan beberapa model saya menyetujui untuk rela melepaskannya. Jadi saya sering adakan garage sale barang-barang pribadi saya,” ujarnya.

“Bahkan, teman-teman sering menitipkan barang mereka baik bekas ataupun baru maka lahirlah blok saya yang seperti dikenal saat itu Garagesaleds dan sekarang menjadi dsbrandedsale. Ini awal mula saya berkecimpung di dunia bisnis ini.”

Menurut Donna, pasar tas branded bekas saat ini sangat besar di Indonesia. Pasalnya, yang dibutuhkan wanita di Indonesia adalah tas bermerek saja sudah memiliki kepuasan tersendiri, tidak melulu produk tersebut baru atau bekas.

"Baru atau bekas nggak masalah, yang penting style kan. Makin lama makin banyak yang pesan, akhirnya saya trip aja ke Eropa, Prancis, Paris begitu-begitu sekalian beli untuk dijual lagi di sini. Saya juga sudah mulai merambah ke tas-tas branded second (bekas) untuk dijual lagi," ujar dia.

Menurut Donna, tas branded bekas banyak diminati kalangan wanita di Indonesia. Dia menceritakan, tas yang biasanya diburu kaum hawa ini yang memiliki model classic dengan merk Channel, Hermes dan Luis Vuitton.

“Karena harganya itu ngga pernah jatuh. Malah selalu naik, apalagi kalau model lama, tambah mahal. Contoh kayak tas Channel tahun 2000 begitu ya, harga jualnya bisa mahal itu, misal dulu beli Rp 30 juta, sekarang bisa diatas itu karena kan klasik, semakin lama modelnya semakin mahal,” katanya.

“Misalnya ya, 12 persen itu Channel dalam setahun, kalau Hermes lebih banyak 14 persen per tahun kan lumayan kan. Kenapa bisa begitu, karena mereka nggak pernah kasih diskon, lalu modelnya harus yang klasik baru harganya terus naik. Selain itu kan persediaan terbatas, tapi permintaan banyak dan kita bermain di situ kalau investasi tas,” tambahnya.

Donna mengatakan dalam menjual tas ini, sebagai perempuan ia merasa sangat senang. Pasalnya, ia bisa menggunakan tas itu setiap hari dan ketika bosan ia bisa menjual dan tetap mendapatkan untung.

"Jadi pas beli saya senang karena bisa pakai untuk menunjang penampilan. Saat dijual juga senang karena dapat untung juga. Banyak teman-teman saya begitu juga, aduh Don lagi butuh uang bantu jualin dong. Pasti begitu karena tas branded ini investasi kayak logan mulia aja, harga bisa naik setiap tahunnya, memang nggak besar tapi lumayan kan kalau naik terus," ujarnya.

Untuk mendapatkan stok tas, dalam setahun Donna bisa pergi beberapa kali ke luar negeri. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan.

“Uh saya berburu itu hunting ke beberapa negara. Ada juga saya bawa dari Italia, nanti yang beli di Indonesia orang Italia dibawa lagi sama dia ke sana. Ini kan menguntungkan sekali, memang tas-tas branded sekarang lagi banyak incaran. Bukan hanya orang tua ya, anak muda malah sekarang yang mendominasi,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenalan Sama Pramugari Cantik, Senyumnya Bikin Betah di Pesawat

Kenalan Sama Pramugari Cantik, Senyumnya Bikin Betah di Pesawat

Lifestyle | Jum'at, 07 Desember 2018 | 09:05 WIB

Terlalu Seksi, Penjual Mie Ayam Pakai Rok Mini Guncang Jagat Maya

Terlalu Seksi, Penjual Mie Ayam Pakai Rok Mini Guncang Jagat Maya

Lifestyle | Rabu, 05 Desember 2018 | 09:48 WIB

4 Artis Indonesia Bersuami Pilot Ganteng, Bikin Iri Maksimal

4 Artis Indonesia Bersuami Pilot Ganteng, Bikin Iri Maksimal

Lifestyle | Jum'at, 16 November 2018 | 21:00 WIB

Heboh Pengantin Cantik Ini Dapat Suami Cowok Biasa

Heboh Pengantin Cantik Ini Dapat Suami Cowok Biasa

Tekno | Minggu, 11 November 2018 | 20:00 WIB

5 Foto Barbie Nouva, Teman Maria Ozawa yang Doyan Jalan dan Jajan

5 Foto Barbie Nouva, Teman Maria Ozawa yang Doyan Jalan dan Jajan

Lifestyle | Kamis, 08 November 2018 | 20:30 WIB

Terkini

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:06 WIB

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:44 WIB

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:22 WIB

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:30 WIB

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:19 WIB

Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen

Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:06 WIB

Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax

Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:03 WIB

MBG Masuk Daerah 3T, PU Telah Bangun 222 SPPG

MBG Masuk Daerah 3T, PU Telah Bangun 222 SPPG

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:52 WIB

Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup

Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47 WIB