Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Dapat Investor, PDS Siap Lanjutkan Garap Apartemen Antasari'45

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 09 September 2020 | 11:33 WIB
Dapat Investor, PDS Siap Lanjutkan Garap Apartemen Antasari'45
Ilustrasi proyek apartemen.

Suara.com - PT Prospek Duta Sukses (PDS) pengembang proyek apartemen mewah Antasari’45 di Kawasan Jakarta Selatan mengumumkan dua kabar gembira yang akan menjadi solusi permanen terhadap masalah keuangan.

Pertama, mayoritas kreditur separatis telah menyetujui proposal yang diajukan oleh PDS, dimana salah satu poin penyelesaian adalah perusahaan akan mengundang investor baru untuk menyuntikkan dana guna penyelesaian utang dan menormalisasi operasional perusahaan sehingga proyek Antasari’45 bisa dilanjutkan kembali.

Kedua, bahwa Perusahaan saat ini telah menerima komitmen dari dua calon investor serius yang siap memenuhi persyaratan yang ditentukan Perusahaan, setelah mayoritas kreditur menyetujui.

Kedua investor dipastikan memiliki profil dan kredibilitas tinggi untuk memberikan rasa nyaman dan kepastian bagi seluruh kreditur dan konsumen.

Direktur Utama PT Prospek Duta Sukses (PDS) Wahyu Hartanto mengatakan, proposal yang diajukan di hadapan kreditur adalah rencana dan aksi nyata yang kredibel dan bisa dianggap solusi permanen bagi masalah keuangan Perusahaan.

"Inilah yang menyebabkan prosesnya agak lama, karena kami betul-betul mencari investor yang bukan hanya kuat permodalannya tapi juga memiliki komitmen dan visi yang sama dengan kami yaitu untuk menyelesaikan tanggung jawab dan komitmen perusahaan terhadap konsumen dan kreditur, seperti yang sudah disepakati," ujar Wahyu dalam keterangannya, Rabu (9/9/2020).

Wahyu menambahkan bahwa dalam situasi perekonomian yang sangat sulit dan tidak pasti seperti sekarang ini, yang penting bukan seberapa besar sebuah perusahaan untuk bisa diandalkan sebagai solusi.

"Yang paling penting adalah nilai-nilai, track record, dan komitmennya untuk terus tumbuh dengan cara-cara yang mengedepankan etika dan tata kelola perusahaan yang baik, dalam setiap situasi, khususnya dalam situasi sulit seperti sekarang ini. Dua grup calon investor yang sudah mengirimkan pernyataan serius memenuhi semua kriteria tersebut. Jadi kami tidak khawatir siapapun yang terpilih akan sama bagusnya bagi kita semua," tambah Wahyu.

Terkait nama kedua calon investor tersebut, Wahyu belum dapat membukanya karena terikat perjanjian kerahasiaan sebagai bagian dari keseluruhan proses restrukturisasi keuangan dan organisasi perusahaan.

baca juga

Dalam beberapa hari ke depan, menurut Wahyu, Perusahaan sudah dapat menentukan calon investor mana yang dipilih.

Wahyu meyakini bahwa kabar gembira ini dapat menepis kabar dan berita miring yang mengatakan perusahaan akan lari dari tanggung jawab sampai-sampai sekelompok konsumen melaporkan PDS ke polisi dengan tuduhan dugaan penggelapan dan penipuan.

"Tapi kami bisa mengerti kepanikan konsumen, situasi seperti sekarang ini memang baru bagi semua pihak. Oleh karena itu kuncinya adalah kerjasama bukan saling mencurigai. Dengan kabar ini, yang terpenting kami bisa membuktikan janji kami kepada konsumen dan kreditur, sehingga tidak ada pihak ekternal yang mengambil keuntungan sesaat," tukas Wahyu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suami Tinggal di Belanda, Ibu Pembunuh Balita Ternyata Istri Ketiga

Suami Tinggal di Belanda, Ibu Pembunuh Balita Ternyata Istri Ketiga

News | Senin, 07 September 2020 | 17:47 WIB

Wanita Asal Maroko Sangkal Bunuh Bayinya, Ngaku Cuma Menggigit

Wanita Asal Maroko Sangkal Bunuh Bayinya, Ngaku Cuma Menggigit

News | Senin, 07 September 2020 | 17:36 WIB

Bayi WN Maroko Dibunuh Ibunya di Apartemen, Tubuh Banyak Luka Gigitan

Bayi WN Maroko Dibunuh Ibunya di Apartemen, Tubuh Banyak Luka Gigitan

News | Senin, 07 September 2020 | 16:52 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB