Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Dirut Pupuk Kaltim Optimis Pertanian Gorontalo Lebih Produktif

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 12 Oktober 2020 | 11:33 WIB
Dirut Pupuk Kaltim Optimis Pertanian Gorontalo Lebih Produktif
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi.

Suara.com - Setelah tanam perdana Demonstration Plot (Demplot) komoditas padi di Desa Hotabohu Limboto Barat Kabupaten Gorontalo, Pupuk Kaltim menggelar program serupa untuk komoditas jagung di Kelurahan Libuo Paguat, Kabupaten Pohuwato Gorontalo, di atas lahan seluas 1,5 hektare.

Penanaman perdana dilaksanakan Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, bersama Wakil Ketua DPR RI Bidang Industri dan Pembangunan Rachmat Gobel, pada akhir pekan lalu.

Dijelaskan Rahmad Pribadi, pelaksanaan demplot sebagai upaya mendorong produktivitas pertanian di Pohuwato, utamanya jagung sebagai komoditas andalan daerah bagian barat Gorontalo ini, sehingga peningkatan hasil produksi turut berdampak pada kesejahteraan petani setempat.

“Tak hanya pengelolaan lahan pertanian dan pemilihan bibit yang baik, pendampingan demplot juga mengedukasi petani untuk pola pemupukan berimbang menggunakan produk Pupuk Kaltim,” kata Rahmad Pribadi, Senin (12/10/2020).

Pelaksanaan demplot di Pohuwato merupakan perluasan area percontohan pemupukan berimbang, yang telah dilaksanakan Pupuk Kaltim di berbagai wilayah distribusi Perusahaan dan terbukti mampu meningkatkan hasil pertanian mencapai 30-50% dari biasanya.

“Ini tantangan bagi Pupuk Kaltim untuk turut mendorong produktivitas jagung Pohuwato melalui pola pemupukan berimbang, sehingga petani bisa lebih sejahtera dan ketahanan pangan terjaga,” tambah Rahmad Pribadi.

Pada kempatan itu Pupuk Kaltim juga turut menyalurkan bantuan 1 ton NPK Pelangi untuk membantu petani Pohowato dalam meningkatkan produktivitas lahan pertanian di luar program Demplot, sehingga petani bisa mengetahui langsung keunggulan produk non subsidi Pupuk Kaltim.

“Demplot juga menggunakan pupuk NPK Pelangi, peningkatan hasilnya nanti bisa dibuktikan langsung, dibanding hanya menggunakan pupuk bersubsidi seperti sebelumnya,” ujar Rahmad Pribadi.

Begitu juga dengan Rachmat Gobel, yang optimis hasil pertanian jagung Pohuwato mampu meningkat secara signifikan melalui pendampingan demplot Pupuk Kaltim, melihat produktivitas pertanian di berbagai wilayah yang telah melaksanakan program ini menampakkan hasil maksimal, dengan jumlah produksi meningkat signifikan dari sebelumnya.

baca juga

Dirinya menekankan agar petani Pohuwato turut berkomitmen memanfaatkan demplot Pupuk Kaltim untuk menimba pengetahuan, terkait pemupukan berimbang sekaligus tata kelola pertanian yang optimal.

Apalagi Pohuwato merupakan salah satu sentra komoditas jagung di Gorontalo, yang diharap bisa meningkat seiring berkembangnya pengetahuan petani dalam pemupukan dan pengelolaan lahan.

“Program dari Pupuk Kaltim bisa menjadi model pertanian produktif untuk kita perluas ke wilayah lainnya di Gorontalo,” tutur Rachmat Gobel.

Di samping itu, program lain seperti Agro Solution yang juga digagas Pupuk Kaltim sebagai solusi pertanian melalui sinergi BUMN dan stakeholders terkait, juga bisa dimanfaatkan dalam mendorong produktivitas pertanian di Pohuwato.

Petani akan mendapat berbagai fasilitas mulai dari permodalan untuk pembelian bibit, kemudahan mendapatkan pupuk dengan kredit bunga ringan dari perbankan BUMN, jaminan asuransi untuk antisipasi gagal panen, serta pembelian hasil panen oleh offtakaker yang ditunjuk, dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga pasar.

Jika seluruh potensi yang digagas Pupuk Kaltim mampu diterapkan dan dilaksanakan optimal petani, Rachmat Gobel optimis provinsi Gorontalo mampu menjadi satu dari 5 daerah paling makmur dan produktif di Indonesia.

“Cita-cita Gorontalo sebagai salah satu provinsi paling produktif dan makmur di Indonesia, hanya bisa kita capai dengan kerjasama dan komitmen seluruh lapisan masyarakat. Termasuk petani yang kini dibantu Pupuk Kaltim untuk meningkatkan produktivitasnya,” pungkas Rachmat Gobel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Kaltim Ajak Petani Gorontalo Gunakan Pola Pemupukan Berimbang

Pupuk Kaltim Ajak Petani Gorontalo Gunakan Pola Pemupukan Berimbang

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2020 | 08:27 WIB

Situasi Pandemi, Harga Kopi Temanggung Mampu Bertahan

Situasi Pandemi, Harga Kopi Temanggung Mampu Bertahan

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2020 | 07:50 WIB

Atur Strategi Mengembalikan Kejayaan Jeruk Keprok Selayar

Atur Strategi Mengembalikan Kejayaan Jeruk Keprok Selayar

Sulsel | Rabu, 07 Oktober 2020 | 21:03 WIB

Terkini

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:42 WIB