Belanja Negara Bengkak Akibat Covid-19, Defisit APBN Tembus Rp 764 Triliun

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 23 November 2020 | 22:28 WIB
Belanja Negara Bengkak Akibat Covid-19, Defisit APBN Tembus Rp 764 Triliun
Menteri Keuangan Sri Mulyani

Suara.com - Akselerasi belanja negara terus diupayakan untuk mendukung penanganan pandemi covid-19, dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Akibatnya, hingga akhir bulan Oktober 2020, belanja negara membengkak hingga mencapai Rp 2.041,8 triliun.

Sementara itu, penerimaan negara hingga Oktober 2020 tercatat hanya sebesar Rp 1.276,9 triliun.

Rinciannya, penerimaan perpajakan tercatat Rp 991 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp 278,8 triliun, dan penerimaan hibah sebesar Rp 548 triliun.

Dengan demikian, didapatkan angka defisit APBN hingga Oktober 2020 mencapai Rp 764 triliun.

Dalam acara Konferensi Pers APBN Kinerja dan Fakta (APBN KiTa) yang diselenggarakan secara virtual, Senin (23/11/2020), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan
belanja kementerian hingga akhir Oktober 2020 mencapai Rp 725,7 triliun.

Jumlah itu disumbang oleh belanja pegawai sebesar Rp 201,1 triliun; belanja barang Rp 264 triliun; belanja modal Rp 89,7 triliun; dan, belanja bantuan sosial Rp 170,9 triliun.

"Belanja pegawai dalam hal ini turun 1,7 persen, belanja barang tumbuh 11,7 persen, belanja modal negatif 11 persen, dan belanja bansos mengalami kenaikan yang luar biasa yaitu 86,3 persen. (Kenaikan belanja bansos) ini yang tadi untuk melindungi masyarakat sehingga terlihat kemampuan kita untuk mengurangi dampak negatif Covid terhadap kemiskinan," papar Sri Mulyani.

Untuk belanja non kementerian yang menyangkut di dalamnya mengenai alokasi untuk program PEN hingga akhir Oktober 2020, terlihat ada kenaikan sebesar 26,8 persen yaitu mencapai Rp 618,2 triliun.

baca juga

Sementara untuk belanja Transfer Keuangan Daerah dan Dana Desa (TKDD) mencapai Rp 698 triliun, atau naik 3,1 persen.

“Adanya akselerasi belanja barang yang cepat pada kuartal ketiga menggambarkan bahwa keseluruhan kementerian melakukan berbagai kegiatan yang bisa diharapkan mendongkrak kembali ekonomi,” kata Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut, realisasi belanja barang tumbuh sebesar 11,7 persen, utamanya didorong pelaksanaan program PEN terutama untuk kesehatan dan berbagai bantuan pemerintah.

Untuk belanja operasional, jasa dan perjalanan dinas mengalami penurunan karena dipengaruhi oleh kebijakan pembatasan sosial.

Sedangkan untuk belanja barang yang diserahkan dan BLU  mengalami kenaikan, yang terutama didorong pelaksanaan program PEN dan peningkatan belanja BLU untuk biodesel serta kelapa sawit. 

Belanja untuk Kementerian Kesehatan juga meningkat cukup tinggi, karena penanganan covid-19 terutama untuk penanganan pasien, belanja alat kesehatan dan penyediaan sarana prasarana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerimaan Bea Cukai Masih Beri Nafas Lega Menkeu Sri Mulyani

Penerimaan Bea Cukai Masih Beri Nafas Lega Menkeu Sri Mulyani

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 22:15 WIB

Pandemi Belum Berakhir, Setoran Pajak Masih Negatif 15 Persen

Pandemi Belum Berakhir, Setoran Pajak Masih Negatif 15 Persen

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 21:11 WIB

Sri Mulyani: Penerimaan Negara Dari Pajak Tahun Ini Terpuruk 18,8 Persen

Sri Mulyani: Penerimaan Negara Dari Pajak Tahun Ini Terpuruk 18,8 Persen

Jabar | Senin, 23 November 2020 | 21:08 WIB

Penerimaan Pajak Indonesia Anjlok 18,8 Persen Pada Oktober 2020

Penerimaan Pajak Indonesia Anjlok 18,8 Persen Pada Oktober 2020

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 20:54 WIB

Sri Mulyani Sebut Tingkat Kematian Covid di Indonesia Masih di Atas Dunia

Sri Mulyani Sebut Tingkat Kematian Covid di Indonesia Masih di Atas Dunia

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 17:32 WIB

Sri Mulyani Jamin Guru Honorer Lolos PPPK Akan Dapat Gaji Rp 4 Juta

Sri Mulyani Jamin Guru Honorer Lolos PPPK Akan Dapat Gaji Rp 4 Juta

News | Senin, 23 November 2020 | 16:30 WIB

Sri Mulyani Tagih Anggota G20 soal Kerjasama Perpajakan Internasional

Sri Mulyani Tagih Anggota G20 soal Kerjasama Perpajakan Internasional

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 16:19 WIB

Sri Mulyani Singgung Utang Negara Imbas Corona di Forum G20

Sri Mulyani Singgung Utang Negara Imbas Corona di Forum G20

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 14:56 WIB

Sri Mulyani Ingatkan Potensi Kenaikan Bunga Pinjaman di Forum G20

Sri Mulyani Ingatkan Potensi Kenaikan Bunga Pinjaman di Forum G20

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 13:42 WIB

Menteri Sri Mulyani: Meski Ekonomi Mulai Membaik, Tapi Masih Rapuh

Menteri Sri Mulyani: Meski Ekonomi Mulai Membaik, Tapi Masih Rapuh

Bisnis | Minggu, 22 November 2020 | 14:50 WIB

Terkini

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 07:36 WIB

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:34 WIB

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:20 WIB

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:18 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 07:17 WIB

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:16 WIB

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 07:15 WIB

×