Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Berdasarkan Psikologi, 5 Hal Berikut Bisa Bikin Anda Lebih Betah di Kamar

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 29 Januari 2021 | 17:01 WIB
Berdasarkan Psikologi, 5 Hal Berikut Bisa Bikin Anda Lebih Betah di Kamar
Ilustrasi betah di kamar. (Dok : Kredivo)

Suara.com - Sudah hampir satu tahun berlalu semenjak kasus pertama Covid-19 masuk ke Indonesia pada awal Maret 2020, tidak bisa dipungkiri kalau tetap berada di rumah adalah pilihan terbaik untuk tidak terpapar oleh virus Covid-19. Walaupun sudah banyak yang jalan-jalan ke Bali pada akhir tahun 2020, staycation ke Bandung atau Sukabumi, tetapi PSBB kembali diperketat karena angka positif Covid-19 sudah melambung tinggi.

Memang, harus diakui di rumah saja sangat membosankan. Mencoba berbagai macam hobi yang sedang naik daun ketika pandemi paling bertahan 3-5 bulan saja, awal-awal WFH senang, tapi semakin lama malah merindukan gaduhnya ngantor. Namun hal ini penting dilakukan demi kebaikan Anda dan orang sekitar.

Supaya nggak gampang bosan dan semakin betah di rumah atau kamar kos, berdasarkan psikologi Anda hanya perlu melakukan 5 hal berikut:

1. Singkirkan Barang yang Tidak Diperlukan

Ilustrasi barang tak terpakai. (Dok : Kredivo)
Ilustrasi barang tak terpakai. (Dok : Kredivo)

Agar Anda bisa lebih betah dan berlama-lama di kamar, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah merapikan kamar Anda dan menyingkirkan barang yang sekiranya sudah tidak diperlukan lagi. Sebab, dilansir dari Psychologytoday, tumpukan barang yang berlebihan dapat membuat seseorang merasa terperangkap, baik secara fisik maupun psikologis. Hal ini dapat berujung dengan timbulnya stres pada diri sendiri.

Oleh karenanya, yuk atur barang sesuai dengan keperluan Anda di kamar. Mulailah untuk memisahkan mana barang yang mau disimpan, dibuang, dan disumbangkan demi mencegah terjadinya penumpukan barang di kamar Anda.

2. Pencahayaan Kamar

Ilustrasi pencahayaan kamar. (Dok : Kredivo)
Ilustrasi pencahayaan kamar. (Dok : Kredivo)

Yang kedua adalah tata pencahayaan kamar. Meskipun gelap-gelapan di kamar terasa sangat nyaman, tetapi hal ini sangat tidak baik untuk kesehatan Anda (kecuali kalau Anda sedang tidur, ya). Jika Anda sedang bekerja di kamar, cahaya matahari sangat bagus untuk kesehatan fisik juga mental. Paparan matahari dapat memberikan asupan vitamin D, meningkatkan kualitas tidur, serta mengurangi gejala depresi.

Oleh karena itu, biasakan untuk membuka tirai jendela kamar ketika Anda bangun agar cahaya matahari masuk ke dalam kamar tidur. Jika kamar Anda tidak memiliki jendela atau jauh dari sinar matahari, cobalah lebih sering membuka pintu kamar agar sirkulasi udara di dalam ruangan terus bergerak dan mendapatkan cahaya matahari walaupun sedikit.

baca juga

3. Warna Kamar

Ilustrasi warna kamar yang nyaman. (Dok : Kredivo)
Ilustrasi warna kamar yang nyaman. (Dok : Kredivo)

Warna kamar juga bisa mempengaruhi betah atau tidaknya Anda di kamar. Sebab, ada warna-warna hangat yang terkesan penuh energi, seperti merah, kuning dan oranye. Jika Anda lebih suka kamar dengan nuansa tenang, lebih baik pakai warna pastel biru, pastel hijau maupun krem.

Jangan hanya warna cat dinding saja yang Anda perhatikan. Anda juga harus perhatikan warna dari perabotan kamar Anda supaya menyatu dengan warna dinding yang sudah Anda rubah. Namun, bukan berarti Anda harus mengganti semua perabotan kamar, ya! Anda bisa mengakali ini dengan membeli sprei kamar dengan warna baru, membeli alas meja belajar dengan warna baru, dan lain sebagainya.

4. Masukan Nuansa Alam

Ilustrasi kamar bernuansa alam. (Dok : Kredivo)
Ilustrasi kamar bernuansa alam. (Dok : Kredivo)

Tidak bisa dipungkiri kalau memasuki nuansa alam seperti menaruh dan merawat tanaman atau bunga yang bisa hidup di dalam kamar Anda bisa menghidupkan suasana kamar, membuat suasana lebih tenang dan udara yang berada di kamar menjadi bersih. Bahkan sebuah riset dari National Center of Biotechnology Information, mengatakan bahwa elemen tanaman dapat membuat seseorang merasa lebih tenang dan terus berpikiran positif.

Berhubung merawat tanaman merupakan hal yang membutuhkan komitmen agar tanaman tumbuh sehat, jika Anda tidak bisa merawat tanaman dengan baik, Anda bisa mengakalinya dengan menggunakan motif tanaman pada dekorasi, pajangan atau bantal dan selimut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan JK Dukung Swasta Vaksinasi Mandiri

Ini Alasan JK Dukung Swasta Vaksinasi Mandiri

Sulsel | Jum'at, 29 Januari 2021 | 12:58 WIB

Vaksin Covid-19 Ini Efektif 85,6 Persen Tangkal Varian Baru Corona Inggris

Vaksin Covid-19 Ini Efektif 85,6 Persen Tangkal Varian Baru Corona Inggris

Health | Jum'at, 29 Januari 2021 | 13:25 WIB

Bukan Sinovac, Muhadjir Effendi Sebut Masyarakat Umum Divaksin Biofarma

Bukan Sinovac, Muhadjir Effendi Sebut Masyarakat Umum Divaksin Biofarma

Surakarta | Jum'at, 29 Januari 2021 | 12:28 WIB

Sebelum Vaksinasi Perdana Sinovac, 2.296 Nakes di Balikpapan Telah Disuntik

Sebelum Vaksinasi Perdana Sinovac, 2.296 Nakes di Balikpapan Telah Disuntik

Kaltim | Jum'at, 29 Januari 2021 | 11:52 WIB

Selama Vaksinasi Covid-19, Jam Pelayanan Puskesmas di Balikpapan Dipercepat

Selama Vaksinasi Covid-19, Jam Pelayanan Puskesmas di Balikpapan Dipercepat

Kaltim | Jum'at, 29 Januari 2021 | 11:11 WIB

Suntikan Vaksin Sinovac Perdana di Balikpapan Diberikan ke Wakapolda Kaltim

Suntikan Vaksin Sinovac Perdana di Balikpapan Diberikan ke Wakapolda Kaltim

Kaltim | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:31 WIB

Terkini

Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan

Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:35 WIB

Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:35 WIB

Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri

Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:32 WIB

Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss

Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:31 WIB

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:24 WIB

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:22 WIB

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:21 WIB

Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?

Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:20 WIB

Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi

Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:15 WIB

Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia

Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia

Sulsel | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:06 WIB

×