Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Pengertian Standar Deviasi: Rumus dan Contoh Soal

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 07 Oktober 2021 | 16:30 WIB
Pengertian Standar Deviasi: Rumus dan Contoh Soal
Ilustrasi berhitung menggunakan kalkulator (Shutterstock).

Suara.com - Standar deviasi dalam buku Statistika Hospitalitas diartikan sebagai ukuran sebaran data dalam disiplin statistik yang juga dikenal sebagai simpangan baku. Standar deviasi juga bisa diartikan sebagai akar varian sebaran data.

Sementara itu, Investopedia menyebutkan, standar deviasi adalah nilai statistik yang digunakan untuk menentukan kedekatan sampel statistik dengan rata-rata sebuah data. Semakin tinggi nilai standar deviasi maka semakin lebar pula rentang variasi datanya.

Dengan demikian, standar deviasi bisa memberikan gambaran gap antara nilai sampel terhadap rata-ratanya. Rumus standar deviasi dipakai untuk menanalisis apakah sampel bisa mewakili populasi dalam penelitian. Standar deviasi juga bisa menggambarkan kualitas data sampel yang didapatkan.

Rumus standar deviasi biasa disebut dengan simpangan baku atau dengan simbol σ maupun S. Untuk menentukan standar deviasi diawali dengan menghitung nilai rata-rata dari semua titik data.

Nilai rata-rata dihitung dengan menjumlahkan semua nilai di dalam kumpulan data lalu dibagi dengan jumlah data tersebut.

Langkah kedua adalah menghitung penyimpangan pada setiap titik data dengan cara mengurangkan nilai dari nilai rata-rata. Devuasi dari setiap tutuk dikuadratkan untuk dicari penyimpangan kuadrat individu rata-rata.

Nilai yang dihasilkan dari proses tersebut disebut dengan varians. Sementara itu, standar deviasi adalah akar kuadrat dari varian tersebut. Standar deviasi menjadi cerminan dari rata-rata penyimpangan data mean. Apabila standar deviasi lebih besar dari mean, itu berarti nilai mean merepresentasikan yang lebih buruk daripada keseluruhan data.

Sebaliknya, jika standar deviasi lebih kecil dari mean, hal ini mengindikasikan bahwa data terlalu bersifat homogen. Data yang homogen bisa berarti penarikannya mengandung kesalahan karena tidak mewakili populasi yang diteliti.

Untuk menghitung standar deviasi harus diketahui dahulu keseluruhan nilai yang ingin dihitung. Dengan demikian, langkah pertama untuk menghitung nilai rata-ratanya bisa dilakukan. Sebagai contoh apabila sampel memiliki sepuluh nilai yang berbeda maka perlu dihitung dahulu rata-rata kesepuluh nilai tersebut.

Langkah berikutnya adalah mengkuadratkan seluruh data yang ada dan jumlahkan seluruh kuadrat tersebut. Standar deviasi adalah akar dari jumlah masing-masing data yang dikuadratkan dikurangi dengan kuadrat dari jumlah seluruh data pada perhitungan awal yang dibagi dengan banyaknya data.

Hasilnya dibagi lagi dengan jumlah data minus satu. Apabila jumlah data adalah 10 maka bilangan pembagi yang terakhir adalah sembilan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Sosok Al-Khawarizmi, Ilmuwan Muslim Sang Bapak Matematika Dunia

Mengenal Sosok Al-Khawarizmi, Ilmuwan Muslim Sang Bapak Matematika Dunia

Lifestyle | Selasa, 05 Oktober 2021 | 09:50 WIB

Ahli Meneliti, Dulu Paling Tinggi di Dunia, Kenapa Orang Belanda Kini Pendek

Ahli Meneliti, Dulu Paling Tinggi di Dunia, Kenapa Orang Belanda Kini Pendek

Bekaci | Kamis, 30 September 2021 | 10:30 WIB

Anak-anak Benci Matematika? Pahami Dulu Yuk, Ini 5 Alasannya

Anak-anak Benci Matematika? Pahami Dulu Yuk, Ini 5 Alasannya

Your Say | Rabu, 29 September 2021 | 18:58 WIB

Suami Ajarkan Anak Pelajaran Matematika Sejak dalam Kandungan, Publik: Lahir Langsung S3

Suami Ajarkan Anak Pelajaran Matematika Sejak dalam Kandungan, Publik: Lahir Langsung S3

News | Selasa, 28 September 2021 | 15:51 WIB

Belajar Sejak Dini, Viral Pria Ini Ajari Anak Matematika saat Masih dalam Kandungan

Belajar Sejak Dini, Viral Pria Ini Ajari Anak Matematika saat Masih dalam Kandungan

Lifestyle | Selasa, 28 September 2021 | 07:00 WIB

CEK FAKTA: Bill Gates Serukan Populasi Manusia Dikurangi Lewat Vaksinasi, Benarkah?

CEK FAKTA: Bill Gates Serukan Populasi Manusia Dikurangi Lewat Vaksinasi, Benarkah?

News | Jum'at, 24 September 2021 | 20:58 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB