Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

AFPI Klaim Fintech Memberikan Kontribusi bagi Perekonomian Nasional dan Sumbang PDB Lebih dari Rp 60 Triliun

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 19 Januari 2022 | 22:52 WIB
AFPI Klaim Fintech Memberikan Kontribusi bagi Perekonomian Nasional dan Sumbang PDB Lebih dari Rp 60 Triliun
Ilustrasi fintech. (Shutterstock)

Suara.com - Ketua Harian Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kuseryansyah menyatakan kehadiran teknologi finansial atau financial technology (fintech) memberi keuntungan di masyarakat.

Salah satunya, meningkatkan akses keuangan dan kemandirian finansial sehingga bisa wujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kami optimis bahwa pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dalam industri jasa keuangan, khususnya fintech, akan memberikan nilai tambah dalam meningkatkan akses keuangan dan kemandirian finansial masyarakat," kata Kuseryansyah dalam keterangannya, Rabu (19/1/2022).

Ia mengungkapkan, fintech memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional dengan kontribusi sebesar 0,45 persen dan menyumbang pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebesar lebih dari Rp 60 triliun.

Sementara itu, Chairwoman Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) Asih Karnengsih mengatakan, fintech bukan hanya terkait kredit, pinjaman, pendanaan, dan lain-lain, tetapi juga menyangkut ekosistem pendukungnya seperti blockchain.

Ia melihat, bitcoin, kripto, decentralized finance, serta NFT juga memberikan kontribusi saat Pandemi Covid-19. 

"Bahkan, fintech juga mampu mengangkat perekonomian dan mensejahterakan masyarakat Indonesia di saat pandemi. Dalam hal ini, fintech dapat mengambil peran dalam proses pemulihan ekonomi," katanya.

Menurut Duniafintech.com terdapat sepuluh perusahaan digital yang dinilai berhasil mengangkat kesejahteraan masyarakat di era pandemi melalui fintech. 

Penghargaan diberikan kepada fintech resmi yang berizin di OJK dan telah bekerja keras membantu pemulihan ekonomi nasional.

Sepuluh perusahaan tersebut yaitu Akulaku Finance (Fintech BNPL/Buy Now Pay Later Terbaik), Akseleran (Fintech Produktif Terbaik), Kredit Pintar (Fintech Dana Tunai Terbaik), Indodax (Startup Aset Kripto Terbaik), Lifepal (Insurtech Terbaik), Modalku(Fintech dengan Pinjaman UMKM Terbaik), Xendit (Startup Payment Gateway Terbaik), Finantier (Startup Open Finance Terbaik), Paper.id (Fintech Paling Inovatif), serta Nobi (Platform Trading Paling Inovatif).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fintech Lending Days 2021, Sarana Edukasi Agar UMKM Tak Terjerat Pinjol Ilegal

Fintech Lending Days 2021, Sarana Edukasi Agar UMKM Tak Terjerat Pinjol Ilegal

Press Release | Senin, 13 Desember 2021 | 17:29 WIB

Wapres Ma'ruf Amin Minta Masyarakat Melek Fintech

Wapres Ma'ruf Amin Minta Masyarakat Melek Fintech

Bisnis | Senin, 13 Desember 2021 | 08:46 WIB

OJK Terima 50.413 Aduan Terkait Fintech Sepanjang 2021

OJK Terima 50.413 Aduan Terkait Fintech Sepanjang 2021

Bisnis | Selasa, 07 Desember 2021 | 10:16 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB