Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Menggantang Asa Menuai Untung, Kesaksian Para Disabilitas tentang Layanan JNE

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 31 Januari 2022 | 16:39 WIB
Menggantang Asa Menuai Untung, Kesaksian Para Disabilitas tentang Layanan JNE
Teman tuli Aldino saat mengantarkan pesanan pelanggan melalui JNE (Dok. Aldino)

Suara.com - Aldino sempat berputus asa, pintu-pintu peluang pekerjaan banyak yang tertutup untuk mereka. Ia lantas memilih merintis usaha mandiri, agar bisa berdiri di kaki sendiri, tapi pikiran mereka membuncah.

Sebagai penyandang disabilitas, memulai usaha sendiri tak pernah gampang. Terutama untuk memasarkan barang, serba sulit. Walaupun berbisnis secara digital, mereka tetap kesulitan kalau harus bolak-balik membawa banyak barang ke gerai ekspedisi untuk dikirim ke pelanggan.

Kegelisahannya barulah menguap ketika ekspedisi JNE hadir dengan konsep yang ramah serta mempermudah penyandang disabilitas.

Richi Aldino, begitu nama lengkap Aldi, mengacungi jempol terhadap pelayanan JNE yang ramah disabilitas. Pelayanan para petugas di gerai JNE dekat rumahnya di Tangerang, Banten memudahkan ia dalam mengirimkan pesanan fudgy brownies.

Pemuda berusia 20 tahun penyandang tuna rungu itu mengaku seringkali mengalami kesulitan saat harus berkomunikasi dengan orang lain. Banyak orang yang tidak memahami bahasa isyarat yang biasa ia gunakan.

Beruntung ia menemukan ekspedisi JNE yang sangat ramah dengan penyandang disabilitas sepertinya. Pegawai melayaninya tanpa membeda-bedakan Aldino dengan pelanggan normal lainnya.

Semua kelancaran bisnis yang dialaminya tak luput dari peran ekspedisi JNE yang ramah terhadap disabilitas.

"Tidak ada diskriminasi itu sudah sangat baik untuk kami (penyandang disabilitas)" ungkap Aldi saat berbincang dengan Suara.com, Kamis (27/1/2022).

Selain menjual fudgy brownies, pemuda yang baru lulus pelatihan Tata Boga di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara Melati milik Kementerian Sosial ini juga menjual lukisan karyanya melalui media sosial.

Proses pembuatan fudgy brownies oleh teman tuli Aldino (Dok. Aldino)
Proses pembuatan fudgy brownies oleh teman tuli Aldino (Dok. Aldino)

Pernah setelah lulus dari SMA, Aldi mencoba peruntungan bekerja di salah satu perusahaan swasta sebagai staf gudang. Namun, baru 3 bulan bekerja ia mendapatkan diskriminasi dari rekan kerjanya. Hal itu membuatnya jera kembali bekerja dengan orang lain.

Berwirausaha menjadi satu-satunya solusi bagi Aldino saat ini agar bisa tetap aktif dan mengembangkan dirinya di tengah keterbatasan. Peran JNE sangat besar bagi Aldino agar bisa mengirimkan pesanan pelanggan tepat waktu.

Produk makanan yang dijual Aldino membutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam pengiriman. Layanan JNE YES (Yakin Esok Sampai) membuat para pelanggan Aldino sangat puas.

"Pernah kirim ke Yogyakarta, cuma sehari langsung sampai beneran. Fudgy brownies diterima masih fresh," ungkapnya.

Marketplace dan Ekspedisi Ramah Disabilitas

Peneliti disabilitas dari Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (Sigab), Robandi menilai, keberadaan marketplace dan ekspedisi di era digital saat ini perlu memperhatikan para penyandang disabilitas.

Tak sedikit penyandang disabilitas menggunakan marketplace dan memakai jasa ekspedisi agar pesanan mereka bisa sampai di tangan.

Para penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan orang normal untuk mendapatkan layanan umum yang baik. Kehadiran marketplace dan ekspedisi ramah disabilitas tentu sangat diperlukan.

Robandi menyarankan marketplace dan ekspedisi bisa meningkatkan pelayanannya agar ramah terhadap disabilitas. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah melakukan identifikasi awal dengan menyediakan form disabilitas bagi pemesan jasa mereka. Sehingga, proses pengiriman paket bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan disabilitas.

"Misal pelanggan teman tuli, berarti kurir yang datang bisa menghubungi melalui panggilan video atau pesan, bukan telepon karena sulit komunikasinya. Lalu tempelan resi di paket bisa diberi huruf braile agar bisa dibaca penyandang tuna netra," paparnya.

Sementara itu, Vice President of Marketing JNE, Eri Palgunadi menegaskan, JNE memiliki kepedulian yang tinggi terhadap para penyandang disabilitas.

Salah satu wujud nyata kepedulian JNE terhadap penyandang disabilitas adalah dengan mempekerjakan beberapa pegawai disabilitas tuna netra dan disabilitas lainnya di perusahaan yang telah berdiri selama 31 tahun itu.

"JNE sangat peduli terhadap penyandang disabilitas, ada beberapa pegawai JNE penyandang disabilitas yang bekerja di JNE cukup lama," ujar Eri kepada Suara.com.

Potret kepedulian JNE terhadap para penyandang disabilitas juga telah dibukukan dalam buku bertajuk Bahagia Bersama karya Kang Maman Suherman yang diterbitkan pada 2021 oleh penerbit Grasindo.

Terkait layanan JNE, ada lebih dari 350 ribu member JNE Loyalty Card dengan ribuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tergabung di dalamnya. Selain itu, ada 40 ribu UMKM di bidang kuliner yang tergabung dalam Pesona JNE (Pesanan Oleh-oleh Nusantara).

Pada awal pandemi Covid-19, Eri mengaku terjadi penurunan di seluruh sektor. Seiring berjalannya waktu kebutuhan pengantaran barang justru semakin meningkat di tengah pandemi.

JNE terus melakukan pengembangan dan pembangunan, seperti membangun Mega Hub yang dilengkapi dengan mesin sortir besar berbasis teknologi canggih hingga meningkatkan jaringan dan infrastruktur untuk menunjang kapasitas pengiriman barang yang terus bertambah.

Untuk mendukung digitalisasi UMKM, JNE juga sudah mengembangkan sektor teknologi dan informasi lewat terobosan aplikasi MyJNE maupun situs resmi JNE.

"Pelanggan bisa mengetahui keberadaan paket dan estimasi waktu serta lokasi titik layanan dengan mobile apps itu," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:34 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Perempuan Disabilitas yang Berdaya, Membawa Karya dari Daerah ke Panggung Jakarta

Perempuan Disabilitas yang Berdaya, Membawa Karya dari Daerah ke Panggung Jakarta

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:07 WIB

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:44 WIB

Generasi Muda Belum Melek Finansial, Perempuan dan Disabilitas Hadapi Tantangan Lebih Besar

Generasi Muda Belum Melek Finansial, Perempuan dan Disabilitas Hadapi Tantangan Lebih Besar

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:30 WIB

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:34 WIB

Akses Keuangan Meningkat, Tapi Literasi Masih Tertinggal: Tantangan bagi Anak Muda dan Disabilitas

Akses Keuangan Meningkat, Tapi Literasi Masih Tertinggal: Tantangan bagi Anak Muda dan Disabilitas

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:58 WIB

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:37 WIB

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:04 WIB

Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas

Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:39 WIB

Terkini

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:32 WIB

Mengapa Investor Mulai Menjauh dari Indonesia?

Mengapa Investor Mulai Menjauh dari Indonesia?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:44 WIB

Pedagang Online Dukung Kewajiban NIB, Tapi Minta Pemerintah Ikut Atur Potongan Komisi E-commerce

Pedagang Online Dukung Kewajiban NIB, Tapi Minta Pemerintah Ikut Atur Potongan Komisi E-commerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:21 WIB

PNM Borong GCG Awards 2026, Layani 23,3 Juta Perempuan Prasejahtera hingga Mei

PNM Borong GCG Awards 2026, Layani 23,3 Juta Perempuan Prasejahtera hingga Mei

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:13 WIB

Neraca Perdagangan Indonesia Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026, BI Bakal Lakukan Ini

Neraca Perdagangan Indonesia Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026, BI Bakal Lakukan Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:08 WIB

Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Secara Tiba-tiba Mundur

Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Secara Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:06 WIB

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:29 WIB

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:44 WIB

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:22 WIB

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:01 WIB

×