Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Lewat Program Taxi Alsintan, Kini Petani Bisa Miliki Alat dan Mesin Pertaniannya Sendiri

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 24 Februari 2022 | 14:02 WIB
Lewat Program Taxi Alsintan, Kini Petani Bisa Miliki Alat dan Mesin Pertaniannya Sendiri
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. (Dok: Kementan)

Suara.com - Program Taxi Alat Mesin Pertanian (Alsintan) yang digagas Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo disambut petani dan pelaku usaha pertanian di Sumatera Selatan (Sumsel). Fasilitas ini merupakan program penyediaan alsintan secara mandiri melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Ini ide brilian Mentan agar masyarakat bisa memiliki sendiri atau bersama-sama memiliki Taxi Alsintan," kata Direktur Alsintan, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Andi Nur Alam Syah, dalam rapat koordinasi dan pemantapan Program KUR Taxi Alsintan di Palembang, Sumsel, Kamis (24/2/2022).

Program ini bertujuan untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui pengucuran KUR alsintan, sehingga petani tidak lagi tertuju kepada bantuan yang berasal dari APBN, tetapi bisa mengadakan pembelian sendiri dengan insentif dari KUR.

Ia mengatakan, permintaan petani pada alsintan sangat besar. Sayangnya, dana pemerintah untuk pendistribusian alsintan ini sangat terbatas, yang mana untuk tahun ini saja, anggaran belanja alsintan kini tersisa Rp600 miliar.

“Taxi Alsintan merupakan terobosan dalam membantu petani dalam pengadaan alsintan secara mandiri, sehingga tak lagi seterusnya bergantung kepada APB,” terangnya.

Namun lebih dari itu, sambung jebolan sarjana teknologi pertanian Universitas Gajah Mada ini menegaskan, Program Taxi Alsintan menunjukkan kehadiran negara sekaligus menghadirkan semangat gotong royong antara semua pihak, baik pemerintah, dalam hal ini Kementan, dinas pertanian daerah, petani, perbankan, dan penyedia alsintan..

"Inti dari Taxi Alsintan adalah bagaimana kita mengelaborasi, bekerja bersama sehingga pembangunan mekanisasi pertanian bisa terus berlanjut. Kami bersyukur, sekarang makin banyak petani yang inisiatif membeli alsintan untuk milik sendiri atau pun untuk disewakan. Dengan situasi yang serba sulit saat ini, mekanisasi pertanian tidak bisa lagi bertumpu kepada APBN dan APBD. "Tentunya akan beda antara bapak beli sendiri. Rasa memilikinya lebih besar. Jadi ketika rusak, bapak pasti perbaiki. Beda dengan APBN," katanya.

Nur Alam minta pada perusahaan penyedia alsintan untuk mulai berpikir membangun market sendiri langsung ke petani. Bukan mencari-cari proyek pembelian alsintan yang bersumber dari APBN.

“Bapak (pelaku usaha) harus malu sama kepada petani kita, yang tidak lagi mau dibantu dengan APBN. Jangan bergantung dari APBN.  Perusahaan penyedia alsintan harus merubah pola bisnisnya. Caranya dengan memperluas pasar marketnya. Di sini, penyedia bisa terlibat dengan membantu insentif dalam meringankan uang muka dalam pembelian KUR alsintan, yang bagi petani sebenarnya masih cukup berat dengan aturan DP 30 persen. Ini kalau sama-sama tidak menyadari, sama-sama akan mati," jelasnya.

baca juga

“Kami usul, penyedia alsintan memberikan insentif berupa pinjaman DP kepada petani untuk menutupi kekurangan DP petani dalam pembelian alsintan," pinta Nur Alam.

Sementara itu, Ketua Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) Desa Talang Makmur, Kabupaten OKI, Hasan menyatakan bersyukur, perbankan dan penyedia alsintan mau memberikan kemudahan untuk pembelian alsintan menggunakan KUR. Hasan sendiri membeli satu unit combine harvester senilai Rp500 juta untuk pengolahan lahan miliknya seluas 12 hektare, dengan masa kredit 3 tahun. Rencananya, combine atau mesin panen ini juga akan disewakan ke petani lain dengan harga Rp1 juta per hektare.

"Tempat kami sudah survei, tinggal ACC Bank Sumsel dan alatnya. Alhamdulillah, dapat keringanan DP 20 persen dari PT Corin dengan tanpa bunga," katanya.

Hasan optimis mampu membayar angsuran KUR untuk alsintan. Apalagi bisnis alsintan ini sangat menguntungkan. Dari bisnis alsintan, ia bisa mengantongi keuntungan Rp50 juta per satu kali musim tanam.

"Combine ini sangat membantu, karena setelah dipakai untuk panen, bisa disewa ke petani lain," jelasnya.

Ketua UPJA Sumber Mulia, Desa Muara Telang Agus Cahyono mengaku, pihaknya mengajukan KUR untuk pengadaan ekskavator senilai Rp750 juta. Alat ini bukan hanya untuk usaha saja, namun juga digunakan bersama-sama untuk meningkatkan kualitas hidup petani di desanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Ingin Para Petani Bisa Hasilkan Pupuk Organik secara Mandiri

Mentan Ingin Para Petani Bisa Hasilkan Pupuk Organik secara Mandiri

Bisnis | Rabu, 23 Februari 2022 | 12:38 WIB

Banyak Mengalami Tantangan, Kementan Terus Upayakan Kebutuhan Kedelai Nasional

Banyak Mengalami Tantangan, Kementan Terus Upayakan Kebutuhan Kedelai Nasional

Bisnis | Selasa, 22 Februari 2022 | 15:21 WIB

Kuota Pupuk Subsidi Terbatas, Pemprov Lampung Bantu Petani dengan Pupuk Non Subsidi

Kuota Pupuk Subsidi Terbatas, Pemprov Lampung Bantu Petani dengan Pupuk Non Subsidi

Bisnis | Senin, 21 Februari 2022 | 07:36 WIB

Untuk Mewujudkan Ekspor Beras di 2022, Kementan Siap Optimalisasi Alsintan dan Jaringan Irigasi

Untuk Mewujudkan Ekspor Beras di 2022, Kementan Siap Optimalisasi Alsintan dan Jaringan Irigasi

Bisnis | Jum'at, 18 Februari 2022 | 21:20 WIB

Terkait Perubahan Iklim yang Ancam Ketahanan Pangan, Gus Muhaimin Minta Kementan Waspada

Terkait Perubahan Iklim yang Ancam Ketahanan Pangan, Gus Muhaimin Minta Kementan Waspada

DPR | Kamis, 17 Februari 2022 | 17:59 WIB

Kesejahteraan Petani Naik Signifikan, Suharso Manoarfa: Kita Harus Terus Tingkatkan

Kesejahteraan Petani Naik Signifikan, Suharso Manoarfa: Kita Harus Terus Tingkatkan

Bisnis | Kamis, 17 Februari 2022 | 10:18 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×