Sikat Mafia Minyak Goreng, Gerak Cepat Jokowi Dinilai Mengedepankan Kepentingan Rakyat

Iwan Supriyatna

Jum'at, 22 April 2022 | 19:24 WIB
Sikat Mafia Minyak Goreng, Gerak Cepat Jokowi Dinilai Mengedepankan Kepentingan Rakyat
Potret Presiden Joko Widodo kemasan minyak goreng dalam rapat terbatas untuk membahas hal-hal terkait ketersediaan minyak goreng di Tanah Air. (Instagram/@jokowi)

Suara.com - Komitmen Presiden Joko Widodo dalam mengungkap dalang di balik kisruhnya minyak goreng akhir-akhir ini banyak mendapat sanjungan dari masyarakat. Gerak cepat Jokowi dinilai sebagai bukti keberpihakannya terhadap kepentingan masyarakat.

Aktivis kepemudaan Karman BM turut mengapresiasi respon cepat yang ditunjukkan oleh Jokowi dalam menghadapi persoalan mafia mingak goreng. Sedari awal, menurutnya, Jokowi sangat serius untuk menyelesaikan masalah yang sangat merugikan masyarakat ini.

“Pengungkapan dugaan kasus korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor crude palm oil oleh kejaksaan agung merupakan bentuk komitmen pak Presiden Jokowi dalam memberantas mafia minyak,” ujar Karman, Jumat (22/4/2022).

Karman melihat Jokowi dengan tegas menggerakan seluruh stakeholder dalam pengungkapan mafia minyak goreng tersebut. Bahkan, Karman melanjutkan, Jokowi sering menampakkan kemarahan atas akibat yang ditimbulkan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab itu.

“Pak Jokowi dalam beberapa kali kesempatan menunjukkan kemarahan atas kelangkaan minyak goreng dan melonjaknya harga-harga di pasaran,” kata Karman.

Padahal menurut Karman, pemerintah sudah mengerahkan segala cara agar stok dan harga minyak goreng cukup untuk masyarakat dengan berbagai kebijakannya. Namun, upaya pemerintah tersebut berbuah nihil akibat perbuatan mafia.

“Padahal sedari awal, pemerintah telah melakukan upaya supaya stok minyak goreng dalam negeri tetap terjaga dengan menerbitkan peraturan terkait DMO dan DPO. Namun nampaknya oknum-oknum mafia membandel. Wajar kalau disikat,” ucap Karman.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi berhasil mengungkap kasus mafia minyak goreng. Dirjen Kementerian Perdagangan dan tiga pimpinan perusahaan swasta telah ditetapkan sebagai tersangka.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirjen Kemendag Tersangka Kasus Migor, DPR: Harus Ada Upaya Agresif Selesaikan Masalah Ini

Dirjen Kemendag Tersangka Kasus Migor, DPR: Harus Ada Upaya Agresif Selesaikan Masalah Ini

Bisnis | Jum'at, 22 April 2022 | 19:22 WIB

Penetapan Tersangka Kasus Minyak Goreng, Ekonom Ingatkan Jalur Distribusi Bisa Terhambat

Penetapan Tersangka Kasus Minyak Goreng, Ekonom Ingatkan Jalur Distribusi Bisa Terhambat

Bisnis | Jum'at, 22 April 2022 | 19:18 WIB

Tegas! Mulai 28 April 2022, Presiden Jokowi Melarang Kegiatan Ekspor Minyak Goreng dan Bahan Bakunya

Tegas! Mulai 28 April 2022, Presiden Jokowi Melarang Kegiatan Ekspor Minyak Goreng dan Bahan Bakunya

Jawa Tengah | Jum'at, 22 April 2022 | 19:07 WIB

Terkini

Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara

Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal

Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:38 WIB

OJK Stop Operasional Credit Saison Indonesia Finance (CSIF), Begini Nasib Nasabah

OJK Stop Operasional Credit Saison Indonesia Finance (CSIF), Begini Nasib Nasabah

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Bukan Cuma Murah, 5 HP Xiaomi Ini Cocok untuk Dipakai Jangka Panjang

Bukan Cuma Murah, 5 HP Xiaomi Ini Cocok untuk Dipakai Jangka Panjang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Bangkai Kapal Terbalik, Lorong Tertutup Jadi Kendala Tim SAR Cari Korban Virgo

Bangkai Kapal Terbalik, Lorong Tertutup Jadi Kendala Tim SAR Cari Korban Virgo

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya

Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya

Malang | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Mengulik JETOUR T2 i-DM di GIIAS Semarang, PHEV dengan Jarak Listrik 90 Km

Mengulik JETOUR T2 i-DM di GIIAS Semarang, PHEV dengan Jarak Listrik 90 Km

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Ada Rapat Paripurna, Prabowo Akan Sambangi Gedung DPR RI Hari Ini

Ada Rapat Paripurna, Prabowo Akan Sambangi Gedung DPR RI Hari Ini

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?

Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

×