Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Laba Bersih AMMN Melesat 958 Persen di Kuartal IIII-2023

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 29 November 2024 | 09:07 WIB
Laba Bersih AMMN Melesat 958 Persen di Kuartal IIII-2023
Ilustrasi Pertambangan Konsentrat Tembaga Milik AMNT/(Dokumentasi AMMN).

Suara.com - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengumumkan lonjakan laba bersih hingga 958 persen pada sembilan bulan pertama tahun 2024, mencapai USD720 juta dibandingkan dengan USD68 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan luar biasa ini didukung oleh peningkatan volume penjualan tembaga dan emas, masing-masing sebesar 55 persen dan 146 persen, serta kenaikan harga emas dan tembaga masing-masing sebesar 21 persen dan 6 persen.

Direktur Utama AMMN, Alexander Ramlie, menyatakan bahwa pencapaian ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk terus mendorong efisiensi dan produktivitas operasional.

"Kami telah mencapai rekor produksi konsentrat tertinggi sebesar 637.106 metrik ton kering, meningkat 85 persen dibandingkan tahun lalu. Produksi tembaga dan emas juga mencatat kenaikan signifikan masing-masing sebesar 68 persen dan 173 persen, berkat penambangan bijih berkadar tinggi dari Fase 7," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (29/11/2024).

Dari sisi penjualan, pendapatan bersih AMMN melonjak 117 persen menjadi USD 2.495 juta, didukung oleh peningkatan kontribusi penjualan emas yang mencapai 54 persen dari total penjualan, naik dari 39 persen pada tahun sebelumnya.

EBITDA perusahaan juga mencatat kenaikan tajam sebesar 147 persen menjadi USD1.479 juta, dengan margin EBITDA meningkat dari 52 persen menjadi 59 persen.

AMMN terus melanjutkan proyek-proyek ekspansi strategis, termasuk smelter, pembangkit listrik tenaga gas dan uap, serta ekspansi pabrik konsentrator. Hingga September 2024, total belanja modal mencapai USD1.392 juta, naik 52 persen dari tahun sebelumnya.

Smelter yang sedang dalam tahap komisioning direncanakan mulai memproduksi katoda tembaga pada kuartal pertama 2025.

"Kenaikan harga emas dan tembaga masing-masing sebesar 21 persen dan 6 persen juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan kami. Penjualan bersih naik sebesar 117 persen dibandingkan tahun lalu menjadi USD2.495 juta, didorong oleh produksi dari bijih berkadar tinggi. EBITDA meningkat 147 persen dibandingkan tahun lalu, mencapai margin EBITDA sebesar 59 persen. Karena hal tersebut, laba bersih untuk periode ini meningkat sebesar 958 persen menjadi USD720 juta, menjadikan margin laba bersih sebesar 29%," kata Arief Sidarto, Direktur Keuangan AMMN.

Selain itu, perusahaan telah melunasi lebih awal utang sebesar USD384 juta untuk mendukung struktur keuangan yang sehat. Total utang bersih per September 2024 tercatat sebesar USD2.697 juta.

Dengan pencapaian ini, AMMN optimistis melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan melalui efisiensi operasional dan investasi strategis. Perusahaan kini bertransformasi sebagai produsen tembaga terintegrasi penuh dengan fondasi yang kokoh untuk masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijuluki Tambang "Elang", Harta Karun Emas Terbesar Dunia Ditemukan di Bumi Sumbawa Barat

Dijuluki Tambang "Elang", Harta Karun Emas Terbesar Dunia Ditemukan di Bumi Sumbawa Barat

Bisnis | Kamis, 28 November 2024 | 15:07 WIB

Melihat 'Jeroan' Bank INA Milik Salim Group yang Alami Lonjakan Kredit Bermasalah

Melihat 'Jeroan' Bank INA Milik Salim Group yang Alami Lonjakan Kredit Bermasalah

Bisnis | Selasa, 19 November 2024 | 14:20 WIB

Citi Indonesia Raih Laba Bersih Rp2,2 Triliun di Kuartal III-2024

Citi Indonesia Raih Laba Bersih Rp2,2 Triliun di Kuartal III-2024

Bisnis | Rabu, 13 November 2024 | 19:03 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB