Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

PPN Naik 12 Persen, Ini Tips Hidup Hemat untuk Simpan Uang Lebih Banyak

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 20 Desember 2024 | 12:02 WIB
PPN Naik 12 Persen, Ini Tips Hidup Hemat untuk Simpan Uang Lebih Banyak
Cara hidup hemat (Freepik)

Suara.com - Kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen per 1 Januari 2025 menjadi suatu tantangan bagi masyarakat Indonesia. Apalagi, ini bisa membuat keuangan Anda semakin menipis dikarenakan naiknya sejumlah barang, makanan maupun lainnya.

Untuk itu ada cara agar keuangan Anda tidak menipis. Salah satunya adalah hidup hemat dalam dalam meningkatkan kekuatan finansial.

Dilansir dari Vanguard, berikut cara hemat untuk bisa menyimpan keuangan lebih banyak :

1. Kurangi Pengeluaran Bulanan

Kategorikan pengeluaran Anda yang penting dan tidak dalam catatan bulanan. Hal ini penting agar bisa melacak berapa besaran pengeluaran tiap bulan. Salah satunya yakni agar tidak mengeluarkan uang terlalu banyak untuk kepentingan yang tidak darurat seperti perpanjangan siaran streaming ataupun membeli makanan mahal.

2. Kurangi Penggunaan Kartu Kredit

Menggunakan kartu kredit membuat beban utang bulanan Anda semakin tinggi. Ketika Anda gajian, bukan untuk disimpan pendapatan tapi bisa saja habis dikarenakan membayaran cicilan kartu kredit. Maka dari itu, kurangi penggunaan kartu kredit untuk pembayaran yang tidak darurat.

3. Terapkan Metode 50/30/20 budget

Setiap bulan Anda harus menentukan besaran anggaran yang dikeluarkan. Misalnya, Anda memutuskan agar anggaran bulanan hanya Rp1 juta. Untuk itu Anda tidak boleh kelebihan pengeluaran saat budget Anda sudah ditentukan. Ini membuat tabungan semakin besar dan semakin banyak mengumpulkan uangnya.

Anda juga bisa menggunakan metode 50 persen untuk kewajiban utama, misalnya listrik, internet, biaya kos, utang, makan, dan lain-lain. Sedangkan, 30 persen untuk tabungan dan 20 persen untuk hiburan

4. Cari Penghasilan Tambahan

Memiliki waktu luang alangkah baiknya mencoba freelance, bisnis kecil, atau jualan online. Penghasilan tambahan ini bisa dipakai buat nutupin kebutuhan sehari-hari atau ditabung buat masa depan. Cuan tambahan bikin keuangan lebih aman dan stabil.

5.  Pilih Invetsasi yang Menguntungkan

Di tengah harga-harga yang naik, Anda bisa berinvestasi buat ningkatin aset di masa depan. Salah satunya investasi di aset yang nilainya cenderung naik, kayak reksa dana, saham, atau properti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Vietnam dengan Indonesia: Kabinet Lebih Ramping, Pajak Cuma 8 Persen

Beda Vietnam dengan Indonesia: Kabinet Lebih Ramping, Pajak Cuma 8 Persen

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 11:49 WIB

Bank Neo Commerce Optimistis Pertahankan Laba Hingga Akhir Tahun

Bank Neo Commerce Optimistis Pertahankan Laba Hingga Akhir Tahun

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 09:11 WIB

Pengusaha Sebut Investasi Industri Petrokimia Masih Terganjal Regulasi

Pengusaha Sebut Investasi Industri Petrokimia Masih Terganjal Regulasi

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 08:45 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB