Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Euro-4: Antara Dukungan Tinggi dan Beban Ekonomi, Survei CORE Indonesia Ungkap Dilema Masyarakat

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 18 Maret 2025 | 12:42 WIB
Euro-4: Antara Dukungan Tinggi dan Beban Ekonomi, Survei CORE Indonesia Ungkap Dilema Masyarakat
Hasil survei CORE Indonesia menyebutkan sebesar 74,4 persen responden setuju dengan kebijakan bahan bakar minyak (BBM) Euro-4. (Foto Fadil-Suara.com)

Suara.com - Kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Euro-4 menuai respons positif dari sebagian besar masyarakat Indonesia. Hasil survei terbaru dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menunjukkan bahwa 74,4 persen responden setuju dengan kebijakan ini.

Namun, di balik angka dukungan yang tinggi, tersimpan kekhawatiran mendalam mengenai dampak ekonomi dan daya beli masyarakat.

Direktur Riset Bidang Makroekonomi, Kebijakan Fiskal, dan Moneter CORE Indonesia, Akhmad Akbar Susamto, mengungkapkan bahwa sebagian besar responden memahami manfaat BBM Euro-4 terhadap lingkungan dan kesehatan.

"BBM Euro-4 lebih ramah lingkungan dan dapat mengurangi polusi udara," ujarnya dalam diskusi bertajuk "Membedah Potensi Dampak Ekonomi dan Sosial Peningkatan Kualitas BBM" di Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Namun, kesadaran lingkungan ini tidak serta merta menjadi prioritas utama dalam keputusan pembelian BBM. Survei menunjukkan bahwa hanya 19 persen responden yang mengutamakan faktor lingkungan. Mayoritas responden, terutama dari kalangan menengah ke bawah, masih memprioritaskan harga sebagai faktor utama. 

"Harga BBM Euro-4 yang lebih tinggi menjadi beban bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil," jelas Akbar.

Survei CORE Indonesia mengungkap bahwa rata-rata harga maksimum yang bersedia dibayar masyarakat untuk bensin Euro-4 adalah Rp11.938 per liter, sedangkan untuk diesel Euro-4 sebesar Rp8.739 per liter.

"Meskipun ada kekhawatiran finansial, masyarakat masih memiliki willingness to pay yang positif. Artinya, mereka bersedia membayar lebih untuk kualitas BBM yang lebih baik," kata Akbar.

Namun, kesediaan ini diiringi dengan harapan agar pemerintah dapat menjaga stabilitas harga dan tidak membebani masyarakat. "Banyak responden yang khawatir jika harga BBM Euro-4 terus naik, daya beli mereka akan semakin tergerus," ungkap Akbar.

Implementasi BBM Euro-4 diprediksi akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurut kajian CORE Indonesia, kebijakan ini dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi hingga tahun 2040. "Perlambatan ini disebabkan oleh penurunan pertumbuhan konsumsi rumah tangga akibat tekanan inflasi dari kenaikan harga BBM Euro-4," jelas Akbar.

Menyadari dampak ekonomi ini, mayoritas responden memiliki preferensi agar kebijakan BBM Euro-4 diimplementasikan secara bertahap.

"Masyarakat menginginkan transisi yang mulus dan tidak menimbulkan gejolak ekonomi," ujar Akbar.

Selain itu, implementasi BBM Euro-4 juga membutuhkan skema subsidi BBM yang baru. "Skema subsidi yang ada saat ini perlu dievaluasi dan disesuaikan agar tidak membebani fiskal negara," kata Akbar.

Kebijakan BBM Euro-4 merupakan langkah penting dalam upaya mengurangi polusi udara dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Namun, implementasi kebijakan ini tidak terlepas dari tantangan, terutama terkait dengan harga dan daya beli masyarakat.

Pemerintah perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan bahwa kebijakan ini tidak memberatkan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Ramadan dan Idulfitri Pertamina 2025 Jamin Stok Energi di Jalur Mudik

Satgas Ramadan dan Idulfitri Pertamina 2025 Jamin Stok Energi di Jalur Mudik

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 12:23 WIB

BUMN Ini Alokasikan Anggaran Rp11,43 Miliar untuk Program Ramadan

BUMN Ini Alokasikan Anggaran Rp11,43 Miliar untuk Program Ramadan

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 09:07 WIB

Nasib Stok BBM SPBU Swasta Selama Mudik Lebaran, Bakal Langka Lagi?

Nasib Stok BBM SPBU Swasta Selama Mudik Lebaran, Bakal Langka Lagi?

Bisnis | Senin, 17 Maret 2025 | 18:14 WIB

Terkini

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:33 WIB

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:22 WIB

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:18 WIB

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB