BCA Gelar Donor Darah, Kini Gandeng UI

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 26 April 2025 | 07:24 WIB
BCA Gelar Donor Darah, Kini Gandeng UI
Direktur Utama Bank BCA Jahja Setiaatmadja.

Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi dengan Universitas Indonesia (UI). Bertempat di Balai Purnomo, Kampus UI Depok, sinergi antara BCA, Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok berhasil mengumpulkan 135 kantong darah dalam program bertajuk “Give Blood, Spread Vibes” pada Senin (21/4).

Inisiatif ini bukan hanya menjadi wujud nyata kontribusi BCA di sektor kesehatan, namun juga menandai langkah strategis perseroan dalam memperluas jangkauan program sosialnya. Untuk pertama kalinya, kegiatan donor darah ini diselenggarakan di luar lingkungan kantor BCA, melibatkan partisipasi aktif dari mahasiswa dan civitas academica UI sebagai pendonor eksternal.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan agenda rutin perusahaan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan. “Kami sangat senang dapat memperluas inisiatif ini dengan menggandeng mahasiswa Universitas Indonesia untuk turut serta melakukan donor darah. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat signifikan bagi penerima donor dan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Program ini merupakan bagian dari pilar Bakti Kesehatan di bawah payung Bakti BCA, melanjutkan kemitraan jangka panjang yang telah terjalin antara BCA dan PMI. Tercatat, sejak tahun 2016 hingga Maret 2025, kolaborasi strategis ini telah berhasil menghimpun lebih dari 14 ribu kantong darah yang didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan darah di berbagai wilayah Indonesia.

Dukungan penuh juga datang dari RS Universitas Indonesia. Keterlibatan RSUI dalam kegiatan ini memperkuat sinergi antara institusi kesehatan dan dunia pendidikan dalam menanamkan kesadaran kemanusiaan di kalangan generasi muda dan akademisi. Mengingat kebutuhan darah RSUI sendiri berkisar antara 900 hingga 1.000 kantong setiap bulannya, kolaborasi ini menjadi langkah yang signifikan.

Direktur Utama RSUI, dr. Ari Kusuma Januarto, Sp.OG., Subsp.Obginsos, menyambut baik kolaborasi ini. “Mendonorkan darah bukan hanya tindakan membantu sesama, tetapi juga membangun rasa solidaritas dan empati di lingkungan kampus. Kami berharap ke depannya akan semakin banyak inisiatif positif seperti ini yang dapat kita gagas bersama,” tuturnya.

Selain kegiatan donor darah, BCA juga menggelar Kuliah Umum bertajuk 'BCA Berbagi Ilmu', yang merupakan inisiatif unggulan Bakti BCA di pilar Bakti Pendidikan. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya dalam aspek Pendidikan Berkualitas. Kegiatan ini menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif seperti Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dan Duta Bakti BCA Nicholas Saputra sebagai pembicara.

“Kami berharap rangkaian aktivitas yang kami hadirkan dapat berjalan secara konsisten dan memberikan kontribusi positif yang nyata bagi masyarakat. Khususnya bagi generasi muda, kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran sosial dan mendorong mereka untuk menjadi individu yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” pungkas Hera.

Ke depannya, BCA berencana untuk melanjutkan program donor darah dan kuliah umum ke berbagai universitas lainnya di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BCA dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya peduli dan sehat, tetapi juga memiliki daya saing yang tinggi.

Selain donor darah, Bakti BCA secara konsisten memberikan kontribusi positif melalui berbagai program kesehatan lainnya. Beberapa di antaranya adalah pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi skrining hipertensi, diabetes, tekanan darah tinggi, dan asam urat, serta program bakti sosial operasi katarak yang telah berjalan sejak tahun 2001 dan telah memberikan manfaat kepada 9.141 pasien di berbagai daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BCA Salahkan Kejutan Trump yang Bikin Saham Perbankan Sempat Amblas

Bos BCA Salahkan Kejutan Trump yang Bikin Saham Perbankan Sempat Amblas

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 19:58 WIB

Viral TNI Masuk Acara BEM UI, Legislator PDIP: Sudah Bukan Zamanya Lakukan Intimidasi

Viral TNI Masuk Acara BEM UI, Legislator PDIP: Sudah Bukan Zamanya Lakukan Intimidasi

News | Senin, 21 April 2025 | 12:41 WIB

Rekam Mahasiswi Mandi Selama 8 Detik, Dokter PPDS UI Terancam 12 Tahun Penjara

Rekam Mahasiswi Mandi Selama 8 Detik, Dokter PPDS UI Terancam 12 Tahun Penjara

News | Senin, 21 April 2025 | 12:03 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB